Showing posts with label Snap Shot. Show all posts
Showing posts with label Snap Shot. Show all posts

Tuesday, February 12, 2013

Kedatangan Pemimpin Gereja Advent Sedunia di Jakarta.


Suatu Kebahagiaan dan Sukacita 
atas kehadiran Pemimpin Gereja Advent Sedunia 
di Jakarta.


Puji Tuhan, 
Kedatangan Pemimpin tertinggi Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh sedunia dari General Conference, yang berkantor pusat di Amerika Serikat, Pdt. Ted Wilson beserta istri dan rombongan telah diterima dan disambut dengan hangat oleh segenap team dari Pimpinan GMAHK UNI kawasan barat di bandara Soekarno Hatta, sejak selasa pagi pukul 08.05.Wib. Sesaat kemudian rombongan menuju hotel untuk beristirahat sejenak dan kemudian malanjutkan perjalanan menuju tempat rencana pertemuan dengan pemimpin Negara Republik Indonesia, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Yang menurut jadwal akan bertemu pada pukul 13.30. wib.

Jika tidak ada halangan ringkasan berita mengenai kebaktian gabungan rabu malam dgn pembicara utama Pdt.Ted Wilson yang akan diadakan di MT.Haryono, esok tanggal 13 februari 2013 akan dimuat hari kamis 14 februari 2013. Ikuti terus berita selengkapnya.

Kedatangan Pemimpin Gereja Advent Sedunia di Jakarta 2

Siang jam 01.30, tanggal 12 Februari 2013, Bapak President RI Dr. Susilo Bambang Yudhoyono menyambut dengan hangat pimpinan GMAHK se-dunia Pdt. Dr. Ted Wilson beserta rombongan (Isteri Pdt. Ted Wilson, Pdt. A. Gulfan, Pdt. J. Lubis, Pdt. J.S Peranginangin, Pdt. Noldy Sakul,Pdt. M. Sagala, Pdt. S. Simorangkir, Jendral T.B Silalahi). Masih terlihat sedikit tanda lelah di wajah beliau oleh karena beliau baru saja tiba setelah mengadakan kunjungan kerja di Manado. Namun terlihat dari kesungguhan hati, beliau senang menerima kehadiran Pdt. Ted. Wilson sebagai pimpinan GMAHK se-dunia. 

Dalam ucapan pendahuluan, kelihatan President SBY sudah mengenal siapa Pdt. Ted. Wilson dan umat GMAHK. Pdt. Ted Wilson mengucapkan terima kasih kepada Bapak President RI oleh karena "Kebebasan Beragama" berjalan dengan baik di Indonesia. Dan ini terbukti oleh karena GMAHK telah berdiri di Indonesia lebih dari 100 tahun dengan baik. Secara ringkas Pdt. Ted. Wilson menerangkan siapa dan apa yang telah dilakukan oleh GMAHK, dan siap membantu pemerintah untuk mensejahterahkan rakyat melalui pendidikan, rumah sakit dan kegiatan-kegiatan sosial lainnya. Beliau juga menyinggung akan peranan GMAHK melalui ADRA ketika terjadi tsunami di Aceh dan di tempat lainnya. President SBY juga menerangkan bahwasanya toleransi beragama diharapkan dapat dijunjung tinggi. Pemaksaan kehendak dan tindakan teroris dibendung dan diharapkan tidak terjadi lagi di Indonesia. Luar biasa! Pdt. Ted Wilson benar-benar melakukan peranannya sebagai gembala/pendeta. Beliau mengutip ayat Alkitab untuk memberikan dorongan dan kekuatan kepada President SBY. Ketika Pdt. Ted. Wilson mengatakan, saya tahu bahwasanya pekerjaan sebagai presiden sangat berat, dan President SBY langsung berkata, "Benar sekali. Dan terkadang saya merasa seorang diri". Pdt. Ted Wilson memberikan nasihat yang berasal dari Alkitab, agar President SBY bertindak adil dan benar dan memimpin rakyat dengan kasih/cinta. Pada kesempatan yang sama Pdt. Ted Wilson memimpin doa berkat buat President SBY bersama keluarga dan juga bersama menteri-menteri yang hadir dalam pertemuan itu. 

Sebelum berpisah, President SBY memperkenalkan dan mengingatkan bahwasanya pertemuan tersebut diprakarsai oleh Jendral TB. Silalahi dan Jendral TB. Silalahi sambil berkelakar berkata, kali ini saya bertemu dengan President SBY bukan sebagai jendral tapi sebagai Pendeta karena yang hadir adalah Pendeta-pendeta Advent. Setelah kami berpisah dengan President SBY, Pdt. Ted. Wilson mendapat kesempatan untuk berbicara dengan wartawan dan menerangkan secara ringkas pembicaraan yang sudah dilakukan bersama President SBY. 


Di akhir pertemuan dengan para wartawan, Pdt. Ted Wilson menyampaikan kata-kata yang menarik, beliau berkata: "Saya tahu pekerjaan wartawan sangatlah berat. Tidak mudah untuk mencari berita-berita baik, dan cenderung kita tertarik dengan berita yang buruk. Dan di saat yang sama, tidak mudah untuk melihat persoalan dan mengungkapkannya dengan baik dan benar. Maukah kalian saya doakan agar Tuhan menolong kalian supaya bisa melaporkan berita lebih baik?"  Para wartawan yang hadir katakan, mau. Dan akhirnya, Pdt. Ted. Wilson secara singkat mendoakan wartawan yang hadir. 

Luar biasa.....hanya mujizat Tuhanlah yang membuat peristiwa hari ini terjadi. Didukung oleh banyak anggota jemaat sehingga pimpinan kita dapat bertemu dengan President SBY. Oleh karena 'pertemanan yang baik' dari banyak anggotalah sehingga kita bisa mengadakan pertemuan bersejarah ini. Pdt. J. S Peranginangin, ketua UIKB sangat bergembira melihat terjadinya peristiwa ini dengan baik. Semua anggota berlomba-lomba ingin membuat yang terbaik agar peristiwa ini dapat terlaksana. Terimakasih buat bapak Abraham Hutapea, Drs. P. Silalahi, A. Siahaan, J.O Hutapea, Stevanus Widjaya, dan anggota beserta pendeta jemaat yang sudah mendoakan agar pertemuan ini dapat terlaksana dengan baik. 

Bagi Tuhan, segala puji dan hormat kita sampaikan. Tuhan memberkati kita.

