If I could catch a rainbow, I would do it just for you, and share with you its beauty, on the days you're feeling blue. If I could build a mountain, you could call your very own, a place to find serenity, a place to be alone. If I could take your troubles, I would toss them in the sea, but all these things I'm finding, are impossible for me. I cannot build a mountain, or catch a rainbow fair, but let me be what I know best, a friend who's always there. - Kahlil Gibran -
Tuesday, February 12, 2013
Kedatangan Pemimpin Gereja Advent Sedunia di Jakarta.
Kedatangan Pemimpin Gereja Advent Sedunia di Jakarta 2
beserta rombongan (Isteri Pdt. Ted Wilson, Pdt. A. Gulfan, Pdt. J. Lubis, Pdt. J.S Peranginangin, Pdt. Noldy Sakul,Pdt. M. Sagala, Pdt. S. Simorangkir, Jendral T.B Silalahi). Masih terlihat sedikit tanda lelah di wajah beliau oleh karena beliau baru saja tiba setelah mengadakan kunjungan kerja di Manado. Namun terlihat dari kesungguhan hati, beliau senang menerima kehadiran Pdt. Ted. Wilson sebagai pimpinan GMAHK se-dunia.
Sebelum berpisah, President SBY memperkenalkan dan mengingatkan bahwasanya pertemuan tersebut diprakarsai oleh Jendral TB. Silalahi dan Jendral TB. Silalahi sambil berkelakar berkata, kali ini saya bertemu dengan President SBY bukan sebagai jendral tapi sebagai Pendeta karena yang hadir adalah Pendeta-pendeta Advent.
Setelah kami berpisah dengan President SBY, Pdt. Ted. Wilson mendapat kesempatan untuk berbicara dengan wartawan dan menerangkan secara ringkas pembicaraan yang sudah dilakukan bersama President SBY.
Dan di saat yang sama, tidak mudah untuk melihat persoalan dan mengungkapkannya dengan baik dan benar. Maukah kalian saya doakan agar Tuhan menolong kalian supaya bisa melaporkan berita lebih baik?" Para wartawan yang hadir katakan, mau. Dan akhirnya, Pdt. Ted. Wilson secara singkat mendoakan wartawan yang hadir. Sunday, March 20, 2011
Bersabat di Bukit Zaitun
Puji Tuhan, jemaat ini dapat berbakti di sebuah gedung yang memang diperuntukan untuk kebaktian.Saat kami menghadiri perbaktian di jemaat ini, terasa sekali suasana kekeluargaan dalam jemaat ini. Dengan anggota yang hanya sekitar 20 orang saja, jemaat yang digembalakan oleh Pdt. Brame Sodakh ini dapat membangun perbaktian yang solem. Tidak terdengar bisik-bisik yang kadang menggangu perbaktian. Bahkan anak-anak duduk manis di dekat orang tua mereka. Semua berlangsung dengan tertib dan hikmat.
