Thursday, March 07, 2013

Buku 28 Doktrin - Penciptaan - Bab 6


Kebaktian Rabu Malam
GMAHK Kemang Pratama
27 Februari 2013
“  PENCIPTAAN “
Bpk. Jeff Eman

Malam permintaan Doa Jemaat Kemang Pratama dimulai pada pukul 19.30. Acara kebaktian  dipimpin oleh saudara Didin Irono yang  diawali dengan mengundang Roh Kudus hadir melalui berdoa didalam hati masing-masing. Untuk memulai acara Jemaat menyanyi dari lagu Sion nomor 183 “  Inilah Jamku Berdoa “ dan dilanjutkan dengan doa oleh bapak Munas Tambunan.
Selanjutnya sebelum jemaat berdoa bertelut  oleh dua atau tiga orang, maka beberapa kesaksian disampaikan. Pokok – pokok doa malam ini yaitu mendoakan yang sedang sakit yakni  anak Bintang cucu dari ibu Adeline, mendoakan Timoty Purnama yang sedang dalam pemulihan kesehatan. Mendoakan family of the month untuk bulan Februari yaitu keluarga bapak Erhart Tobing, dan pokok doa lainnya dapat ditambahkan dikelompok doa masing-masing.

Firman Tuhan diawali dengan lagu pujian yang dibawakan oleh seluruh kaum pria  dengan judul “ Aku Suka Dalam Kerja Rajaku “.
Pelajaran pada malam ini merupakan lanjutan dari  buku bacaan Roh Nubuat  28 Doktrin Dasar Kepercayaan yang dimiliki oleh Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh yang memberikan pelajaran akan penciptaan bahwa Allah adalah pencipta dan pada hari ketujuh Allah juga meresmikan akan lembaga rumah tangga. Ketika mempelajari pelajaran sekolah sabat pada beberapa minggu ini ada banyak pelajaran yang menyangkut akan  penciptaan. Pelajaran penciptaan yang terdapat di dalam Alkitab buku Kejadian pasal pertama adalah penting untuk diketahui yang mana asal-usul manusia dapatlah diceritakan.  Dengan menyelidiki akan kitab suci maka asal-usul manusia dan keturunan dari satu generasi kegenerasi dengan jelas dituliskan. Allah menyampaikan silsilah tentang asal-usul juga kepada Musa melalui inspirasi. Allah tetap menciptaan manusia meskipun Ia tahu manusia akan jatuh ke dalam dosa oleh karena Allah adalah kasih dan Allah adalah adil. Meskipun Hawa jatuh kedalam dosa tetapi Allah adalah adil. Proses penciptaan selama enam hari Allah menciptakan diberitahukan Allah melalui inspirasi kepada Musa kepada manusia. Teori evolusi tidaklah dipercayai sepenuhnya oleh sebagian orang,  tetapi ketika setiap umat  yang mempercayai bahwa Allah adalah pencipta  tetapi tidak mau mengakui dan menerima hari Sabtu sebagai hari ketujuh maka itu sama halnya dengan menerima teori evolusi. Pekerjaan hari penciptaan yang perlu untuk diperhatikan adalah hari ketujuh, karena dengan mengetahui bahwa hari ketujuh adalah hari yang harus disucikan dan dikuduskan oleh oleh karena Allah selesai menciptakan, dan hal lainnya adalah pada hari ketujuh adalah pernikahan. Umat-umat Allah sebagai mahluk ciptaan Allah memiliki tugas dan berkewajiban menyatakan bahwa manusia dapat hidup hanya dengan kasih Allah. Himbauan. marilah umat-umat Allah dapat selalu bertumbuh dalam kepenuhan dan kasih Allah sehingga dapat menunjukkan dan memperlihatkan kepada Lucifer dan kepada dunia bahwa Allah  adalah pencipta yang penuh kasih dan adil. Hendaklah umat-umat Allah selalu hidup dalam kasih Allah melalui menyatakan kasih  kepada orang lain dan menghidupkan kasih Allah dalam kehidupannya.
Acara kebaktian ditutup dengan jemaat menyanyikan lagu penutup nomor 34 “ Ku Puji Tuhan “  dan diakhiri dengan doa oleh Pendeta Sonny Kapitan. Kiranya menjadi berkat…

Kejadian 1 : 1
“ Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi “

 -Mei-


                                                                                               

Wednesday, March 06, 2013

Minggu Sembahyang Pemuda - Kebangunan Yang Penting


MINGGU SEMBAHYANG PEMUDA
GMAHK Kemang Pratama
05 Maret 2013
 KEBANGUNAN YANG PENTING “
Pemp. PA Jemaat : Sdri. Fidella Tambunan
Malam ini merupakan malam pertama Minggu Sembahyang Pemuda yang diadakan di gereja Kemang Pratama dan juga kebaktian pertengahan minggu dimulai pada pukul 19.30. Acara kebaktian  dipimpin oleh saudara Joshua Simanjuntak. Acara   diawali dengan mengundang Roh Kudus hadir melalui berdoa didalam hati masing-masing. Untuk memulai acara Jemaat menyanyi dari lagu Sion dengan judul “  Kami Sahut Skarang Juga “ dan dilanjutkan dengan doa oleh saudara Adrian.

