Showing posts with label Rabu Malam. Show all posts
Showing posts with label Rabu Malam. Show all posts

Friday, September 20, 2013

"Buku Tulisan-tulisan Permulaan"

Kebaktian Rabu Malam
Rabu, 18 Sptember 2013
GMAHK Kemang Pratama
Pembahasan : Buku Tulisan-tulisan Permulaan
Hal 109-126.


Pertengahan minggu merupakan malam permintaan doa dimulai tepat pukul 19.30 wib. Acara dipimpin oleh bapak Willy Wuisan yang diawali dengan mengundang hadirat Tuhan  melalui Roh Kudus hadir dengan berdoa di dalam hati masing-masing, dan selanjutnya jemaat menyanyikan lagu sion nomor 183 “Inilah Jamku Berdoa“ sebagai lagu pembukaan dan dilanjutkan dengan doa pembukaan.
Kesaksian pada malam pertengahan minggu ini disampaikan oleh umat-umat Tuhan yang menyaksikan kasih Tuhan, dan Topik-topik doa malam ini mendoakan saudara-saudara yang sakit dan juga mendoakan family of the month untuk bulan September yaitu keluarga bapak Karel Arsyad. Selanjutnya jemaat berdoa dengan berkelompok dua atau tiga orang. Untuk menyambut firman Tuhan yang akan disampaikan, anak-anak  menyanyikan sebuah lagu pujian  yang berjudul “ Sebrang Langit Biru.”
Firman Tuhan pada malam permintaan doa  dibawakan oleh Pdt. Sonny Kapitan yang memberikan petunjuk Firman Tuhan untuk mengingatkan umat-umat Tuhan agar disembuhkan dalam perjalanan kerohanian. Nubuatan yang terpanjang yang diingatkan untuk perjalanan umat-umat Tuhan sampai bertemu dengan Yesus. Dimana E.G. White mendapat khayal  tentang penglihatan akan wajah Yesus. Wajah Yesus yang diselubungi oleh cahaya kemuliaan yang penuh dengan kasih, dan dia melihat bahwa dalam perjalanan ada dua rombongan, yaitu rombongan yang penuh dengan doa menyembah kepada Tuhan dan rombongan orang-orang yang tidak peduli  lalai akan kerohanian.  Orang – orang yang menerima hembusan Roh Kudus adalah orang-orang yang hidup dalam damai dan penuh kuasa yang manis, dan rombongan orang yang lalai tidak menyembah Yesus maka tidak perduli akan kerohanian tidak ada damai dan sukacita yang manis. Seringkali umat-umat Tuhan lupa untuk menjaga kehadiran Roh Kudus di dalam hati dan tidak menyembah Tuhan dengan sungguh-sungguh, sehingga tidaklah dapat dirasakan akan sukacita damai yang manis. Tuhan berulang-ulang menunjukkan kepada E. G. White bahwa umat-umat Tuhan haruslah bergantung kepada Allah dalam kehidupan dan seperti nabi Elia ketika dalam masa kesukaran. Dengan bersandar kekuatan dari Tuhan  maka ujian-ujian iman  dapat dihadapi dengan penuh kemenangan.
Dalam segala perbuatan  dan kegiatan-kegiatan sehari-hari hendaklah umat-umat Tuhan berkata-kata, berpikir, dan bertindak seolah-olah Yesus akan segera datang. Pemulihan dan pembaharuan haruslah dimiliki untuk dapat tetap berada dalam kehidupan bersama dengan Allah, oleh karena Setan dengan kuasa yang dimilikinya dengan beragam-ragam cara berusaha membuat kutukan gaib yang akan menjatuhkan umat-umat Allah. Banyak spiritisme, ahli-ahli sihir, mujizat-mujizat iblis yang dilakukan untuk mempengaruhi pikiran-pikiran menjauh dari Allah dan mengganggu  iman umat-umat  Allah. Mata iman umat-umat Tuhan haruslah terbuka kepada Allah untuk tetap waspada terhadap serangan-serangan Setan.
Untuk mengakhiri Firman Tuhan jemaat menyanyikan lagu  penutup  ”Tuhan Batu Karang Kita“  dan diakhiri dengan doa oleh Pendeta Sonny Kapitan. Kiranya menjadi berkat.
-Mei-

"Tulisan-tulisan Permulaan"

Kebaktian Rabu Malam
Rabu, 18 Sptember 2013
GMAHK Kemang Pratama
Pembahasan : Buku Tulisan-tulisan Permulaan
Hal 109-126.