Sunday, March 20, 2011

Bersabat di Bukit Zaitun

Pada hari Sabat 12 Maret 2011, kami berkesempatan bersabat di Jemaat Bukit Zaitun, Cibadak - Sukabumi. Jemaat kecil ini merupakan anak dari jemaat Sukabumi yang telah di organisir bebarapa tahun yang lalu. Walaupun jemaat ini kecil, namun, Puji Tuhan, jemaat ini dapat berbakti di sebuah gedung yang memang diperuntukan untuk kebaktian.

Sedikit sejarah mengenai pendirian jemaat Bukit Zaitun ini: Jemaat ini berawal dari cabang sekolah sabat dari jemaat Sukabumi. Seingat kami, pada saat penggembalaan pdt. R. Sinambela (Alm), sekolah sabat cabang telah dilaksanakan di daerah Cibadak. Saat itu, kebaktian sekolah sabat dilakukan di rumah keluarga bapak Mansyur (Alm). Kegiatan ini tetap berlanjut saat jemaat Sukabumi digembalakan oleh Pdt. James Tambanon. Namun, setelah sekian lama berjalan, kegiatan ini tersendat dan bahkan terhenti. Setelah sekian lama tidak ada aktivitas, dengan pencanangan program KPA yang dikumandangkan oleh konferens DKI Jakarta dan sekitarnya, maka cabang sekolah sabat Cibadak ini dimulai kembali, bahkan menjadi sebuah jemaat di Konferens DKI Jakarta dan sekitarnya dibawah pengembalaan Pdtm. Samuel Sumampouw. Kini, jemaat Bukit Zaitun digembalakan oleh Pdt. Brame Sondakh dan melakukan kebaktian di sebuah gedung, atas kebaikan pemiliknya. Memang, saat jemaat ini diorganisir, gedung dan lahan (taman rekreasi) itu adalah milik salah satu anggota jemaat (Pendiri), namun karena kel, Eddy Marlisa (pemilik yang lama) pindah ke luar kota, maka tempat itu di jual kepada orang lain.

Saat kami menghadiri perbaktian di jemaat ini, terasa sekali suasana kekeluargaan dalam jemaat ini. Dengan anggota yang hanya sekitar 20 orang saja, jemaat yang digembalakan oleh Pdt. Brame Sodakh ini dapat membangun perbaktian yang solem. Tidak terdengar bisik-bisik yang kadang menggangu perbaktian. Bahkan anak-anak duduk manis di dekat orang tua mereka. Semua berlangsung dengan tertib dan hikmat.

Pada acara khotbah, yang membawakan pekabaran khotbah adalah Pdtm. John Firmanto, yang merupakan guru Alkitab di Perguruan Advent Sukabumi. Diawali dengan pembacaan ayat Alkitab bersahutan yang diambil dari Mazmur 133:1-3, kemudian dilanjutkan dengan lagu pembukaan "Adakah Yesus Lindung Aku" dari Lagu Sion no. 123. Doa pembukaan sekaligus doa syafaat dibawakan oleh bapak Sontani Purnama. Bacaan persembahan dibawakan oleh bapak Silas Banu, yang merupakan ketua jemaat Bukit Sion. Usai diakon mengumpulkan persembahan, kembali bapak Sontani Purnama melayangkan doa syukur atas persembahan yang sudah dikumpulkan. Sabat ini cerita untuk anak tidak ada, oleh sebab itu acara dilanjutkan dengan mendengarkan lagu pujian yang dibawakan oleh kel. Sontani Purnama.

Ayat inti pekabaran sabat ini diambil dari Kejadian 17:1 "Ketika Abram berumur sembilan puluh sembilan tahun, maka TUHAN menampakkan diri kepada Abram dan berfirman kepadanya: "Akulah Allah Yang Mahakuasa, hiduplah di hadapan-Ku dengan tidak bercela". Pdtm. John Firmanto memulai khotbahnya dengan menceritakan bagaimana dunia sudah rusak. Ada gempa bumi, ada tsunami, kebakaran dan lain-lain. Ini semua disebabkan karena bumi sudah tidak kuat lagi, karena manusia sudah melanggar 10 hukum. Ada suatu pengalaman unik sekaligus ironis, saat pembicara melakukan perjalanan laut di daerah Sulawesi Utara. Saat itu, kapal yang ditumpangi oleh pembicara terhantam badai. Badai yang mengamuk membuat semua orang ketakutan dan berteriak-teriak. Doa-doa sudah dilayangkan, namun badai tidak kunjung berhenti. Akhirnya, beberapa orang menyanyikan lagu "El Shaddai". El Shaddai - Allah Maha Kuasa. Dan benar, setelah lagu itu dinyanyikan, badai mulai mereda. Semua bersuka cita. Namun, dalam sukacita mereka, bukan pujian yang dilayangkan, namun lagu "El Shaddai" berubah menjadi lagu "Pato-pato". Dalam Matius 28:18 dikatakan "Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi". Yesuslah yang Maha Kuasa. Tidak ada persoalan apapun yang tidak dapat diselesaikan oleh-Nya.

Diakhir perbaktian, semua yang hadir bersalaman dan membentuk lingkaran, kemudian mengucapkan selamat sabat 3x, Haleluhya. Amin. Usai perbaktian, acara dilanjutkan dengan potluck. Sungguh suatu perbaktian yang penuh dengan kekeluargaan.

Tuhan Memberkarti.


-aster ungu-

Thursday, November 19, 2009

Saatnya Untuk Memilih

Hari Sabat 14 November 2009, jam kebaktian Sekolah Sabat baru saja usai. Memasuki jam pengumuman Pendeta R.Y. Hutauruk menyampaikan bahwa saatnya tiba untuk gereja Kemang Pratama memilih pegawai-pegawai jemaat yang akan melayani di tahun 2010 mendatang. Untuk itu, Panitia Istimewa pun dibentuk. Nama-nama yang akan duduk di Panitia Istimewa diusulkan oleh anggota jemaat secara langsung. Tercatat ada 9 nama yang diusulkan duduk di Panitia Istimewa. Semua anggota jemaat dengan sepakat menyetujui semua nama-nama ini, masing-masing adalah Bapak Christian Siboro, Bapak Munas Tambunan, Bapak Ricky Tambunan, Bapak Lianto Napitupulu, Bapak Ramlan Sormin, Bapak Viertin Tobing, Ibu Yunita Wuisan, Ibu Naomi Tobing dan Robert Rihihina.