Kesaksian pada malam ini yaitu kesaksian dari Pendeta Sonny Kapitan yang bersyukur kepada Tuhan atas penjagaan dan perlindungan yang diberikan selama perjalanan ke Menado dan acara dapat berjalan dengan baik. Doa pokok doa mala mini yaitu mendoakan family of the month untuk bulan Maret yaitu keluarga bapak Dikson Simanjuntak, juga mendoakan anak-anak sekolah yang sedang menghadapi ulangan dan pokok doa lainnya dapat ditambahkan di kelompok doa masing-masing.

Firman Tuhan diawali dengan lagu pujian yang dibawakan oleh bapak-bapak dengan judul “Almasih di muka pintu“. Firman Tuhan malam ini dari Minggu sembahyang orang muda adalah mengajak orang-orang muda dan setiap umatNya untuk bertemu setiap hari untuk memuji TUHAN, melalui berpuasa dan dengan Doa yang sungguh-sungguh dan memiliki komitmen yang sungguh juga usaha kerohanian yang baik, juga menjadi orang yang spesial dihadapan TUHAN. Amos 8:6 menghimbau untuk menjalankan kesempatan untuk kepedulian pada orang lain.  Juga Mikha pasal 6 menghimbau untuk tidak berfokus pada diri sendiri. Nasehat Ellen G White dari Yehezkiel pasal 58, jika kita serius mengikuti Yesus maka kita juga fokus pada orang lain, jika kita serius untuk kebangunan maka kita juga serius pada orang lain.materi malam ini juga menekankan bahwa umatNya tidak dibiarkan seorang diri. Sebagai ayat-ayat pendukung tentang peristiwa Hagar tentang perlindungan TUHAN serta perhatian TUHAN atas penderitaan Hagar terdapat di Kitab Kejadian 16:11,13; Kejadian 21:17, dan pengalaman yang lain  (Keluaran 4:31) tentang pengalaman penderitaan bangsa Israel. Mazmur 94:3-7. Kita tidak perlu takut tentang apa yang kita jalani di kehidupan ini karena TUHAN pasti menjaga kita.

Acara kebaktian ditutup dengan jemaat menyanyikan lagu penutup nomor 304 “Marilah Bersukacita“  dan diakhiri dengan doa oleh saudari Fidella Tambunan. Kiranya menjadi berkat…

-Mei-

Sunday, March 03, 2013

Tali Tiga Lembar Tak Mudah Diputuskan


Kebaktian Sabat
GMAHK Kemang Pratama
02 Maret 2013

 “ TALI TIGA LEMBAR TAK MUDAH DIPUTUSKAN  “
Ayat Inti : Ibrani 13:1-2

Penghotbah oleh Pemp. Pelmas Jemaat : Bapak David Tampubolon

Khotbah dimulai dengan menyanyikan lagu-lagu pujian yang dipimpin oleh saudara Robert Rihihina dan diiringi pianis Velan Sormin, dkk.  Selanjutnya  bacaan Alkitab bersahutan dipimpin oleh bapak Karman dan dilanjutkan dengan nyanyian pembukaan lagu Sion nomor 159 “Mari Kita Kerja Bagi Tuhan". Doa syafaat dipimpin oleh gembala jemaat bapak Donny Ham. Bacaan persembahan dibawakan oleh bapak Karel Arsyad dilanjutkan dengan respon jemaat melalui pemberian persembahan oleh diakon. Cerita anak-anak penghantar khotbah dibawakan oleh ibu Meiske Tampubolon yang menghimbau anak-anak untuk selalu berbuat baik dan adil terhadap orang lain. Selanjutnya sebuah lagu pujian mengawali khotbah yang dibawakan oleh Koor Jemaat Kemang Pratama dengan judul “ Give Thanks “.



Jemaat menyambut Firman Tuhan dengan diiringi lagu setengah suara “ Tuhan Bersabda Padaku “  dan  dan Firman Tuhan pada Sabat ini menekankan bagaimana keadaan dunia yang terlihat oleh mata pada saat ini adalah dimana ada dua kekuatan  yang bekerja yaitu kegelapan dan terang atau hitam dan putih. Perkara-perkara yang putih atau baik selalu dilakukan oleh setiap orang yang ingin mengambil perhatian dari banyak orang. Usaha yang dilakukan oleh manusia untuk membuat dunia semakin baik seringkali gagal oleh karena banyak manusia yang lebih mementingkan diri dan masih cenderung untuk berbuat jahat. Pekabaran-pekabaran injil yang banyak dilakukan oleh  umat-umat Tuhan masih tidak nampak oleh karena ketidakstabilan kerohanian. Pendidikan, jabatan, dan kekayaan tidaklah menjamin akan iman yang kuat dalam kerohanian. Seringkali pula kepintaran dan kekuatan manusia lebih digunakan dalam mengambil keputusan daripada meminta hikmat dan kebijaksanaan dari Tuhan. Alkitab sebagai fondasi iman bagi pengikut Kristus memberikan nasihat akan pentingnya untuk memiliki kebenaran dan melakukannya bukan hanya menunjukkan  kebaikkan. Sebagai umat-umat Allah hendaklah tidak menjauhkan diri dari setiap pertemuan-pertemuan ibadah. Himbauan, hendaklah umat-umat Tuhan selalu memelihara kasih persaudaraan dengan menuruti serta melakukan kebenaran Allah dalam kehidupan.