Pertengahan minggu merupakan malam permintaan doa dimulai tepat pukul 19.30 wib. Acara dipimpin oleh bapak Willy Wuisan yang diawali dengan mengundang hadirat Tuhan  melalui Roh Kudus hadir dengan berdoa di dalam hati masing-masing, dan selanjutnya jemaat menyanyikan lagu sion nomor 183 “Inilah Jamku Berdoa“ sebagai lagu pembukaan dan dilanjutkan dengan doa pembukaan.
Kesaksian pada malam pertengahan minggu ini disampaikan oleh umat-umat Tuhan yang menyaksikan kasih Tuhan, dan Topik-topik doa malam ini mendoakan saudara-saudara yang sakit dan juga mendoakan family of the month untuk bulan September yaitu keluarga bapak Karel Arsyad. Selanjutnya jemaat berdoa dengan berkelompok dua atau tiga orang. Untuk menyambut firman Tuhan yang akan disampaikan, anak-anak  menyanyikan sebuah lagu pujian  yang berjudul “ Sebrang Langit Biru.”
Firman Tuhan pada malam permintaan doa  dibawakan oleh Pdt. Sonny Kapitan yang memberikan petunjuk Firman Tuhan untuk mengingatkan umat-umat Tuhan agar disembuhkan dalam perjalanan kerohanian. Nubuatan yang terpanjang yang diingatkan untuk perjalanan umat-umat Tuhan sampai bertemu dengan Yesus. Dimana E.G. White mendapat khayal  tentang penglihatan akan wajah Yesus. Wajah Yesus yang diselubungi oleh cahaya kemuliaan yang penuh dengan kasih, dan dia melihat bahwa dalam perjalanan ada dua rombongan, yaitu rombongan yang penuh dengan doa menyembah kepada Tuhan dan rombongan orang-orang yang tidak peduli  lalai akan kerohanian.  Orang – orang yang menerima hembusan Roh Kudus adalah orang-orang yang hidup dalam damai dan penuh kuasa yang manis, dan rombongan orang yang lalai tidak menyembah Yesus maka tidak perduli akan kerohanian tidak ada damai dan sukacita yang manis. Seringkali umat-umat Tuhan lupa untuk menjaga kehadiran Roh Kudus di dalam hati dan tidak menyembah Tuhan dengan sungguh-sungguh, sehingga tidaklah dapat dirasakan akan sukacita damai yang manis. Tuhan berulang-ulang menunjukkan kepada E. G. White bahwa umat-umat Tuhan haruslah bergantung kepada Allah dalam kehidupan dan seperti nabi Elia ketika dalam masa kesukaran. Dengan bersandar kekuatan dari Tuhan  maka ujian-ujian iman  dapat dihadapi dengan penuh kemenangan.
Dalam segala perbuatan  dan kegiatan-kegiatan sehari-hari hendaklah umat-umat Tuhan berkata-kata, berpikir, dan bertindak seolah-olah Yesus akan segera datang. Pemulihan dan pembaharuan haruslah dimiliki untuk dapat tetap berada dalam kehidupan bersama dengan Allah, oleh karena Setan dengan kuasa yang dimilikinya dengan beragam-ragam cara berusaha membuat kutukan gaib yang akan menjatuhkan umat-umat Allah. Banyak spiritisme, ahli-ahli sihir, mujizat-mujizat iblis yang dilakukan untuk mempengaruhi pikiran-pikiran menjauh dari Allah dan mengganggu  iman umat-umat  Allah. Mata iman umat-umat Tuhan haruslah terbuka kepada Allah untuk tetap waspada terhadap serangan-serangan Setan.
Untuk mengakhiri Firman Tuhan jemaat menyanyikan lagu  penutup  ”Tuhan Batu Karang Kita“  dan diakhiri dengan doa oleh Pendeta Sonny Kapitan. Kiranya menjadi berkat.
-Mei-

Friday, May 17, 2013

KARUNIA ROHANI DAN TUGAS PELAYANAN

Kebaktian Rabu Malam, 15 Mei 2013
“KARUNIA ROHANI DAN TUGAS PELAYANAN“
Bahan dari Buku 28 Doktrin