Usai potluck Sabat siang itu, Pendeta Hutauruk mengajak semua Panitia Istimewa untuk mengadakan rapat. Halaman belakang gereja yang teduh, di bawah kerindangan pohon cherry, adalah tempat yang dipilih untuk mengadakan rapat. Pendeta Hutauruk memberikan renungan di awal dan memimpin doa. Agenda utama adalah memilih nama-nama yang akan duduk dalam Panitia Pemilih. Jumlah anggota yang akan dipilih diusulkan, didiskusikan, dan disepakati. Ada 9 anggota yang akan duduk di dalam Panitia Pemilih dengan komposisi lima orang perwakilan bapak-bapak, tiga orang perwakilan dari ibu-ibu, dan satu orang dari pemuda.

Ibu Yunita Wuisan ditunjuk sebagai sekretaris Panitia Istimewa. Pemilihan dilakukan dengan mengusulkan 9 nama dalam kertas-kertas yang telah dibagikan oleh Ibu Yunita. Semua menuliskan usulan 9 nama, dan kertas-kertas tertutup dikumpulkan. Pendeta Hutauruk memimpin penghitungan nama-nama yang terbanyak dari usulan yang dibuat. Ibu Yunita dibantu oleh Robert menghitung dengan cepat nama-nama yang terbanyak diusulkan. Dalam waktu singkat, terpilihlah 9 nama yang akan duduk di Panitia Pemilih. Pendeta Hutauruk menyampaikan terima kasih kepada Panitia Istimewa yang telah bekerjasama dengan baik dan efisien hari Sabat ini. Nama-nama Panitia Pemilih akan dihubungi oleh Pendeta Hutauruk dan diharapkan mereka bisa segera bertugas memilih pelayan-pelayan jemaat di Kemang Pratama untuk tahun 2010. Selamat bertugas !

Thursday, August 06, 2009

Happy Birthday Ivada !

Khotbah Sabat 1 Agustus 2009 baru saja usai. Anggota jemaat dan tamu-tamu yang hadir berjalan menuju halaman samping gereja. Saatnya untuk menyantap makan siang bersama yang telah disiapkan oleh ibu-ibu. Ooohh…tunggu dulu ! Ada kue ulang tahun di atas meja ! Siapa yang ulang tahun ya ?? Di atas kue tertulis Ivada Zanetta Putri. Waaah, ternyata Ivada yang berulang tahun persis di hari Sabat ini.

“Happy birthday…happy birthday..happy birthday to you ..!!”, dinyanyikan untuk Ivada yang senyum senang dengan sambutan spontan dari yang hadir. Ivada didampingi juga oleh adiknya, Angga, serta Ibu Ivone Darmadji, mamanya. Ivada tepat berusia 9 tahun di hari Sabat ini. Pendeta R.Y. Hutauruk melayangkan doa berkat untuk Ivada, agar terus bertumbuh menjadi anak yang baik,pintar, sehat, menurut kepada orang-tua dan menjadi anak Tuhan Yesus. Usai doa dilayangkan, satu per satu mengucapkan selamat kepada Ivada yang menyambut dengan senyum simpul. Selamat ulang tahun Ivada ! Tuhan memberkati selalu.

Thursday, July 09, 2009

Kita Bantu Bapak Ferdi Rusdiansyah

Pada bulan lalu, jemaat Kemang Pratama mendapat kabar bahwa Bapak Ferdi Rusdiansyah, suami dari Helda Papudi dan adik ipar dari Diana Barnabas, didiagnosa terkena Leukemia. Bapak Ferdi yang saat itu masih berada di Balikpapan mendapat rujukan untuk diperiksa lebih lanjut di R.S. PGI Cikini Jakarta. Sejak dua minggu lalu Bapak Ferdi dirawat di ruang E 1 R.S. Cikini. Pemeriksaan lebih lanjut menguatkan diagnosis sebelumnya. Dokter yang menangani memutuskan untuk memulai proses chemoteraphy untuk Bapak Ferdi. Pada hari Jumat 3 Juli, chemoteraphy yang pertama telah dilaksanakan dengan baik. Pada hari Sabat 4 Juli, Bapak Ferdi dan Helda mendapat perlawatan dari beberapa anggota jemaat di Samarinda, Balikpapan dan jemaat Kemang Pratama. Kebetulan ada pendeta dan anggota dari Kalimantan yang tengah mengikuti studi lanjutan di Unai dan menyempatkan diri untuk datang melawat.

Kita tidak dapat bertemu langsung dengan Bapak Ferdi. Kondisi trombosit dan leukosit yang sangat rendah, membuat Bapak Ferdi dalam keadaan yang rentan atas gangguan virus. Untuk itu, pengunjung hanya dapat melihat Bapak Ferdi dari luar kaca jendela kamar. Kita mendengar banyak mujizat yang Tuhan telah berikan kepada keluarga selama menjalani perawatan di Jakarta. Mulai dari mendapatkan kamar yang saat itu kelihatannya sudah penuh, ternyata bisa diperoleh, hingga kenyataan bahwa Bapak Ferdi diberi kekuatan pasca proses chemoteraphy yang pertama. Bapak Ferdi nampak sehat, bisa makan dengan baik dan tidak nampak gangguan yang berarti. Tuhan itu baik senantiasa! Jam menunjukkan hampir pukul 6:00 sore ketika kami pamit pulang di hari Sabat itu. Kita melayangkan doa bersama di luar ruangan, sementara Bapak Ferdi istirahat di dalam kamar.

Hari Rabu 8 Juli 2009, semua sudah selesai mengikuti pemilihan umum. Pada siang hari Diana Barnabas menelepon dan meminta kalau ada anggota jemaat yang bergolongan darah A bisa memberikan donor untuk Bapak Ferdi. Bapak Ferdi perlu mendapatkan transfusi darah untuk meningkatkan trombosit dan leukosit beliau. Apalagi Jumat 10 Juli nanti, chemoteraphy tahap kedua akan dijalankan. Pesan-pesan singkat dan telepon dilakukan kepada anggota jemaat Kemang Pratama untuk menanyakan kesediaan dan kecocokan golongan darah. Puji Tuhan ada 3 anggota jemaat yang siap menjadi donor. Bapak Joko Prasetyo siap untuk memberikan donor darah sore itu. Sementara Ibu Yunita Wuisan dan Ibu Annie Simanjuntak akan menyusul. Kami segera bergegas ke Palang Merah Indonesia (PMI) di jalan Kramat Raya. Pada hari Rabu Malam 8 Juli, 350 cc darah dari Bapak Joko dipindahkan ke kantong yang telah disediakan. Pak Joko nampak dengan wajah sukacita menjalankan proses ini. Bapak Rudy, adik dari Bapak Ferdi, turut juga menyumbangkan darahnya pada malam itu.

