Tuesday, April 15, 2014

Kebaktian Sabat Syukur 15 thn GMAHK Kemang Pratama - Pdt Reymand Hutabarat

Hari Sabat Tamu dan Perayaan ulang tahun gereja
Sabat, 12 April 2104
GMAHK Kemang Pratama
Pembicara : Pdt Reymand Hutabarat

"We are Marching In the Light Of God'' menjadi thema perayaan ulang tahun gereja Kemang Pratama ke 15 yang diadakan bersamaan dengan hari Sabat tamu pada tanggal 12 April 2014 yang lalu. Mengutip sebuah ayat Alkitab yang terdapat dalam Mazmur 27:1a "Tuhan adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapa aku harus takut?" menjadi kekuatan bagi anggota jemaat agar tetap berjalan di dalam terang Tuhan menuju kerajaan Surga yang abadi. 

Untuk mengucap syukur atas perjalanan iman gereja Kemang Pratama selama 15 tahun, perjalanan yang penuh berkat, sukacita dan pelayanan, maka gereja mengadakan acara yang dikemas cukup special yang di koordinir oleh Bp. Ramlan Sormin sebagai ketua panitia perayaan ulang tahun gereja ke 15. Dept SS memfokuskan hari Sabat ini sebagai hari Sabat tamu dan mengundang tamu2 non Advent untuk beribadah bersama2 anggota jemaat Kemang Pratama. Satu keluarga membawa satu tamu. 

Acara SS di mulai pukul 08.30 pagi. Diiringi pianist Joshua Simanjuntak & Velan Sormin acara diawali dengan doa percakapan yang dipimpin oleh Bp. Jamesson Silitonga.

Pemimpin sekolah Sabat Ibu Yunita Wuisan memulai acara dengan sambutan pendahuluan, dilanjutkan lagu pembukaan dari LS No. 463 "Kalau Serta Tuhan" jemaat menyanyikan semua ayat. Bacaan ayat inti yang terdapat dalam Yohanes 5:46 "Sebab Jikalau Kamu Percaya kepada Musa, tentu kamu akan percaya juga kepadaKu. Sebab ia telah menulis tentang Aku" sekaligus doa buka dilayangkan oleh Bp. Munas Tambunan. Sebuah lagu istimewa mengawali acara Sekolah Sabat dibawakan oleh PS Deo Volente, paduan suara jemaat Oikumene yang beribadah dalam satu lokasi peribadahan dengan jemaat Kemang Pratama. Dua buah lagu berturut2 mereka bawakan, "Hendaklah Dirimu Tetap Di Dalam Dia" dan "Gembalaku".

Tidak seperti biasanya diskusi Sekolah Sabat diadakan di unit SS masing2, tapi kali ini dipimpin langsung oleh pemimpin diskusi. Sebuah lagu pujian disampaikan oleh Debby Tompunu dengan judul "How Great Thou Art". Drama dengan judul "Kereta Ke Surga" dibawakan oleh anggota jemaat Kemang Pratama, di koordinir oleh Ibu Evelyn Sormin.

Kembali sebuah lagu istimewa disampaikan oleh Kwartet Unceasing Cantika dengan judul lagu "Into All Thy Word", dilanjutkan pemutaran video "Pelayanan GMAHK Kemang Pratama" yang disampaikan oleh Komunikasi jemaat - Bp. Karman AK. Selanjutnya sebuah lagu istimewa dibawakan oleh Koor Anak2 dengan judul lagu "This Little light Of Mine & We are The Church", dipimpin oleh Ibu Lynda Karman. Acara SS diakhiri dengan mengumpulkan persembahan syukur 15thn gereja Kemang Pratama, di pimpin oleh Bp. Willy Wuisan. Anggota jemaat dan para tamu menempelkan amplop2 persembahan yang sebelumnya telah dibagikan oleh penerima tamu saat memasuki gereja, pada pohon yang telah disiapkan di depan mimbar. Doa tutup Sekolah Sabat dilayangkan oleh Pdt HM Siagian.