Pertengahan minggu merupakan malam permintaan doa dimulai tepat pukul 19.30wib. Acara  di pimpin oleh ibu Lince Manurung yang diawali dengan mengundang hadirat Tuhan  melalui Roh Kudus hadir dengan berdoa di dalam hati masing-masing dan selanjutnya jemaat menyanyikan LS 183 “Inilah Jamku Berdoa”  sebagai lagu pembukaan dan dilanjutkan dengan doa pembukaan  oleh bapak Richard Pelaupessy .
Kesaksian pada malam pertengahan minggu ini dibawakan oleh Ibu Sitimey, Puji Tuhan oleh karena anak-anak telah mengikuti Campore Adventurer di Cibubur dengan baik, juga mendoakan ibu Teresia Marpaung yang sedang dirawat di Rumah Sakit Advent Penang dan siap mengikuti operasi besok pada hari Kamis. Selanjutnya kesaksian dari Pendeta Sonny Kapitan, Bersyukur Kepada Tuhan oleh karena telah dapat mengikuti perkuliahan dengan baik berkat Tuhan dari doa umat-umat Tuhan jemaat Kemang Pratama dan mohon didoakan oleh karena akan mengikuti ujian final besok pada hari Kamis. Topik – topik doa lainnya pada malam ini yaitu mendoakan keluarga bapak Edward Simangunsong yang merupakan Family of the month untuk bulan Mei, mendoakan simpatisan-simpatisan KPA yang telah belajar akan Alkitab dan akan mengikuti KKR jemaat pada bulan Mei, dan beberapa topik doa lainnya dapat ditambahkan di dalam kelompok doa masing-masing. Selanjutnya jemaat berdoa  bertelut dua atau tiga orang.
Sebuah lagu pujian Untuk Tuhan mengawali Firman Tuhan pada malam ini dibawakan  oleh bapak-bapak dengan judul lagu “Masyurkanlah Yesus.“ Firman Tuhan pada malam permintaan doa  dibawakan oleh ketua jemaat  Pendeta Sonny Kapitan yang merupakan lanjutan bacaan pasal ketujuhbelas  yang memberikan pelajaran dari pesan Yesus, yaitu pergilah keseluruh dunia dan masyurkanlah Yesus . Yesus memperlengkapi umat-umat-Nya dengan karunia-karunia rohani, antara lain karunia iman, karunia mengajar dan karunia lainnya untuk memperlengkapi umat-umat Tuhan untuk menginjil. Talenta dan bakat merupakan hal yang diperlengkapi setiap orang melalui Roh Kudus. Karunia rohani sangatlah penting untuk diketahui dengan tujuan pemberian karunia adalah untuk keselarasan dalam jemaat. Perlunya karunia rohani merupakan pemberian dari roh yang sama, yang untuk menguatkan iman dan membangun jemaat. Tujuan kesanggupan karunia rohani haruslah dapat dirasakan oleh seluruh jemaat, tidak boleh seorangpun boleh mementingkan diri dan tidak menjadi sombong atau tidak rendah diri, tetapi membangun jemaat. Tujuan lain karunia rohani adalah untuk hidup bagi kemuliaan Tuhan. Umat-umat Tuhan dapat menjadi anggota – anggota tubuh untuk memiliki pengaruh yang baik kepada orang lain dan ketergantungan yang besar kepada Tuhan. Tujuan karunia rohani lainnya adalah untuk pertumbuhan jemaat, dengan mendidik untuk mencapai ketahanan dalam kerohanian sehingga jemaat akan bertumbuh dalam iman dan cinta kasih. Karunia yang rapi tersusun akan terjalin suatu cinta kasih dalam satu dengan lainnya dalam jemaat. Jemaat bersatu dalam keanekaragaman karunia rohani akan membantu dalam pertumbuhan iman dan jemaat. Karunia-karunia haruslah  dilakukan untuk jemaat yang adalah umat-umat Tuhan.
Himbauan, karunia yang merupakan kesanggupan supranatural hendaklah dapat dirasakan dalam membangun iman secara pribadi dan juga umat-umat Tuhan di dalam jemaat. Untuk mengakhiri Firman Tuhan jemaat menyanyikan lagu  penutup dan diakhiri dengan doa oleh Pendeta Sonny Kapitan. Kiranya menjadi berkat. Amin
-Mei-

Friday, May 10, 2013

“Perjamuan Suci“

Kebaktian Rabu Malam, 08 Mei 2013
“PERJAMUAN SUCI“
Bahan bacaan dari Buku 28 Doktrin
1 Korintus 11  :  27