Usai memberikan donor darah, kami bergegas kembali ke R.S. Cikini. Di sana kami bertemu kembali dengan Bapak Ferdi dan Ibu Helda yang tengah bercakap-cakap di dalam kamar. Kami sampaikan bahwa pendonoran telah selesai. Tampak sinar kebahagiaan dan rasa syukur terpancar dari wajah Bapak Ferdi dan Ibu Helda. Bapak Ferdi mengangguk dan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Joko Prasetyo dan Bapak Ramlan Sormin yang telah datang malam itu. Sebelum pulang, Bapak Joko melayangkan doa khusus dari luar ruangan. Kami pamit pulang dengan rasa bahagia boleh diberi kesempatan untuk melawat dan memberi dukungan kekuatan bagi Bapak Ferdi dan Ibu Helda. Mari kita terus berdoa bagi Bapak Ferdi agar diberi kekuatan sementara menjalani pengobatan panjang ini, Tuhan kiranya memberikan keajaiban kesembuhan bagi Bapak Ferdi. Dan berdoa bagi Ibu Helda dan Derel, putranya, yang setia mendampingi beliau di rumah sakit.

Perawatan Bapak Ferdi masih sangat panjang. Setiap hari beliau perlu mendapatkan transfusi darah. Kepada semua pembaca yang memiliki golongan darah A dan tergerak untuk memberikan donor darahnya, boleh menghubungi Bapak Ramlan Sormin melalui email atau langsung datang ke R.S. Cikini kamar E 1 dan bertemu dengan Ibu Helda di sana. Tuhan memberkati kita semua.

Saturday, July 04, 2009

Kita Doakan Yang Sakit

Setelah mengalami sakit beberapa hari dan menjalani rawat jalan, Ibu Lience Sunaryo belum juga mendapatkan kesembuhan. Pada hari Kamis 2 Juli 2009, Ibu Sunaryo dibawa ke rumah sakit Global Awal Bros Kalimalang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pendeta R.Y. Hutauruk dan Ibu Dahlia Hutauruk membawa Ibu Sunaryo ke rumah sakit. Di bagian UGD, Ibu Sunaryo diperiksa lebih teliti melalui USG. Dokter menemukan infeksi pada bagian usus dan menganjurkan agar Ibu Sunaryo dirawat lebih lanjut di rumah sakit. Setelah menunggu beberapa saat, perawat mengantar Ibu Sunaryo ke ruang 302. Pada Kamis malam anggota jemaat datang menjenguk Ibu Sunaryo yang terbaring lemah dengan lengan menerima cairan infus. Anggota jemaat memberikan kekuatan, penghiburan dan melayangkan doa bagi kesembuhannya. Kita doakan agar Tuhan memberikan Ibu Sunaryo kepulihan kesehatan yang cepat.

Hari Jumat 3 Juli, diperoleh kabar dari Bapak Rizal Maringka, bahwa beberapa anggota Pathfinder Kemang Pratama jatuh sakit saat mengikuti Kampore Pathfinder Uni Indonesia Kawasan Barat 2009 yang tengah berlangsung di Coban Rondo, Malang, Jawa Timur. Mereka adalah Raissa Maringka, Rodney Maringka, Sandy Silalahi, Daniel Simanjuntak dan Friska Hutauruk. Raissa, Rodney dan Sandy menderita demam tinggi sejak beberapa hari lalu. Sandy dirawat di RS Hermina Malang, kondisinya saat ini semakin membaik. Raissa dan Rodney dirawat di rumah keluarga mereka di Malang. Hingga hari Jumat kemarin Rodney masih demam tinggi. Sementara Friska dan Daniel pada hari Jumat pagi kemarin mendapatkan perawatan di tenda kesehatan panitia kampore, juga karena demam yang tinggi. Direncanakan mereka akan mendapat perawatan lanjutan di kota Malang. Kita doakan anggota Pathfinder yang sakit agar mendapatkan kesembuhan yang sempurna. Kita doakan juga anggota Pathfinder yang lain dan para Pembina agar tetap sehat dalam mengikuti kampore yang akan usai hari Minggu 5 Juli 2009 besok.

Friday, June 19, 2009

Yoan Hutauruk - Juara 'Newspaper Reading'

Hari Minggu sore 14 Juni 2009 keluarga Pendeta R.Y. Hutauruk tengah bersiap-siap menuju Giant Supermall, Bekasi. Jam menunjukkan pukul pukul 14:15. Yoan Hutauruk sore itu akan mengikuti lomba “Newspaper Reading” di Bekasi yang diselenggarakan oleh tempat dimana ia mengambil kursus bahasa Inggris, yaitu Fasih Berbahasa Inggris. Terlihat Yoan merasa gugup. Lomba yang akan diadakan ini dihadiri oleh mamanya, yaitu Ibu Dahlia Hutauruk . Yoan sering merasa gugup gugup kalau ada orang terdekat yang melihat dia tampil. Sebelumnya Yoan telah mengadakan persiapan membaca artikel yang cukup. Dia berlatih membaca di depan kaca, di depan keluarga, namun tetap saja Yoan merasa ada yang kurang dan masih ada yang salah. Namun, untung saja bacaan tersebut menjadi bahan ulangan TOEFL Yoan waktu yang lalu, jadi sangat membantu Yoan dalam berlatih membaca artikel tersebut. Pada awalnya Yoan tidak terlalu khawatir, karena ini hanyalah lomba membaca, dan bukan lomba pidato. Mereka berangkat dari rumah pukul 15:00. Oma Tina Wira, Bapak Willy dan Ibu Yunita Wuisan turut serta dengan mereka.