Pada acara khotbah, yang membawakan pekabaran khotbah adalah Pdtm. John Firmanto, yang merupakan guru Alkitab di
Perguruan Advent Sukabumi. Diawali dengan pembacaan ayat Alkitab bersahutan yang diambil dari Mazmur 133:1-3, kemudian dilanjutkan dengan lagu pembukaan "Adakah Yesus Lindung Aku" dari Lagu Sion no. 123. Doa pembukaan sekaligus doa syafaat dibawakan oleh bapak Sontani Purnama. Bacaan persembahan dibawakan oleh bapak Silas Banu, yang merupakan ketua jemaat Bukit Sion. Usai diakon mengumpulkan persembahan, kembali bapak Sontani Purnama melayangkan doa syukur atas persembahan yang sudah dikumpulkan. Sabat ini cerita untuk anak tidak ada, oleh sebab itu acara dilanjutkan dengan mendengarkan lagu pujian yang dibawakan oleh kel. Sontani Purnama.Ayat inti pekabaran sabat ini diambil dari Kejadian 17:1 "Ketika Abram berumur sembilan puluh sembilan tahun, maka TUHAN menampakkan diri kepada Abram dan berfirman kepadanya: "Akulah Allah Yang Mahakuasa, hiduplah di hadapan-Ku
dengan tidak bercela". Pdtm. John Firmanto memulai khotbahnya dengan menceritakan bagaimana dunia sudah rusak. Ada gempa bumi, ada tsunami, kebakaran dan lain-lain. Ini semua disebabkan karena bumi sudah tidak kuat lagi, karena manusia sudah melanggar 10 hukum. Ada suatu pengalaman unik sekaligus ironis, saat pembicara melakukan perjalanan laut di daerah Sulawesi Utara. Saat itu, kapal yang ditumpangi oleh pembicara terhantam badai. Badai yang mengamuk membuat semua orang ketakutan dan berteriak-teriak. Doa-doa sudah dilayangkan, namun badai tidak kunjung berhenti. Akhirnya, beberapa orang menyanyikan lagu "El Shaddai". El Shaddai - Allah Maha Kuasa. Dan benar, setelah lagu itu dinyanyikan, badai mulai mereda. Semua bersuka cita. Namun, dalam sukacita mereka, bukan pujian yang dilayangkan, namun lagu "El Shaddai" berubah menjadi lagu "Pato-pato". Dalam Matius 28:18 dikatakan "Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi". Yesuslah yang Maha Kuasa. Tidak ada persoalan apapun yang tidak dapat diselesaikan oleh-Nya.Diakhir perbaktian, semua yang hadir bersalaman dan membentuk lingkaran, kemudian mengucapkan selamat sabat 3x, Haleluhya. Amin. Usai perbaktian, acara dilanjutkan dengan potluck. Sungguh suatu perbaktian yang penuh dengan kekeluargaan.
Tuhan Memberkarti.
-aster ungu-
Thursday, November 19, 2009
Saatnya Untuk Memilih
Thursday, August 06, 2009
Happy Birthday Ivada !
Khotbah Sabat 1 Agustus 2009 baru saja usai. Anggota jemaat dan tamu-tamu yang hadir berjalan menuju halaman samping gereja. Saatnya untuk menyantap makan siang bersama yang telah disiapkan oleh ibu-ibu. Ooohh…tunggu dulu ! Ada kue ulang tahun di atas meja ! Siapa yang ulang tahun ya ?? Di atas kue tertulis Ivada Zanetta Putri. Waaah, ternyata Ivada yang berulang tahun persis di hari Sabat ini.
dengan sambutan spontan dari yang hadir. Ivada didampingi juga oleh adiknya, Angga, serta Ibu Ivone Darmadji, mamanya. Ivada tepat berusia 9 tahun di hari Sabat ini. Pendeta R.Y. Hutauruk melayangkan doa berkat untuk Ivada, agar terus bertumbuh menjadi anak yang baik,pintar, sehat, menurut kepada orang-tua dan menjadi anak Tuhan Yesus. Usai doa dilayangkan, satu per satu mengucapkan selamat kepada Ivada yang menyambut dengan senyum simpul. Selamat ulang tahun Ivada ! Tuhan memberkati selalu.Thursday, July 09, 2009
Kita Bantu Bapak Ferdi Rusdiansyah

Pada bulan lalu, jemaat Kemang Pratama mendapat kabar bahwa Bapak Ferdi Rusdiansyah, suami dari Helda Papudi dan adik ipar dari Diana Barnabas, didiagnosa terkena Leukemia. Bapak Ferdi yang saat itu masih berada di Balikpapan mendapat rujukan untuk diperiksa lebih lanjut di R.S. PGI Cikini Jakarta. Sejak dua minggu lalu Bapak Ferdi dirawat di ruang E 1 R.S. Cikini. Pemeriksaan lebih lanjut menguatkan diagnosis sebelumnya. Dokter yang menangani memutuskan untuk memulai proses chemoteraphy untuk Bapak Ferdi. Pada hari Jumat 3 Juli, chemoteraphy yang pertama telah dilaksanakan dengan baik. Pada hari Sabat 4 Juli, Bapak Ferdi dan Helda mendapat perlawatan dari beberapa anggota jemaat di Samarinda, Balikpapan dan jemaat Kemang Pratama. Kebetulan ada pendeta dan anggota dari Kalimantan yang tengah mengikuti studi lanjutan di Unai dan menyempatkan diri untuk datang melawat.