Pertengahan minggu merupakan malam permintaan doa yang dimulai tepat pukul 19.30wib. Acara  di pimpin oleh Pendeta Sonny Kapitan yang diawali dengan mengundang hadirat Tuhan  melalui Roh Kudus dengan berdoa di dalam hati masing-masing dan selanjutnya jemaat menyanyikan lagu sion nomor 200 “Dosamu Dihapuskan“  sebagai lagu pembukaan dan dilanjutkan dengan doa pembukaan  oleh bapak Richard Pelaupessy .
Kesaksian pada malam pertengahan minggu ini dibawakan oleh Ibu Sitimey yang bersyukur kepada Tuhan oleh karena anak-anak kelas 6, 9 dan 12 telah selesai mengikuti ujian nasional berkat doa yang telah dilayangkan oleh semua umat-umat Tuhan dan kiranya anak-anak boleh mendapatkan hasil yang baik. Selanjutnya kesaksian oleh bapak Dharlen Simanjuntak yang “Beryukur Kepada Tuhan“ bahwa ketika saya mendengarkan firman Tuhan dalam berbahasa Indonesia sangat indah sekali, dan selama disana saya sehat dan selama disana meskipun  agak jauh tapi saya tetap dapat mengikuti perbaktian rabu malam, Vesper dan Sabat, semboyan mereka adalah bahwa kita semua adalah Anak Allah. Kemudian permintaan doa, Ridwan mohon agar didoakan anak-anak Adventurer yang akan mengikuti kegiatan Adventurer di Cibubur pada hari Jumat sampai hari Minggu. Ibu Lamria mengusulkan untuk didoakan saudara sepupu Boston Situmorang yang dalam keadaan menderita kanker hati dan sedang dalam perawatan di kampungnya. Mendoakan anak-anak kelas 6,9,12 yang telah menyelesaikan ujian Nasional dengan baik. Mendoakan family of the month yaitu Eyang Sukaryati, dan mendoakan anggota-anggota jemaat yang sedang sakit, juga mendoakan Firman Tuhan yang akan didengarkan malam ini Selanjutnya jemaat berdoa bertelut dua atau tiga orang.
Sebuah lagu pujian Untuk Tuhan mengawali Firman Tuhan pada malam ini dibawakan  oleh kaum wanita dengan judul lagu “di Tempat Yang Lebih Tinggi.“ Firman Tuhan pada malam permintaan doa  dibawakan oleh ketua jemaat bapak Mulana Simanjuntak merupakan lanjutan bacaan pasal keenam belas  yang memberikan pelajaran akan Perjamuan Suci yang menggambarkan akan kematian Yesus di kayu salib sebagai korban atas dosa manusia. Perjamuan Suci ada dua hal yaitu pembasuhan kaki, dan perjamuan suci. Gambaran akan Perjamuan Suci  haruslah dilakukan melalui mempersiapkan diri, dan mengikuti dengan hati yang sukacita. Pembasuhan kaki yang dilakukan merupakan mengingatkan kerendahan hati untuk melayani orang lain, dimana merupakan peringatan hal kemurahan Tuhan yang melayani manusia, juga pembasuhan kaki merupakan pembasuhan hati, pembasuhan kaki juga merupakan persekutuan pengampunan, pembasuhan kaki juga menggambarkan persekutuan Yesus dengan umat-Nya. Sedangkan Perjamuan Kudus merupakan kegembiraan yang tidak bermuram durja dan saat untuk mengampuni dan meminta ampun kepada Tuhan. Perjamuan Kudus  menggambarkan akan peringatan kelepasan dari dosa, dari perhambaan dari dosa yang menyediakan pengampunan serta menjamin pengampunan. Cara pembuatan Roti dan Anggur perjamuan kudus yang dibuat tidaklah boleh beragi, oleh karena ragi yang mengembangkan roti menggambarkan dosa. Perjamuan suci juga merupakan antisipasi akan kedatangan Yesus, yang menghubungkan salib dan kedatangan Yesus yang kedua kali. Syaratnya  adalah seorang yang mengakui Yesus dan telah dibaptis sehingga Perjamuan Suci akan berfaedah, juga merupakan seorang yang mengenal dan menerima Yesus sebagai Juruselamat. Perjamuan Suci juga mengingatkan umat-umat Tuhan untuk membaca hati dan memeriksa diri. Himbauan, marilah kita dihari kedepan dapat mengikuti dengan benar dan memeriksa hati serta berserah kepada Tuhan
Untuk mengakhiri Firman Tuhan jemaat menyanyikan lagu  penutup LS.no.202  ”Sudahkah Darah-Mu Yesus“ dan diakhiri dengan doa oleh bapak Mulana Simanjuntak. Kiranya menjadi berkat bagi Kita semua. Amin.