Sampai di Giant Supermall Bekasi, Yoan mengambil nomor urut peserta dan mendapat urutan ketiga. Kegugupannya bertambah lagi, karena mendapat nomor yang termasuk nomor urut awal. Namun Yoan bersyukur tidak mendapat nomor urut pertama. Yoan masih menunggu sekitar 45 menit, dan menyaksikan penampilan anak- anak yang berada di tingkat bawahnya. Mereka tampak rileks, ceria, dan tenang. Setelah itu tiba giliran kelompok Yoan, yaitu Representative class dari tingkat remaja Advanced. Orang pertama yang tampil cukup baik, tenang dan spellingnya cukup baik. Begitu juga nomor urut kedua. Saatnya giliran Yoan, ia tampil agak gugup. Yoan terdiam sesaat, mencoba menenangkan diri dengan menarik nafas dalam-dalam. Hal itu dia lakukan dua kali. Lalu Yoan mulai membaca artikel yang berbicara tentang komputer, yaitu kerugian dan keuntungan dari komputer. Yoan mencoba untuk melihat ke penonton, dan matanya beradu pandang dengan mamanya, Yoan semakin gugup!! Semakin Yoan merasa gugup, semakin cepat dia membaca, hingga terjadi hal yang tidak diinginkan. Yoan terdiam sebentar, lalu mencoba membaca dan ternyata dia melewatkan satu paragraf yang harus dibaca! Yoan menatap kepada kedua juri di sisi kanan yang adalah gurunya. Dan gurunya juga tengah menatap Yoan, dan tersenyum , ternyata dia menyadari bahwa Yoan telah melewatkan satu paragraf. Setelah selesai, Yoan turun dari panggung dan kembali duduk bersama orangtuanya.

Tiba di tempat duduknya, Yoan berbisik kepada papanya, Pendeta Hutauruk. “Daddy, kita pulang saja…, acara sudah selesai.” Lalu papanya mencoba meyakinkan Yoan, bahwa apapun hasilnya, Yoan harus mengetahuinya. Yang penting dia sudah berusaha dengan maksimal. Dalam hati Yoan merasa dia belum tampil dengan maksimal. Tidak lama setelah itu, para pemenang lomba pun diumumkan. Pemenang lomba hanya ditentukan untuk dua orang dan masing-masing mendapatkan sebuah piala. Pemenang kedua adalah peserta pertama yang menurut Yoan tampil dengan bagus. Mendengar itu, hati Yoan agak kecewa. Akhirnya, pemenang pertama diumumkan…dan ternyata pemenangnya adalah….Yoan Hutauruk !! Yoan setengah tidak percaya dan perlu beberapa detik untuk meyakinkan dirinya bahwa dia adalah pemenang pertama lomba ini ! Dengan tenang Yoan naik ke panggung dan menerima sebuah piala kemenangan. Yoan merasa bersyukur kepada Tuhan atas berkatNya sehingga ia boleh mendapatkan juara pertama di lomba ini. Congratulation Yoan !!

Monday, June 08, 2009

Kita Doakan Bapak Sontani dan Tikno

Beberapa anggota jemaat Kemang Pratama saat ini tengah dirawat di rumah sakit. Bapak Sontani Purnama, ketua jemaat, harus masuk ke rumah sakit pada hari Jumat 5 Juni 2009. Bapak Sontani dirawat di RS Global Awal Bros, Kali Malang, kamar 503. Pada hari Minggu 7 Juni, anggota-anggota jemaat melawat dan berdoa bagi kesembuhan Bapak Sontani. Pendeta RY Hutauruk menjabat erat tangan Bapak Sontani seraya memberikan semangat agar cepat sembuh. Sementara itu Tikno, yang melayani sekretariat dan administrasi di gereja, mengalami demam yang tinggi. Pada hari Sabtu 6 Juni diperiksakan ke rumah sakit dan ternyata trombosit sudah turun dengan cepat. Dokter mendiagnosa Tikno menderita sakit demam berdarah. Pada hari yang sama Tikno dirawat di RS Budi Lestari, Kali Malang, Kamar Dahlia 2. Anggota jemaat melawat Tikno pada hari Minggu kemarin dan mendoakan agar Tikno cepat pulih kembali.

Mari kita mendoakan Bapak Sontani Purnama dan Tikno agar jamahan tangan Tuhan yang penuh kasih memberikan kesembuhan sempurna kepada mereka.

Saturday, May 23, 2009

Kita Doakan Pendeta R.Y. Hutauruk

Pada hari Kamis 21 Mei, Pendeta R.Y. Hutauruk, gembala jemaat Kemang Pratama, harus masuk ke ruang UGD di RS Global Awal Bros, karena merasakan tubuh yang amat lemah. Setelah pemeriksaan awal dilakukan, maka dokter memutuskan agar Pendeta Hutauruk menjalani perawatan di rumah sakit ini. Pada hari itu satu per satu anggota keluarga jemaat melawat Pendeta Hutauruk yang ada di ruang 304. Doa-doa dilayangkan bagi kesembuhan gembala kita. Mari kita tetap doakan Pendeta Hutauruk yang masih dirawat saat ini di RS Global Awal Bros. Semoga kesembuhan yang sempurna diberikan kepada Pendeta Hutauruk.

Saturday, April 04, 2009

Upacara Penamatan ke-125 dari AUP

Dengan bangga bangsa Indonesia mengukir prestasi mereka lewat keberhasilan anak-anak bangsa dalam jenjang pendidikan undergraduate, graduate dan postgraduate studies di Adventist University of the Philippines. Sekitar empat puluh tiga anak bangsa dari sekitar lima ratus empat puluh wisudawan telah di-wisuda pada hari Minggu, Maret 29, 2009 di Philippine International Church, AUP, Puting Kahoy Silang Cavite, Philippines. Motto dari kelas tamatan kali ini adalah “Glisnian”, yang artinya “Shining By Reflection”.

Graduation exercise yang ke-125 pada kali ini terkesan seperti acara wisuda yang biasa saja. Namun ada sesuatu yang istimewa yang membuat acara wisuda ini beda. Para pembicara yang telah diundang oleh AUP adalah mereka yang sudah di vote oleh AUP Board untuk dianugerahkan penghargaan Doctor of Honoris Causa dalam bidang Humanis. Pembicara Consecration pada malam Vesper yaitu Pdt. Steve Nobuaki Imai dari Japan Union Conference, beliau mengajak kelas tamatan untuk menjadi terang di mana saja mereka berada. Pada khotbah Sabat siang Evangelist Jannus O. Hutapea dari Jakarta, Indonesia, telah memberikan suatu khotbah yang sangat menarik dan penuh tantangan dengan memberikan ciri-ciri dari cahaya. Dengan gayanya yang khas, beliau juga telah membagikan pengalamannya dalam corporate world untuk tetap setia memberikan perpuluhan dan memelihara hari Sabat. Dan pembicara Commencement pada hari Minggu pagi oleh Mr. Frank Yeung Ming Lai dari Hongkong sebagai President dan CEO dari Hongkong Adventist Hospital, kembali memberi penekanan pada kelas tamatan untuk menjadi terang dalam kehidupan dan pekerjaan mereka.