Saturday, July 04, 2009
Kita Doakan Yang Sakit

Setelah mengalami sakit beberapa hari dan menjalani rawat jalan, Ibu Lience Sunaryo belum juga mendapatkan kesembuhan. Pada hari Kamis 2 Juli 2009, Ibu Sunaryo dibawa ke rumah sakit Global Awal Bros Kalimalang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pendeta R.Y. Hutauruk dan Ibu Dahlia Hutauruk membawa Ibu Sunaryo ke rumah sakit. Di bagian UGD, Ibu Sunaryo diperiksa lebih teliti melalui USG. Dokter menemukan infeksi pada bagian usus dan menganjurkan agar Ibu Sunaryo dirawat lebih lanjut di rumah sakit. Setelah menunggu beberapa saat, perawat mengantar Ibu Sunaryo ke ruang 302. Pada Kamis malam anggota jemaat datang menjenguk Ibu Sunaryo yang terbaring lemah dengan lengan menerima cairan infus. Anggota jemaat memberikan kekuatan, penghiburan dan melayangkan doa bagi kesembuhannya. Kita doakan agar Tuhan memberikan Ibu Sunaryo kepulihan kesehatan yang cepat.

Hari Jumat 3 Juli, diperoleh kabar dari Bapak Rizal Maringka, bahwa beberapa anggota Pathfinder Kemang Pratama jatuh sakit saat mengikuti Kampore Pathfinder Uni Indonesia Kawasan Barat 2009 yang tengah berlangsung di Coban Rondo, Malang, Jawa Timur. Mereka adalah Raissa Maringka, Rodney Maringka, Sandy Silalahi, Daniel Simanjuntak dan Friska Hutauruk. Raissa, Rodney dan Sandy menderita demam tinggi sejak beberapa hari lalu. Sandy dirawat di RS Hermina Malang, kondisinya saat ini semakin membaik. Raissa dan Rodney dirawat di rumah keluarga mereka di Malang. Hingga hari Jumat kemarin Rodney masih demam tinggi. Sementara Friska dan Daniel pada hari Jumat pagi kemarin mendapatkan perawatan di tenda kesehatan panitia kampore, juga karena demam yang tinggi. Direncanakan mereka akan mendapat perawatan lanjutan di kota Malang. Kita doakan anggota Pathfinder yang sakit agar mendapatkan kesembuhan yang sempurna. Kita doakan juga anggota Pathfinder yang lain dan para Pembina agar tetap sehat dalam mengikuti kampore yang akan usai hari Minggu 5 Juli 2009 besok.