-Mei-

Friday, May 03, 2013

Baptisan

Kebaktian Rabu Malam, 01 Mei 2013
Judul : BAPTISAN
Bahan bacaan dari : BUKU 28 DOKTRIN
Matius 3 : 17

Pertengahan minggu merupakan malam permintaan doa yang dimulai tepat pukul 19.30wib. Acara diawali dengan mengundang hadirat Tuhan melalui Roh Kudus dengan berdoa di dalam hati masing-masing, dan selanjutnya jemaat menyanyikan lagu sion nomor 183 “Inilah Jamku Berdoa“  sebagai lagu pembukaan dan dilanjutkan dengan doa pembukaan oleh ibu Ully Tambunan.
Kesaksian pada malam pertengahan minggu ini dibawakan oleh Pendeta Sonny Kapitan yang menyaksikan Tuhan Allah Menyelamatkan. Ketika mengikuti kelas seorang teman mengalami dukacita  dan pulang ke kampungnya dan ketika kembali ke Jakarta  adaptor komputer ketinggalan, ketika menuju ke mall  untuk membeli hujan turun deras, dan ketika melewati sebuah lorong  tiba-tiba air datang sangat deras. Tetapi kemudian dapat terhindar dari bahaya dan selamat. Topik-topik doa malam ini yaitu, mendoakan yang sedang sakit ibu Surbakti dan mendoakan ibu Diana Bernabas yang sedang dalam pemulihan kesehatan. Mendoakan anak-anak SD kelas VI yang  akan mengikuti ujian nasional dan juga mendoakan family of the month untuk bulan April yaitu keluarga Eyang Etty Sukaryati, mendoakan pelmas yang akan segera  diadakan pada bulan Mei, mendoakan anggota Jemaat Kemang Pratama dalam persekutuan dalam kasih persaudaraan.  Selanjutnya jemaat berdoa bertelut dua atau tiga orang.
Untuk menyambut firman Tuhan yang akan disampaikan anak Madeline Tumalun  menyanyikan sebuah lagu pujian  yang berjudul “Ada Satu Salib.“ Firman Tuhan pada malam permintaan doa  dibawakan oleh Pdt. Sonny Kapitan yang merupakan lanjutan bacaan pasal kelima belas, diawali dengan sapaan ‘syalom.‘ dimana memberikan pelajaran akan makna Baptisan yang telah dimiliki setiap orang yang telah menyerahkan dirinya kepada Tuhan, melalui baptisan juga merupakan memberikan pengakuan iman, lambang persatuan antara umat-Nya dengan Yesus Kristus, dan hal yang perlu dimiliki adalah menunjukkan bukti pertobatan dan menerima pengajaran dari Kitab Suci yaitu Alkitab. Baptisan adalah penting oleh karena Yesus memberikan teladan untuk di baptis dan menggenapkan perintah Bapa di Sorga, baptisan merupakan juga satu aspek pembenaran oleh iman dimana setiap orang dapat turut serta, baptisan penting oleh karena merupakan perintah Yesus kepada murid-murid-Nya sebelum Dia naik ke sorga. Baptisan diselamkan adalah teladan Yesus dan merupakan hal yang penting untuk dituruti. Khasiat atau manfaat  baptisan adalah untuk menerima pengampunan dosa, menerima iman kepada Yesus yang telah mati dan bangkit dan menerima karunia Roh Kudus. Seorang yang sudah dibaptis akan mengalami baptisan oleh Roh Kudus  setiap saat oleh karena kelemahan yang dimiliki setiap orang. Syarat baptisan adalah menunjukkan bukti  iman dalam hidup teladan tabiat Yesus dan buah-buah pertobatan. Mujizat yang terbesar dalam hidup adalah pertobatan. Bayi dan anak-anak  belum mengerti dan belum dapat dibaptiskan namun dapat diserahkan melalui doa penyerahan kepada Tuhan di gereja.  Tingkat kedewasaan rohani setiap orang  dan anak-anak adalah berbeda, usia minimum untuk dibaptiskan tidaklah di tetapkan. Himbauan, setiap umat Tuhan yang telah dibaptiskan  mengikuti teladan Yesus dan hendaklah menunjukkan  bukti melalui perobahan dan pertobatan hidup.
Mengakhiri Firman Tuhan jemaat bangkit berdiri dan menyanyikan lagu  penutup LS. 287 ”Apa Dunia Lihat Yesus“  dan diakhiri dengan doa oleh ibu Sitimey Kapitan. Kiranya menjadi berkat bagi kita sekalian. Amin.

-Mei-

Thursday, April 18, 2013

Buku 28 Doktrin - Umat Sisa Dan TugasNya - Bab 13



Kebaktian Rabu Malam
GMAHK Kemang Pratama
17 April  2013


“  UMAT SISA DAN TUGASNYA “

Pendeta HM. Siagian




Malam permintaan doa pertengahan minggu diawali berdoa didalam hati untuk mengundang kehadiran Roh Kudus Tuhan yang dipimpin oleh bapak Willy Wuisan. Selanjutnya Jemaat menyanyikan lagu pembukaan dari lagu Sion nomor  226 “Bukit-bukit Yang Permai“ dan dilanjutkan dengan doa.