M
asyarakat Indonesia merasa sangat tersanjung dengan hadirnya Duta Besar Luar Biasa Indonesia untuk Pilipina, Prof. Irzan Tandjung Ph.D. bersama ibu. Di tengah-tengah kesibukannya, beliau hadir sejak acara hari Sabat sampai acara hari Minggu. Di tengah-tengah kemeriahan acara, di antara orang tua kelas tamatan Indonesia yang telah datang dari seluruh pelosok Nusantara, telah hadir juga dua Ketua Uni kita, yaitu Pdt. Noldy Sakul dan istri dari Uni Indonesia Timur, Pdt.Johny Lubis dan istri dari Uni Indonesia Barat. Juga dari Konferens DKI telah hadir Ketua Konferens, Pdt.Lendra Situmorang dan istri dan Pdt. Berlin Samosir dan istri. Kehadiran mereka telah menambahkan semangat dari orang tua dan wisudawan/wati Indonesia.

Secara total menurut hitungan dari kelas tamatan orang Indonesia ada 38 wisudawan dan wisudawati yang dari Undergraduate, 3 dari Masteral, dan 2 mahasiswa dari tingkat Doctoral, sehingga diumumkan secara resmi total ada 43 orang Indonesia. Yang menonjol dari para orang Indonesia adalah keberhasilan dari orang-orang tua di tingkat Graduate dan Postgraduate Studies yang berhasil mencapai Cum Laude, Magna Cum Laude dan Suma Cum Laude serta adik-adik yang selesai di berbagai jurusan di undergraduate telah mendapatkan Dean’s List dan mencapai prestasi yang luar biasa. Dari jemaat Kemang Pratama yang wisuda adalah Jessica Febrina Wuisan dan mantan anggota jemaat Kemang Pratama adalah Stephanie Melinda Yonathan adalah keponakan dari Pdt. Jonathan Kuntaraf yaitu putri dari keluarga Tonny & Elisabeth Yonathan yang sekarang bermukim di Malang. Mereka berdua menamatkan pendidikannya dalam bidang Medical Technology. Kami sangat bangga akan semua pencapaian kalian semua!

Wednesday, April 01, 2009

Sabat Siang Bersama Tamu RSA Bandung

Usai khotbah Sabat 28 Maret, seperti biasa ibu-ibu telah mempersiapkan potluck di samping gereja. Semua tamu-tamu dan anggota jemaat bergabung dan bersiap untuk menikmati makan siang yang telah dipersiapkan di atas meja. Pelbagai menu vegetarian telah terhidang dan semua kelihatan menarik serta baik untuk kesehatan. Rombongan tamu dari Rumah Sakit Advent Bandung pun sudah bergabung. Doa makan dilayangkan, satu per satu antri untuk mengambil makanan. Masing-masing mengambil tempat yang tersedia.

Kesempatan makan siang dipakai sekaligus untuk bercerita bersama dengan tamu-tamu dari RSA Bandung. Di salah satu sudut Bapak Wilson Tobing , Pdt R.Y. Hutauruk, Bapak Sudianto Suhardjo, Bapak Zeplin Sijaban, dan Bapak Jeff Eman asyik berbicara dengan Dr. Jay Tombokan beserta Ibu Elsye Tombokan. Bapak Jay yang sering membawa pekabaran Tuhan ke pelbagai daerah di Indonesia menceritakan pengalaman-pengalamannya yang sangat menarik dalam menginjil. Tiap-tiap daerah yang Dr. Jay kunjungi memiliki ciri khas pendekatan agar pekabaran injil bisa berhasil. Semua antusias mendengarkan pengalaman Dr. Jay dan secara bergantian mereka saling bertukar pengalaman. Asyik sekali pembicaraan siang itu. Di sebelah mereka, ada Farissa Suhardjo dan Prisilia Tombokan yang tengah asyik juga berbicara.

Sementara di sudut lain, Bapak Ramlan Sormin berkesempatan berbicara dengan Bapak Verry, dari bagian Diklat RSA, sekaligus juga pemimpin departemen Komunikasi jemaat Cihampelas. Bapak Ramlan menaruh minat dengan topik perkembangan RSA Bandung saat ini yang disampaikan oleh Bapak Verry. Setelah itu Bapak Ramlan dan Ibu Evelyn bertemu dengan Laura dan Bruce Sumendap. Mereka asyik saling bertukar cerita. Tidak lama kemudian Pendeta Supriyono Sarjono bergabung. Bruce dan Pendeta Sarjono adalah anggota Tim Kadnet Bandung. Cerita seputar pelayanan di media Kadnet dibicarakan dengan hangat oleh mereka.

Tidak terasa waktu berjalan cepat siang itu. Dr. Jay dan rombongan bersiap-siap untuk pulang. Sebelum pulang, kita kembali berbincang-bincang di halaman depan. Jemaat Kemang Pratama mengundang Dr. Jay untuk datang kembali bersama rombongan untuk membawakan seminar kesehatan. Undangan disambut dengan baik oleh Dr. Jay beserta semua anggota tim dan bulan Mei nanti mereka akan kembali lagi. Sebelum pulang, Dr. Jay menyampaikan terima kasih kepada jemaat Kemang Pratama yang telah menerima pelayanan mereka dengan baik. Bapak Wilson Tobing, salah satu pimpinan jemaat, menyampaikan terima kasih kepada pelayanan dari RSA Bandung yang baik bagi gereja Kemang Pratama. Pendeta Hutauruk juga menyampaikan terima kasih kepada semua yang telah datang dari Bandung untuk melayani di sepanjang acara Sabat, kemudian doa bagi rombongan RSA Bandung dilayangkan oleh Pendeta Hutauruk.