Jemaat memasuki kebaktian khotbah dengan menyanyi dari LS No. 3 "Tuhan ada Dalam Kaabah" di pimpin chorister Robert Rihihina dan Ibu Annie Simanjutak, diiringi pianist Timothy Purnama. Lagu pendahuluan dari LS No. 1 Di Hadapan Hadirat Mu" dilanjutkan doa pengkhotbah yang dilayangkan oleh Pdt. Reymand Hutabarat. 

Bacaan ayat bersahutan terdapat dalam Filipi 4:4-7 dipimpin oleh gembala jemaat Pdt. Rindu Hutapea, dibacakan oleh pemimpin dan anggota jemaat secara bergantian. Sebagai lagu buka, jemaat menyanyi dari LS No. 282 "Hai Skalian orang", doa syafaat di layangkan oleh Bp. Mulana Simanjuntak. Jemaat menyambut doa dengan menyanyi dari LS No. 209 "Dengar Ya Tuhan Kami Berdoa". Bacaan ayat persembahan dibawakan oleh Bp. David Tampubolon, diakon mengumpulkan persembahan di iringi musik instrumentalia, diakhiri dengan sambutan jemaat dengan menyanyi dari LS No 2 "Kepada Allah Bri Puji". Doa persembahan dilayangkan oleh Bp. David Tampubolon.   
           
Sebuah persembahan lagu berupa permainan angklung dibawakan oleh Ibu2 Kemang Pratama dengan judul lagu "Mansion Over The Hilltop", dipimpin oleh Ibu Sari Tobing, dilanjutkan persembahan lagu dari PS Pemuda Kemang dengan judul lagu "We've Come This Far By Faith, di pimpin oleh Sdri Rolas Sitohang. Cerita anak2 dibawakan oleh Ibu Sari Tobing mengambil thema Petrus dalam penjara, dibantu dalam bentuk drama singkat yang dibawakan oleh beberapa ibu dan pemuda. Sebuah lagu istimewa dengan judul "Where No One Stands Alone" dibawakan oleh Ibu Ade Tuturoong, dilanjutkan lagu special yang dibawakan oleh PS Jemaat Kemang Pratama yang dipimpin oleh Bp. Erhart Tobing, dengan judul lagu "Siyahamba --We are Marching In the Light Of GOD", mengawali khotbah yang akan dibawakan. Ayat inti khotbah dibacakan oleh Bp. Sontani Purnama, terdapat dalam Mazmur 27:1a "Tuhan adalah Terangku dan keselamatanku, kepada siapa aku harus takut?"

"We are Marching In the Light Of GOD" adalah judul khotbah yang dibawakan oleh Pdt Reymand Hutabarat. Sesuai dengan judul lagu yang dibawakan oleh PS Jemaat Kemang Pratama dan thema kebaktian ucapan syukur ulang tahun jemaat Kemang Pratama yang ke 15. Diawali dengan penayangan video UNAI berdurasi 7 menit, sebagai salam jumpa sekaligus tantangan bagi seluruh anggota jemaat dan para tamu yang hadir Sabat itu, bagaimana tangan Tuhan telah memberkati lembaga pendidikan ini dengan  limpah, dimana UNAI telah mencetak siswa/siswi yang berprestasi, hingga  saat ini memiliki begitu banyak alumnus yang tersebar di seluruh dunia, dan  mereka menjadi tiang2 gereja. Kita patut mengucap syukur atas berkat tsb, demikian halnya berkat yang kita rasakan atas perjalanan pelayanan jemaat Kemang Pratama hingga memasuki tahun yang ke 15. I Tesalonika 5:18 "Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang di kehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu".       



Ada 6 ciri umat Tuhan yang berjalan dalam TerangNya :

1. Bersukacita senantiasa -- Filipi 4:4 "Bersukacitalah senantiasa di dalam Tuhan, sekali lagi kukatakan : bersukacitalah!"