Malam ini merupakan malam permintaan doa dan juga malam untuk kesaksian. Sebuah kesaksian dibawakan oleh bapak Willy Wuisan “Yang bersyukur dan bersukacita  kepada Tuhan“ oleh karena Jessica Wuisan yang telah menyelesaikan kuliahnya dengan baik dan akan mengikuti penamatan  di Filipina pada minggu ini, juga mendoakan keluarga bapak Willy Wuisan yang akan pergi  mengadakan perjalanan berlibur selama beberapa minggu ini agar senantiasa dilindungi Tuhan. Dan topik-topik doa lainnya malam ini, yaitu mendoakan yang sedang sakit yaitu, bapak Karel Arsyad yang sedang dirawat di rumah sakit, mendoakan ibu Surbakti, juga mendoakan anak-anak kelas kelas enam, kelas sembilan dan kelas dua belas yang sedang mengikuti ujian-ujian,  juga mendoakan rencana gereja Kemang Pratama besar dan kecil. Selanjutnya mendoakan Pendeta Sonny Kapitan yang sedang mengambil program pembelajaran selama beberapa minggu ini. Selanjutnya mendoakan family of the month untuk bulan April yaitu keluarga Eyang Sukaryati serta topik – topik doa lainnya dapat ditambahkan dalam kelompok doa masing-masing. Selanjutnya jemaat berdoa bertelut secara berkelompok  dua atau tiga orang.

Untuk mengawali Firman Tuhan yang akan disampaikan, sebuah lagu pujian disampaikan oleh jemaat dengan judul “Inilah Jamku Berdoa”

Firman Tuhan merupakan lanjutan buku bacaan yang diambil dari buku 28 Doktrin, yang  memberikan pandangan akan sejarah gereja hingga kedatangan Kristus. Umat yang sisa adalah gereja, sekelompok umat Tuhan yang sama dengan gereja yang mula-mula yang masih menghidupkan ajaran yang mula-mula. Umat yang sisa memiliki ciri-ciri yaitu, memiliki kesaksian Yesus Kristus yaitu Roh Nubuat, memelihara hari Sabat, dan mengabarkan pekabaran tiga malaikat. Kitab Wahyu dan Daniel memberikan gambaran akan pandangan tersebut. Pada akhir zaman gereja-gereja baru dengan pesat bermunculan di seluruh dunia, dimana masing-masing menyatakan umat Allah dengan membawakan pekabaran kebenaran di seluruh bumi. Kitab Wahyu memberikan gambaran akan gereja Kristus yang menang. Yesus ingin agar gerejaNya menampakkan hadirat dan kemuliaan Allah oleh karena tanpa Yesus tidak ada keselamatan. Setiap lambing dalam kitab Wahyu dan Daniel memiliki arti, dimana matahari menggambarkan Yesus, injil dan kebenaraNya, wanita yang berpakaian putih melambangkan gerejaNya yang setia, sedangkan wanita yang berpakaian ungu adalah merupakan gereja yang palsu dan tidak setia, dan naga melambangkan Lucifer serta ada beberapa lambang lainnya. Peperangan pertama yang dimulai di sorga dan dilanjutkan kembali di bumi ini. Setan berusaha mengejar untuk mencobai Yesus dan menghalangi rencana Allah untuk menyelamatkan dunia yang telah jatuh kedalam dosa, tetapi kubur yang kosong menjamin bahwa Kristus bangkit dan telah menang dan setan gagal. Setan pun mengejar untuk menjatuhkan gereja Allah melalui adanya gereja-gereja dengan ajaran yang palsu. Banyak penderitaan yang ditimbulkan untuk menjatuhkan umat-umat Tuhan yang masih tetap setia kepada Allah dan gerejaNya. Namun kebenaran Allah semakin terang  dan bahkan dengan adanya Alkitab yang dapat dipelajari oleh setiap orang.   
Himbauan, marilah umat-umat Tuhan membuat keputusan yang penting untuk tetap mengikuti kebenaran Allah serta tetap setia dalam kebenaran dan tetap memelihara iman kepada Yesus Kristus sambil terus mengabarkan pekabaran tiga malaikat.