Friday, June 19, 2009
Yoan Hutauruk - Juara 'Newspaper Reading'
Hari Minggu sore 14 Juni 2009 keluarga Pendeta R.Y. Hutauruk tengah bersiap-siap menuju Giant Supermall, Bekasi. Jam menunjukkan pukul pukul 14:15. Yoan Hutauruk sore itu akan mengikuti lomba “Newspaper Reading” di Bekasi yang diselenggarakan oleh tempat dimana ia mengambil kursus bahasa Inggris, yaitu Fasih Berbahasa Inggris. Terlihat Yoan merasa gugup. Lomba yang akan diadakan ini dihadiri oleh mamanya, yaitu Ibu Dahlia Hutauruk . Yoan sering merasa gugup gugup kalau ada orang terdekat yang melihat dia tampil. Sebelumnya Yoan telah mengadakan persiapan membaca artikel yang cukup. Dia berlatih membaca di depan kaca, di depan keluarga, namun tetap saja Yoan merasa ada yang kurang dan masih ada yang salah. Namun, untung saja bacaan tersebut menjadi bahan ulangan TOEFL Yoan waktu yang lalu, jadi sangat membantu Yoan dalam berlatih membaca artikel tersebut. Pada awalnya Yoan tidak terlalu khawatir, karena ini hanyalah lomba membaca, dan bukan lomba pidato. Mereka berangkat dari rumah pukul 15:00. Oma Tina Wira, Bapak Willy dan Ibu Yunita Wuisan turut serta dengan mereka.Sampai di Giant Supermall Bekasi, Yoan mengambil nomor urut peserta dan mendapat urutan ketiga. Kegugupannya bertambah lagi, karena mendapat nomor yang termasuk nomor urut awal. Namun Yoan bersyukur tidak mendapat
nomor urut pertama. Yoan masih menunggu sekitar 45 menit, dan menyaksikan penampilan anak- anak yang berada di tingkat bawahnya. Mereka tampak rileks, ceria, dan tenang. Setelah itu tiba giliran kelompok Yoan, yaitu Representative class dari tingkat remaja Advanced. Orang pertama yang tampil cukup baik, tenang dan spellingnya cukup baik. Begitu juga nomor urut kedua. Saatnya giliran Yoan, ia tampil agak gugup. Yoan terdiam sesaat, mencoba menenangkan diri dengan menarik nafas dalam-dalam. Hal itu dia lakukan dua kali. Lalu Yoan mulai membaca artikel yang berbicara tentang komputer, yaitu kerugian dan keuntungan dari komputer. Yoan mencoba untuk melihat ke penonton, dan matanya beradu pandang dengan mamanya, Yoan semakin gugup!! Semakin Yoan merasa gugup, semakin cepat dia membaca, hingga terjadi hal yang tidak diinginkan. Yoan terdiam sebentar, lalu mencoba membaca dan ternyata dia melewatkan satu paragraf yang harus dibaca! Yoan menatap kepada kedua juri di sisi kanan yang adalah gurunya. Dan gurunya juga tengah menatap Yoan, dan tersenyum , ternyata dia menyadari bahwa Yoan telah melewatkan satu paragraf. Setelah selesai, Yoan turun dari panggung dan kembali duduk bersama orangtuanya.
Yoan, bahwa apapun hasilnya, Yoan harus mengetahuinya. Yang penting dia sudah berusaha dengan maksimal. Dalam hati Yoan merasa dia belum tampil dengan maksimal. Tidak lama setelah itu, para pemenang lomba pun diumumkan. Pemenang lomba hanya ditentukan untuk dua orang dan masing-masing mendapatkan sebuah piala. Pemenang kedua adalah peserta pertama yang menurut Yoan tampil dengan bagus. Mendengar itu, hati Yoan agak kecewa. Akhirnya, pemenang pertama diumumkan…dan ternyata pemenangnya adalah….Yoan Hutauruk !! Yoan setengah tidak percaya dan perlu beberapa detik untuk meyakinkan dirinya bahwa dia adalah pemenang pertama lomba ini ! Dengan tenang Yoan naik ke panggung dan menerima sebuah piala kemenangan. Yoan merasa bersyukur kepada Tuhan atas berkatNya sehingga ia boleh mendapatkan juara pertama di lomba ini. Congratulation Yoan !!Monday, June 08, 2009
Kita Doakan Bapak Sontani dan Tikno
Beberapa anggota jemaat Kemang Pratama saat ini tengah dirawat di rumah sakit. Bapak Sontani Purnama, ketua jemaat, harus masuk ke rumah sakit pada hari Jumat 5 Juni 2009. Bapak Sontani dirawat di RS Global Awal Bros, Kali Malang, kamar 503. Pada hari Minggu 7 Juni, anggota-anggota jemaat melawat dan berdoa bagi kesembuhan Bapak Sontani. Pendeta RY Hutauruk menjabat erat tangan Bapak Sontani seraya memberikan semangat agar cepat sembuh.