2. Senantiasa berbuat baik -- Filipi 4:6 "Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat.

3. Tidak khawatir -- Filipi 4:6 "Janganlah hendaknya kamu khawatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur"

4. Senantiasa berdoa -- Filipi 4: 6 "Nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan ucapan syukur"

5. Bersyukur dalam segala hal -- Filipi 4-6 "Nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan ucapan syukur"

6.  Hidup damai -- Filipi 4:7 --"Damai sejahtera Allah, yang melampau segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yersus"

Jika kita mau memiliki ke enam ciri sebagai umat Tuhan diatas, namun kita merasa lemah dan tidak mampu melakukannya di dalam kehidupan kita, jika kita mau memintanya kepada Tuhan, maka Dia akan menolong kita untuk mendapatkannya, demikian akhir khotbah yang disampaikan oleh Pdt Reymand Hutabarat.

Sebuah lagu pujian sebagai penutup kebaktian dibawakan oleh PS Jemaat Kemang Pratama, dengan judul lagu "Great is Thy Faithfulness". Doa berkat dilayangkan oleh pengkhotbah, Pdt. Reymand Hutabarat. Jemaat menyambut dengan menyanyikan LS No 522 "Curahkan berkat Mu Ya Tuhan". Participant khotbah meninggalkan mimbar di ikuti anggota jemaat baris demi baris diiringi lagu "Siyahamba -- We are marching in the light of GOD" oleh PS Jemaat Kemang Pratama, namun kali ini dalam "soft version".

Acara selanjutnya berpindah ke ruang potluck. Pemotongan kue ulang tahun  dipandu oleh Dept. Rumah Tangga Bp. Munas Tambunan & Ibu Ully. Diawali dengan kata sambutan dan ucapan terima kasih kepada Pdt Reymand Hutabarat & Keluarga atas pelayanan yang telah diberikan pada Sabat itu, disampaikan oleh ketua Bp. Mulana Simanjuntak. Gembala jemaat Pdt Rindu Hutapea dan Pdt Reymand Hutabarat mendapatkan kehormatan untuk memotong kue ulang tahun sekaligus meniup lilin 15 tahun. Acara pemotongan kue diakhiri dengan doa ramah tamah yang di layangkan oleh Ibu Pdt Rowilyne Hutabarat. Selanjutnya anggota jemaat dan para tamu dipersilahkan untuk beramah tamah dan menikmati jamuan makan siang.

 
Selamat menikmati hidangan yang telah disiapkan oleh gereja.   

Selamat Ulang Tahun Gereja Kemang Pratama yang ke 15, Tuhan Yesus memberkati!      


 "Tuhan adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapa aku  
harus takut?"  Mazmur 27:1a


Lynda Karman

Monday, April 07, 2014

HAMBA BAGI ORANG BERDOSA - Pdt Rindu Hutapea

Kebaktian Sabat
GMAHK Kemang Pratama
Pembicara : Pdt. Rindu Hutapea 
Sabat, 05 April 2014

Kebaktian khotbah di awali dengan lagu pendahuluan dari LS No. 515 "Tuhan ada dalam Bait Allah" dipimpin oleh Sdr. Erhart Tobing dengan pianist Joshua Simanjuntak.  Para participant khotbah memasuki mimbar dan jemaat menyanyi dai LS No 1 "Di hadapan Hadirat Mu" dilanjutkan doa khotbah dilayangkan oleh Pdt Rindu Hutapea. Bacaan Alkitab bersahutan di pimpin oleh Ketua Bp. Mulana Simanjuntak terdapat dalam Mazmur 15:1-5 dibacakan oleh pemimpin dan jemaat secara bergantian. Lagu buka dari LS No. 276 "Darah Yesus Tlah tertumpah" dinyanyikan semua ayat, dan doa syafaat di layangkan oleh Ketua Bp. Sontani Purnama. Sambutan doa jemaat menyanyi dari LS No. 517 "Dengar Ya Tuhan kami berdoa".