Kebaktian ditutup dengan jemaat menyanyikan lagu penutup nomor 24  “ Iman Orang Saleh Kekal “ dan  ditutup dengan doa Pendeta HM. Siagian. Kiranya menjadi berkat…


-Mei-





                                                                                               

Thursday, April 11, 2013

Buku 28 Doktrin - Umat Yang Sisa dan TugasNya - Bab 12



Kebaktian Rabu Malam
GMAHK KEMANG PRATAMA
10 April 2013

Buku 28 Doktrin – Bab 12

“  UMAT YANG SISA DAN TUGASNYA “

Bapak Munas Tambunan

Permintaan doa pertengahan minggu  Jemaat Kemang Pratama dimulai pada pukul 19.30. Acara kebaktian dimulai dengan diawali berdoa didalam hati untuk mengundang kehadiran Roh Kudus Tuhan yang dipimpin oleh  bapak Edward Simangungsong.  Selanjutnya Jemaat menyanyikan lagu pembukaan dari lagu Sion nomor 211 “  Kita Hidup Skarang Ini “ dan dilanjutkan dengan doa.
Kesaksian malam ini dibawakan oleh jemaat yang merupakan kesempatan untuk  bersaksi akan penyertaan Tuhan hingga pertengahan minggu ini. Kesaksian disampaikan oleh Pendeta  Sonny Kapitan yang memberikan kesaksian dari bapak Sipahutar yang beryukur kepada Tuhan oleh karena Tuhan telah menyertai dalam perjalanan dari Amerika dan tiba di Jakarta hari ini dengan selamat. Dan topik-topik doa lainnya malam ini, yaitu mendoakan yang sedang sakit yaitu, mendoakan anak Aprilia Syalom yang berulang tahun, dan juga anak Bintang keduanya adalah cucu dari ibu Adeline, mendoakan ibu Ester yaitu ibu dari ibu Sugiarto yang masih dalam perawatan di rumah, juga mendoakan ibu Hotasoit yang masih dalam keadaan sakit, serta  anak-anak kelas enam juga mendoakan anak-anak lainnya yang sedang mengikuti ulangan,  dan ujian try out. Mendoakan family of the month untuk bulan April yaitu keluarga Dikson Simanjuntak, juga mendoakan perjalanan bapak Sontani Purnama ke Negara Jepang dan topik – topik doa lainnya dapat ditambahkan dalam kelompok doa masing-masing. Selanjutnya jemaat berdoa bertelut secara berkelompok  dua atau tiga orang.
Untuk mengawali Firman Tuhan yang akan disampaikan, sebuah lagu pujian disampaikan oleh ibu-ibu Kemang Pratama dengan judul “Aku Tak Ingin Harta”
Firman Tuhan diambil dari buku 28 Doktrin yang menekankan amaran tentang umat umat yang sisa yang memelihara hukum-hukum Allah. Tugas umat-umat yang sisa terdapat didalam kitab Wahyu 12 dan Wahyu 14, yang memberikan pemahaman akan apa yang dilakukan. Lambang-lambang didalam kitab tersebut memiliki arti yang sangat penting. Setan menjadi marah dan melakukan segala upaya untuk mengalahkan umat-umat Tuhan. Banyak kesulitan yang diberikan kepada umat-umat yang Allah didalam menjalani kekristenan, Setan  ingin membawa kepada kemurtadan kepada setiap orang yang ingin mengikuti Allah. Jemaat yang setia kepada Tuhan akan mengalami penderitaan di dalam menjalani iman kekristenannya. Umat-umat Allah akan mengalami pula banyak tekanan-tekanan yang diberikan, bahkan gereja. Peristiwa-peristiwa masa lampau pada zaman Kepausan Katholik menjadi  masalah doktrinal yang sifatnya melenceng menjadikan banyak orang menjadi bingung. Pada suatu waktu maka timbullah suatu reformasi  oleh Marthin Luther akan ajaran-ajaran doktrinal yang telah dipaksakan kepada umat-umat Allah pada zaman itu. Setan yang adalah lambang naga menjadi marah dan pergi memerangi umat-umat Allah dalam bentuk penganiayaan. Sebagai umat Allah yang merupakan umat-umat yang sisa memiliki ciri-ciri yaitu iman kepada Yesus, Yesus yang telah dinubuatkan sebagai anak Allah dan Juruselamat, umat yang sisa juga harus memiliki iman kepada Yesus serta meneladani apa yang Yesus telah lakukan didalam kehidupanNya  dan  taat kepada hukum Taurat, dan sebagai umat-umat yang sisa juga  haruslah memiliki kesaksian Yesus yaitu Roh Nubuat. Petunjuk Alkitab menyatakan bahwa akan ada masa penganiayaan yang hebat bagi umat-umat Allah yang merupakan umat sisa pada waktu yang tidak lama lagi. Tugas umat-umat Allah haruslah menyatakan ketiga pekabaran  dari pekabaran tiga malaikat  sebelum Yesus datang yang kedua kali. Himbauan, ketika umat-umat Allah mempercayai akan Allah dan telah memiliki ciri-ciri umat yang sisa maka hendaklah setiap orang melakukan kehendak Allah serta selalu bergantung sepenuhnya kedalam tangan Allah untuk menghadapi  segala bentuk tipuan setan hingga kehidupan berakhir.
Kebaktian ditutup dengan jemaat menyanyikan lagu penutup nomor 287  “ Apa Kita Hidup Dekat Yesus   dan diakhiri dengan doa oleh bapak Munas Tambunan. Kiranya menjadi berkat…