Sementara itu Tikno, yang melayani sekretariat dan administrasi di gereja, mengalami demam yang tinggi. Pada hari Sabtu 6 Juni diperiksakan ke rumah sakit dan ternyata trombosit sudah turun dengan cepat. Dokter mendiagnosa Tikno menderita sakit demam berdarah. Pada hari yang sama Tikno dirawat di RS Budi Lestari, Kali Malang, Kamar Dahlia 2. Anggota jemaat melawat Tikno pada hari Minggu kemarin dan mendoakan agar Tikno cepat pulih kembali.Saturday, May 23, 2009
Kita Doakan Pendeta R.Y. Hutauruk
Pada hari Kamis 21 Mei, Pendeta R.Y. Hutauruk, gembala jemaat Kemang Pratama, harus masuk ke ruang UGD di RS Global Awal Bros, karena merasakan tubuh yang amat lemah. Setelah pemeriksaan awal dilakukan, maka dokter memutuskan agar Pendeta Hutauruk menjalani perawatan di rumah sakit ini. Pada hari itu satu per satu anggota keluarga jemaat melawat Pendeta Hutauruk yang ada di ruang 304. Doa-doa dilayangkan bagi kesembuhan gembala kita. Mari kita tetap doakan Pendeta Hutauruk yang masih dirawat saat ini di RS Global Awal Bros. Semoga kesembuhan yang sempurna diberikan kepada Pendeta Hutauruk.
Saturday, April 04, 2009
Upacara Penamatan ke-125 dari AUP
Dengan bangga bangsa Indonesia mengukir prestasi mereka lewat keberhasilan anak-anak bangsa dalam jenjang pendidikan undergraduate, graduate dan postgraduate studies di Adventist University of the Philippines. Sekitar empat puluh tiga anak bangsa dari sekitar lima ratus empat puluh wisudawan telah di-wisuda pada hari Minggu, Maret 29, 2009 di Philippine International Church, AUP, Puting Kahoy Silang Cavite, Philippines. Motto dari kelas tamatan kali ini adalah “Glisnian”, yang artinya “Shining By Reflection”.Graduation exercise yang ke-125 pada kali ini terkesan seperti acara wisuda yang
biasa saja. Namun ada sesuatu yang istimewa yang membuat acara wisuda ini beda. Para pembicara yang telah diundang oleh AUP adalah mereka yang sudah di vote oleh AUP Board untuk dianugerahkan penghargaan Doctor of Honoris Causa dalam bidang Humanis. Pembicara Consecration pada malam Vesper yaitu Pdt. Steve Nobuaki Imai dari Japan Union Conference, beliau mengajak kelas tamatan untuk menjadi terang di mana saja mereka berada. Pada khotbah Sabat siang Evangelist Jannus O. Hutapea dari Jakarta, Indonesia, telah memberikan suatu khotbah yang sangat menarik dan penuh tantangan dengan memberikan ciri-ciri dari cahaya. Dengan gayanya yang khas, beliau juga telah membagikan pengalamannya dalam corporate world untuk tetap setia memberikan perpuluhan dan memelihara hari Sabat. Dan pembicara Commencement pada hari Minggu pagi oleh Mr. Frank Yeung Ming Lai dari Hongkong sebagai President dan CEO dari Hongkong Adventist Hospital, kembali memberi penekanan pada kelas tamatan untuk menjadi terang dalam kehidupan dan pekerjaan mereka.