Bacaan persembahan dibawakan oleh Ketua Bp. David Tampubolon, himbauan persembahan agung yang pantas kita berikan hanya kepada Dia yang agung, Yesus Kristus. Persembahan di jalankan diiringi musik instrumentalia, dilanjutkan sambutan persembahan jemaat menyanyi dari LS No 21 "Pada Mu Allah ku puji" dan doa persembahan di layangkan oleh Bp. David Tampubolon. Sebuah cerita anak2 mengawali khotbah dibawakan oleh Ibu Pdt Laddy Hutape, dilanjutkan lagu istimewa ayng di bawakan oleh seluruh Diakon dan Diakones, dengan judul lagu "Di Tempat Yang Lebih Tinggi".
Ayat inti khotbah dibacakan oleh Bp. Mulana Simanjuntak terdapat dalam Yohanes 13:12. Menyambut firman yang akan disampaikan jemaat menyanyi lagu penghantar khotbah "Tuhan bersabda padaku" dengan setengah suara. "Hamba bagi orang berdosa" adalah judul khotbah yang dibawakan oleh gembala jemaat Pdt Rindu Hutapea. Diawali dengan ilustrasi singkat mengenai seorang anak yang melakukan kesalahan di sekolah dan mendapatkan sangsi untuk menulis sebuah tulisan yang cukup panjang di sebuah buku dan harus dalam keadaan lurus. Saat tulisan anak tsb bengkok, guru akan memperingatkannya kembali bahkan berulang-ulang untuk menulis dengan lurus.  Demikian pula yang terjadi dengan kita umat manusia. Setiap kali kita melakukan kesalahan, Tuhan memberikan kepada kita suatu upacara yang disebut dengan perjamuan kudus, waktu dimana kita mengaku dosa dan mengambil peran sebagai seoarng hamba untuk melayani sesama manusia. Meminum anggur yang melambangkan darahnya yang tercurah di kayu salib dan memakan roti yang melambangkan kematian tubuhNya adalah sebuah upacara kudus untuk memperbaharui commitment kita untuk selalu memandang Salib itu.   
  
Hal serupa yang dilakukanNya saat Dia berada di dunia ini. Bersama murid2nya, Yesus mengadakan perjamuan kudus dan Ia telah memberikan teladan untuk menjadi hamba bagi murid2nya - Kerinduan segala zaman jilid 2. Di surga, Yesus di sembah oleh malikat2Nya, tetapi saat Dia di dunia ini  Dia menjadi hamba bagi murid2nya dengan membasuh kaki mereka.
Yohanes 13:7 " Apa yang Ku perbuat, engkau tidak tahu sekarang, tetapi engkau akan mengertinya kelak". Yesus tidak membeda-bedakan muridNya ketika melakukan pembasuhan kaki mereka. Membasuh kaki murid2Nya adalah sebuah pengorbanan yang dilakukanNya bagi murid2 itu. Bukan untuk mencari perhatian tetapi untuk menunjukan simpati dan empati. Yesus mengajarkan kepada kita bahwa hidup kita adalah untuk melayani, bukan untuk di layani - Matius 27:28 "Mereka menanggalkan pakaianNya, dan mengenakan jubah ungu kepadaNya.

Hitler dan Mother Theresa adalah dua tokoh yang sangat terkenal di dunia. Hitler oleh karena kejahatannya, Mother Theresea oleh karena kebaikannya. Dari keduanya, manakah yang lebih di hargai?