-Mei-


                                                                                               

Thursday, April 04, 2013

Buku 28 Dokktrin - Bertumbuh Dalam Kristus - Bab 11

Kebaktian Rabu Malam
GMAHK Kemang Pratama
       3 April 2013         
BERTUMBUH DALAM KRISTUS
Pendeta Sonny Kapitan


Permintaan doa  pertengahan minggu  dimulai pada pukul 19.30. Acara kebaktian  dipimpin oleh bapak Michael Raintung.. Acara   diawali dengan mengundang Roh Kudus hadir melalui berdoa didalam hati masing-masing. Untuk memulai acara Jemaat menyanyi dari lagu Sion dengan judul 183 “Inilah Jamku Berdoa “ dan dilanjutkan dengan doa oleh Pendeta Sonny Kapitan.
Kesaksian pada malam ini yaitu kesaksian dari Pendeta Sonny Kapitan “Bersyukur kepada Tuhan“ karena beberapa murid Alkitab yang senang untuk belajar akan Firman Tuhan yaitu saudari Rindu , Merry Siregar dan murid-murid KPA Lainnya. Selanjutnya  pokok-pokok  doa malam ini yaitu mendoakan acara penginjilan melalui pelmas yang akan diadakan di Cibadak, mendoakan family of the month untuk bulan Maret yaitu keluarga bapak Dikson Simanjuntak, mendoakan anak-anak yang sedang mengikuti ujian. dan pokok doa lainnya dapat ditambahkan di kelompok doa dua atau tiga orang. Selanjutnya sebuah  lagu pujian yang dibawakan oleh  ibu-ibu  BWA Kemang Pratama dengan judul “Dalam NaungNya“.
Firman Tuhan  malam ini merupakan lanjutan pelajaran dari  buku bacaan Roh Nubuat  28 Doktrin Dasar Kepercayaan yang dimiliki oleh Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh yang memberikan pelajaran bahwa setiap orang berlu bertumbuh, masyarakat dan banyak hal yang perlu untuk bertumbuh bahkan Negara sekalipun perlu untuk bertumbuh. Sebagai umat-umat Tuhan-pun perlu untuk bertumbuh dalam Kristus, dan menang terhadap segala kejahatan. Yesus mati disalib agar setiap umat-umat Tuhan dalam menang didalam segala kejahatan. Dengan bertumbuh erat dengan  Tuhan melalui mempelajari Alkitab, berdoa dan selalu hidup dekat dengan Tuhan. Persekutuan melalui ibadah-ibadah yang dilakukan akan menambah iman kerohanian. Pertumbuhan haruslah menghasilkan buah dan memiliki arti makna. Upacara pendamaian memiliki arti bahwa melalui kematian Yesus adanya pengampunan bagi manusia. Salib diberikan kepada setiap orang Kristen untuk merasakan manisnya kehidupan. Segala manusia lama  seperti kecemburuan, kepentingan diri sendiri dan perkara dosa lainnya haruslah ditanggalkan dalam menjalani hidup yang baru serta memiliki perilaku yang serupa dengan Allah. Firman Tuhan menyatakan bahwa setiap orang yang akan mengikut Yesus haruslah menyangkal dirinya dan memikul salib dan mengikut Yesus. Dengan mematikan tabiat diri dan mengikut Yesus maka setiap umat akan mampu untuk bertumbuh dalam Kristus. Himbauan, marilah setiap umat-umat Tuhan menyangkal diri dan bertumbuh didalam Kristus dengan selalu hidup menurut perintah Firman Tuhan serta berdoa  agar dapat senantiasa mendapatkan kemenangan rohani.
Acara kebaktian ditutup dengan jemaat menyanyikan lagu penutup nomor 189 “Taman Tempat Berdoa“  dan diakhiri dengan doa oleh Pendeta Sonny Kapitan. Kiranya menjadi berkat…

-Mei-