Wednesday, March 18, 2009

Sabat Siang Bersama Bapak Salmon Luntungan

Usai khotbah Sabat 14 Maret yang dibawakan oleh Bapak Salmon Luntungan, jemaat menikmati potluck bersama. Beberapa ketua dan anggota jemaat berbincang asyik dengan Bapak Salmon. Yang menarik dari Bapak Salmon adalah beliau begitu fasih menguasai bahasa Batak. Ada banyak kutipan-kutipan dalam khotbah yang disebutkan dalam bahasa Batak. Semua kagum dengan kefasihan beliau. Usai makan siang, Bapak Salmon mohon pamit kepada semua jemaat. Pdt R.Y. Hutauruk, Bapak Christian Siboro, Bapak Wilson Tobing, Bapak Willy Wuisan, Bapak Rizal Maringka, dan Bapak Ramlan Sormin masih terus berbincang-bincang dengan Bapak Salmon sementara beliau melangkah meninggalkan halaman gereja menuju ke mobil. Bapak Salmon bukan hanya fasih berbahasa Batak, tapi juga mengetahui dengan jelas asal dan nama kampung halaman dari marga-marga yang disebutkan. Luar biasa ! Kami terus berbincang asyik hingga tiba di mobil yang dikemudikan oleh Ibu Erna Luntungan dan putrinya yang duduk di bangku tengah. Terima kasih Bapak Salmon untuk kunjungannya. Tuhan memberkati dalam pelayanan di Konferens DKI Jakarta dan sekitarnya.

Friday, March 13, 2009

Satu Sabat Sore ...

Hari Sabat 7 Maret, sudah hampir jam 4:00 sore. Sebentar lagi acara PA akan dimulai. Banyak aktifitas yang telah dilakukan mulai dari perbaktian di pagi hari hingga siang. Anak-anak tengah bergiat dengan kelas-kelas Adventurer dan Pathfinder di luar gereja. Di dalam gereja, Bapak Sudianto, Bapak Asto dan Robert Rihihina sedang memainkan gitar bersama Bapak Agustinus Silalahi pada organ. Yang lain sedang memilih lagu-lagu yang mau dinyanyikan. Bapak Willy Wuisan, Bapak Munas Tambunan, Bapak Johny Situmorang dan Bapak Sudianto Suhardjo memilih lagu yang akan dinyanyikan. Tiba-tiba Bapak Sudianto mengusulkan lagu “There Is A River” dari Bill Gaither untuk dinyanyikan. Tapi…syair lagunya tidak ingat !

Untung ada Robert Rihihina yang coba-coba mencari syair lagunya lewat handphone. Syair lagu akhirnya didapat dan segera dituliskan dengan sigap oleh Robert di atas kertas. Maka mengalirlah alunan suara kwartet. Bapak Mulana Simanjuntak bergabung, sehingga terciptalah quintet yang mantap pada sore itu. Mengambil nada-nada tinggi, Bapak Mulana dan Bapak Johny tampak padu dengan suara dari yang lain. “There is a river…that flows from deep within…there is a fountain…that frees my soul from sin….” Waahh…asyik sekali mereka berlatih. Sementara di dekat piano, ibu-ibu tampak berlatih sebuah lagu dengan penuh semangat. Bapak Gilbert Sinaga memimpin latihan sambil diiringi oleh Ibu Janeth Siboro pada piano. Sesekali Bapak Gilbert memberikan arahan nyanyian kepada ibu-ibu yang mendengarkan dengan penuh perhatian. Beberapa kalimat syair lagu yang dinyanyikan para ibu-ibu terdengar mengalun merdu sore hari itu. Sore hari menjelang acara Pemuda Advent, menjadi saat yang penuh pujian bagi Tuhan !

Sport Day !

Hari Minggu 8 Maret menjelang jam 7:00 pagi, lapangan Futsal dan Badminton Tirtamas di kompleks perumahan Taman Galaxy sudah mulai ramai oleh orang-orang yang giat berolah raga. Pemuda dan anak-anak dari jemaat Kemang Pratama sudah mulai berkemas memakai sepatu dan pakaian olah raga di pinggir lapangan. Tidak ketinggalan orang tua pun ikut bersiap-siap. Lapangan Futsal dengan rumput sintetisnya yang hijau dan lembut telah menunggu para pemain. Prriiitttttt….!!! Permainan telah dimulai. Asto dan Robert di satu sisi lapangan sibuk mengoper bola kepada Larry dan Bapak Johny Situmorang yang ada di depan. Sementara Timoti Tambunan berada di belakang gawang. Veber, Rodney dan Joel sebagai striker sudah ada di depan gawang lawan. Tidak lama kemudian “goooll….!!”, sambut mereka dengan gembira. Sementara dari sisi lapangan lain, Bapak Rizal Maringka mengoper bola kepada Daniel. Daniel meneruskan kepada Doddy dan Michael mengoper kepada Steven dan Timoti Purnama yang ada di tengah. Dengan sigap bola dioper kepada Bapak Ramlan Sormin yang memberi umpan ke tengah kepada Malvin dan gooolll….!!! Bergantian gol-gol indah tercipta. Semua menikmati permainan di pagi hari. Keringat sehat bercucuran sementara bola terus bergulir ke kiri dan ke kanan. Jam delapan tepat, bel berbunyi. Pertandingan di akhiri dengan skor 8 – 7 ! untuk Asto dan kawan-kawan.


Sementara di lapangan badminton, tampak Bapak Viertin Tobing, Bapak Ricky Tambunan, David Chandra dan Bapak Tikno dengan seru mengolah raket untuk menciptakan skor. Sesekali mereka mengambil waktu beristirahat sambil menikmati jalannya pertandingan futsal. Semua yang hadir menikmati olah raga bersama yang diadakan setiap hari Minggu jam 7:00 pagi ini. Keringat di pagi hari memang sehat untuk tubuh kita. Setelah kerohanian disegarkan sepanjang hari Sabat, di hari Minggu ini kebugaran fisik didapatkan juga.

Tuesday, March 03, 2009

Panjang Umurnya …! Panjang Umurnya …!

Setelah mengikuti khotbah dan acara penghiburan di gereja pada Sabat 28 Februari, hujan turun dengan cukup deras. Semua jemaat dan tamu-tamu bergegas untuk mengikuti acara potluck. Ibu-ibu dengan sigap mempersiapkan piring-piring pada tempatnya. Sementara di atas meja ada sebuah kue ulang tahun dengan 2 buah lilin di atasnya. Siapa yang berulang tahun ke – 2 ya ? Di depan kue ulang tahun sudah ada Pierson dan Ibu Rini Napitupulu, mamanya. Ternyata Pierson genap berusia 2 tahun minggu lalu, dan mamanya juga turut berulang tahun. Di samping itu Jessica Wuisan, juga berulang tahun di minggu lalu, bersama dengan beberapa anggota jemaat lainnya. Lilin pun segera dinyalakan. Bapak Mulana Simanjuntak mengajak hadirin menyanyikan lagu untuk yang berulang tahun. “Happy birthday…happy birthday…happy birthday to you….!!”. Dan wwuuuuussss…..!!! Pierson berhasil meniup kedua lilin disertai tepuk tangan bahagia dari semua yang hadir. Pendeta R.Y. Hutauruk melayangkan doa berkat bagi semua yang berulang tahun di minggu lalu. Selamat ulang tahun Pierson, Rini dan Jessica ! Panjang umur dan Tuhan memberkati dengan limpah !!