Kebaktian Sabat siang ini ditutup dengan nyanyian penutup dari lagu sion  nomor 277 “ Kasih Allah “ dan dilanjutkan dengan doa David Tampubolon. Selesai acara perbaktian, jemaat dan para tamu yang hadir keluar dengan teratur dan bersalaman dengan partisipan. Selanjutnya jemaat dan para tamu yang hadir diundang untuk potlak bersama dan mengikuti acara –acara selanjutnya. 

-Mei-

Bilamanakah Itu Akan Terjadi


Kebaktian Vesper
GMAHK Kemang Pratama
01Maret  2013
Bp. Mulana SImanjuntak
"Bilamanakah itu Akan Terjadi?"

“ Bilamana kita kelak berdiri bersama umat tebusan ditepi laut kaca 
dengan kecapi emas dan mahkota kemuliaan, dan dihadapan kita 
terbentang kekekalan yang tak terukur, maka kita akan menyadari 
betapa singkatnya masa pencobaan dalam penantian ini. “
Matius 24 : 13


Ibadah malam vesper dihadiri oleh umat-umat Tuhan yang selalu rindu  hadir untuk bersekutu bersama-sama  dan kebaktian diadakan pada pukul 19.30 tepat , dimana acara dipimpin oleh ibu Lies Purnama,   dengan terlebih dahulu diawali dengan mengundang kehadiran Roh Kudus melalui berdoa di dalam hati masing-masing. Selanjutnya jemaat menyanyikan  lagu sion nomor 204 “  Almasih Di Muka Pintu“ dan dilanjutkan dengan doa oleh  ibu Diana Barnabas.

Renungan Firman Tuhan pada malam ini dibawakan oleh bapak Mulana Simanjuntak, yang berjudul “ Bilamanakah Itu Akan Terjadi ? “ yang diambil dari buku Roh Nubuat yang berjudul “ Peristiwa - Peristiwa Akhir Zaman “  pasal yang ketiga, yang merupakan sebuah pertanyaan yang ditanyakan oleh murid-murid kepada Kristus tentang kedatangan-Nya. Ini merupakan pertanyaan yang ditanyakan oleh Petrus, Yohannes, Yakobus dan Andreas ketika Yesus sedang  sendirian  beristirahat.  Banyak umat-umat Tuhan pada zaman ini yang sudah menjadi bagaikan pengatur waktu yang mana waktu demi waktu sudah ditentukan bagi Kristus untuk datang, tetapi yang terjadi adalah kegagalan yang berulang-ulang akan waktu kedatangan Tuhan oleh karena Alkitab sebagai Firman Allah telah memberitahukan bahwa waktu kedatangan Kristus tidaklah diketahui waktu dan jamNya. Banyak gereja dan beberapa orang yang mengaku mengetahui kebenaran akan Allah  menetapkan waktu dan tanggal akan kedatangan Yesus. Kedatangan Yesus akan terjadi sesuai dengan tanda-tanda yang Allah telah berikan melalui FirmanNya yaitu Alkitab. Sebuah kisah dalam Alkitab yaitu mengenai perjalanan bangsa Israel menuju ke tanah Kanaan  yang seharusnya ditempuh dalam waktu empat puluh hari  namun harus ditempuh dalam waktu empat puluh tahun oleh karena dosa persungutan dan pemberontakan yang dilakukan oleh bangsa Israel, yang mana mereka tidak tahu kapan waktunya tiba  di tanah Kanaan. Sama halnya dengan kedatangan Yesus yang kedua kali  dapat tertunda oleh karena dosa keinginan daging yang masih dimiliki oleh umat-umat Allah. Pekabaran umat-umat Allah bukanlah menetapkan waktu akan kedatangan Tuhan yang kedua kali oleh karena itu semua adalah rahasia Allah. Himbauan, marilah setiap umat-umat Tuhan tetap setia menunggu akan kedatangan Tuhan yang kedua kali dan yang terpenting  adalah bagaimana setiap umat-umat Allah dapat mempersiapkan diri dalam menyambut akan kedatangan Tuhan.

Kebaktian vesper ditutup dengan Jemaat menyanyikan lagu berjudul  106 “ Dalam Surga Tempat Baka ”  dan dilanjutkan dengan dengan doa penutup oleh ibu Sitimey.  Untuk mengakhiri acara kebaktian Vesper maka jemaat bersalaman dan  membentuk lingkaran  di luar  gereja dan sambil bergandengan tangan menyanyikan lagu “ God Is So Good “ serta mengucapkan selamat Sabat dan yel-yel Sabat. Semoga menjadi sukacita dan berkat bagi kita semua dan kepujian bagi nama Tuhan.

-Mei-