Masyarakat Indonesia merasa sangat tersanjung dengan hadirnya Duta Besar Luar Biasa Indonesia untuk Pilipina, Prof. Irzan Tandjung Ph.D. bersama ibu. Di tengah-tengah kesibukannya, beliau hadir sejak acara hari Sabat sampai acara hari Minggu. Di tengah-tengah kemeriahan acara, di antara orang tua kelas tamatan Indonesia yang telah datang dari seluruh pelosok Nusantara, telah hadir juga dua Ketua Uni kita, yaitu Pdt. Noldy Sakul dan istri dari Uni Indonesia Timur, Pdt.Johny Lubis dan istri dari Uni Indonesia Barat. Juga dari Konferens DKI telah hadir Ketua Konferens, Pdt.Lendra Situmorang dan istri dan Pdt. Berlin Samosir dan istri. Kehadiran mereka telah menambahkan semangat dari orang tua dan wisudawan/wati Indonesia.Secara total menurut hitungan dari kelas tamatan orang Indonesia
ada 38 wisudawan dan wisudawati yang dari Undergraduate, 3 dari Masteral, dan 2 mahasiswa dari tingkat Doctoral, sehingga diumumkan secara resmi total ada 43 orang Indonesia. Yang menonjol dari para orang Indonesia adalah keberhasilan dari orang-orang tua di tingkat Graduate dan Postgraduate Studies yang berhasil mencapai Cum Laude, Magna Cum Laude dan Suma Cum Laude serta adik-adik yang selesai di berbagai jurusan di undergraduate telah mendapatkan Dean’s List dan mencapai prestasi yang luar biasa. Dari jemaat Kemang Pratama yang wisuda adalah Jessica Febrina Wuisan dan mantan anggota jemaat Kemang Pratama adalah Stephanie Melinda Yonathan adalah keponakan dari Pdt. Jonathan Kuntaraf yaitu putri dari keluarga Tonny & Elisabeth Yonathan yang sekarang bermukim di Malang. Mereka berdua menamatkan pendidikannya dalam bidang Medical Technology. Kami sangat bangga akan semua pencapaian kalian semua! Wednesday, April 01, 2009
Sabat Siang Bersama Tamu RSA Bandung
dengan Bapak Verry, dari bagian Diklat RSA, sekaligus juga pemimpin departemen Komunikasi jemaat Cihampelas. Bapak Ramlan menaruh minat dengan topik perkembangan RSA Bandung saat ini yang disampaikan oleh Bapak Verry. Setelah itu Bapak Ramlan dan Ibu Evelyn bertemu dengan Laura dan Bruce Sumendap. Mereka asyik saling bertukar cerita. Tidak lama kemudian Pendeta Supriyono Sarjono bergabung. Bruce dan Pendeta Sarjono adalah anggota Tim Kadnet Bandung. Cerita seputar pelayanan di media Kadnet dibicarakan dengan hangat oleh mereka.Wednesday, March 18, 2009
Sabat Siang Bersama Bapak Salmon Luntungan
Friday, March 13, 2009
Satu Sabat Sore ...
Sport Day !
Tuesday, March 03, 2009
Panjang Umurnya …! Panjang Umurnya …!
Monday, March 02, 2009
Video Production & e-Publication Seminar
Wednesday, February 25, 2009
Tiup Lilinnya..! Tiup Lilinnya…!
Usai khotbah di Sabat 21 Februari, jemaat dan para tamu pergi menuju ke samping gereja untuk mengikuti acara potluck. Beberapa ibu-ibu sibuk mengurus makanan yang akan dihidangkan. Dan terlihat ada juga kue ulang tahun dilumuri oleh potongan-potongan coklat. Waaahh…siapa yang ulang tahun kali ini ya ?? Ohh..ternyata Felisya Tambunan yang menyiapkannya untuk bersyukur atas berkat Tuhan. Friday, February 20, 2009
Futsal dan Badminton Day !
Sementara di lapangan futsal…wahh…tidak terhitung banyaknya yang bermain…! Semua sibuk mengejar si kulit bundar, berusaha merebut dari kaki lawan, menggocek bola,