Monday, March 02, 2009

Video Production & e-Publication Seminar


Video Production and e-Publication Seminar yang diselenggarakan oleh Departemen Komunikasi Uni Indonesia Kawasan Barat bekerja sama dengan Departemen Komunikasi Divisi Asia Pacific Selatan telah berjalan pada 24 - 26 Februari 2009 lalu dengan baik. Ada banyak pelajaran-pelajaran yang menarik bagi para tim komunikasi dari Konferens, Daerah, dan gereja-gereja yang hadir pada saat itu. Teknik video making, website, report writing styles, membuat studio, video mixing, membuat video project dalam group, berdiskusi, sharing...dan lain-lain yang sangat interaktif dan menarik. Berita selengkapnya akan dituliskan Selasa 3 Maret besok di halaman website ini. Mari kita datang lagi besok menyimak berita selengkapnya !

Wednesday, February 25, 2009

Tiup Lilinnya..! Tiup Lilinnya…!

Usai khotbah di Sabat 21 Februari, jemaat dan para tamu pergi menuju ke samping gereja untuk mengikuti acara potluck. Beberapa ibu-ibu sibuk mengurus makanan yang akan dihidangkan. Dan terlihat ada juga kue ulang tahun dilumuri oleh potongan-potongan coklat. Waaahh…siapa yang ulang tahun kali ini ya ?? Ohh..ternyata Felisya Tambunan yang menyiapkannya untuk bersyukur atas berkat Tuhan. Dia berulang tahun minggu lalu. Dan ada beberapa anggota jemaat lainnya yang berulang tahun juga minggu lalu seperti Feronika dan Rini Napitupulu. Yang hadir pun mulai menyanyikan lagu Happy Birthday To You ! Dan dilanjutkan dengan Tiup Lilinnya ! Tampak Felisya dan Feronika senyum-senyum bahagia mendengar nyanyian yang penuh semangat dari yang hadir. Setelah itu Pdt RY Hutauruk melayangkan doa berkat buat mereka. Usai doa, semua yang hadir memberikan selamat kepada Felisya dan Feronika yang menyambut salaman dengan sukacita. Selamat Ulang Tahun Felisya, Feronika dan Rini !! Panjang umur dan Tuhan memberkati kalian senantiasa !!

Friday, February 20, 2009

Futsal dan Badminton Day !

Hari Minggu 15 Februari hari yang ditunggu-tunggu oleh bapak-bapak, orang muda dan anak-anak. Kenapa? Karena hari itu diadakan olahraga bersama. Dan tidak tanggung-tanggung, olah raga favorit banyak orang, yaitu : Futsal dan Badminton !

Sejak pukul 7:00 pagi lapangan Badminton dan Futsal yang ada di kompleks perumahan Galaxy telah dipadati oleh bapak-bapak, orang muda dan anak-anak. Di lapangan badminton tampak Bapak Viertin Tobing, Jamesson dan Lenny Silitonga serta Bapak Marlan Sianturi asyik bermain badminton.

Sementara di lapangan futsal…wahh…tidak terhitung banyaknya yang bermain…! Semua sibuk mengejar si kulit bundar, berusaha merebut dari kaki lawan, menggocek bola, mengejar lawan, mengoper kepada teman, sundul bola, tendangan mengarah ke gawang lawan…dan….ggoooooollll!!!! Bukan hanya pemain yang berkejar-kejaran, tapi skor pertandingan ikut juga berkejar-kejaran 1:1 , 2:2, 4:3, dst. Sesekali kapten mengatur serangan dengan berteriak dan memberi umpan kepada teman yang ada di depan. Ada banyak juga yang terjatuh bangun. Bapak David Tampubolon tampak jatuh setelah mendapat sliding tackle dari anak-anak … tapi hanya untuk menambah seru permainan saja karena Bapak David segera bangkit dengan tawa lebar. Di sisi anak-anak tidak ketinggalan Junior Tampubolon, Veber Sormin, Timoti Purnama, Stefanus Purnama, Joel Barnabas dan yang lainnya menggolkan ke gawang lawan secara bergantian. Bila gol tercipta, mereka berlari mengacungkan tangan seperti layaknya pemain liga Inggris !! Tidak ketinggalan juga Robert Rihi Hina yang sebagai kiper sekali sekali maju ke depan gawang lawan, juga ada Asto Sulasta, Larry Manurung, Joy Silaban, Bapak Ricky Tambunan, Bapak Christian Siboro turut mengejar dan memasukkan bola ke gawang lawan. Sementara Bapak Ramlan dan Ibu Evelyn Sormin serta Bapak Rizal dan Ibu Gladys Maringka, bertepuk memberi semangat dari bangku penonton. Akhirnya waktu menunjukkan pukul 8:00 pagi, saat pertandingan usai. Kedudukan akhir sama kuat 14:14. Hebat sekali ! Semua bergembira dan merasa lebih bugar setelah mengeluarkan keringat di pagi hari dan pulang dengan sukacita.

Tuesday, February 17, 2009

Happy Birthday !

Usai khotbah Sabat 14 Februari, jemaat bersiap untuk mengikuti acara potluck. Tapi sebelum potluck ada sesuatu yang istimewa. Sebuah kue ulang tahun telah disiapkan oleh Friska Hutauruk yang berulang tahun tepat di Sabat 14 Februari. Dan tidak hanya Friska, tapi ada juga Sherly Situmorang dan Ibu Annie Simanjuntak turut berulang tahun di minggu lalu, beserta beberapa lagi. Dan semua yang hadir serentak menyanyikan Happy Birthday ! Happy Birthday ! dengan penuh sukacita. Setelah doa berkat dilayangkan untuk mereka yang berulang tahun, semua mengucapkan selamat ulang tahun kepada mereka masing-masing. Selamat Ulang Tahun kepada semua ! Tuhan memberkati senantiasa dengan berkat kesehatan, umur panjang dan sukacita !