Ketika berada di dunia ini Yesus pun sebenarnya layak mendapatkan penghargaan Nobel seperti tokoh kebaikan lainnya, oleh karena kasih dan kemurahan hati yang dimilikiNya. Tetapi Dia mengajarkan suatu teladan bagi kita untuk menjadi pelayan bagi sesama manusia bukan untuk mencari perhatian dan meminta pujian, tetapi Dia mengajarkan untuk mengutamakan dan mendahulukan orang lain, merendahkan diri satu dengan yang lain, dan hidup seperti seorang hamba di dalam pelayanan. Allah inginkan kita mengikuti teladanNya, menjadi seperti Dia yang hidup dalam kasih pelayanan yang sejati, penuh dengan berkat dan kerendahan hati, dan menjadi sahabat Allah dan sesama manusia. Demikian Pdt Rindu Hutapea mengakhiri khotbah mengawali upacara perjamuan kudus pada Sabat siang itu.

Jemaat mengikuti acara pembasuhan kaki di ruang yang telah di sediakan oleh para diakon/nes diiringi beberapa lagu dari LS yang dipimpin oleh Sdr. Erhart Tobing. Di lanjutkan dengan upacara perjamuan kudus, memakan roti yang melambangkan tubuh Kristus dan meminum anggur yang melambangkan darahNya yang tercurah di kayu salib, dipimpin oleh para ketua jemaat dan gembala, dan dilayani oleh para diakon dan diakones. 

Waktu yang indah diberikan kepada anggota jemaat yang rindu untuk membagikan kesaksian atas berkat dan perlindungan Tuhan yang mereka alami. Maka Bp. Sontani Purnama, Bp. Solichin dan Bp. A. Silalahi membagikan kesaksian mereka atas berkat dan perlindungan Tuhan atas keluarga mereka untuk menjadi berkat bagi jemaat yang mendengarkan.

Acara kebaktian dan perjamuan kudus diakhiri dengan doa berkat yang dilayangkan oleh Pdt Rindu Hutapea, jemaat menyambut dengan menyanyi dari LS No 522 "Curahkan berkat Mu Ya Tuhan", diakhiri dengan anggot jemaat saling bersalaman dan membentuk lingkaran, untuk selanjutnya bergandengan tangan dan menyebutkan 'Selamat Sabat, Tuhan memberkati". Waktu selanjutnya adalah mengikuti potluck - makan siang bersama.
 
Selamat perjamuan, Selamat Sabat, Tuhan berkati.    

Lynda Karman

Wednesday, April 02, 2014

"Berjalan Dalam Terang Tuhan" - Ulang Tahun Gereja Advent Kemang Pratama ke 15


Seiring dengan berjalannya waktu, hari-hari kita lalui dengan pertolongan Tuhan, manis dan pahit, panas dan hujan, siang dan malam.  Jalan yang kita tempuh masih berliku. Tetapi sebagaimana pastinya mata hari pagi akan selalu bersinar menyinari alam semesta ini sekalipun awan gelap dan hujan menutupinya, terang itu tetap ada. “Tuhan adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut?” Mazmur 27 : 1a.

Demikian jugalah perjalanan umat Tuhan Jemaat Kemang Pratama.  Pada hari ini kita angkat  ucapan syukur dan pujian bagi Allah yang telah memimpin perjalanan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Kemang Pratama dengan Kasih dan TerangNya, hingga memasuki usia 15 tahun.  Marilah kita tetap berkomitmen berjalan dalam Terang Tuhan yang memimpin kita dalam iman dan yang membawa iman kita kepada kesempurnaan. Yesus berkata,“Akulah terang dunia; barang siapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup” Yohanes 8 : 12

Fanny Crosby buta ketika ia baru berumur 6 minggu, meskipun ia buta Allah memberikannya penglihatan yang baru. Ia menaruh lagu di dalam hatinya, bukan hanya satu lagu, tetapi lebih dari 8.000 buah lagu. Melalui syair lagu-lagu itu ia melihat kemurahan, pemeliharaan, pengampunan, kekuatan dan kasih Allah yang mengagumkan. Suatu kali ia menulis, “ Aku selau percaya bahwa Allah yang baik, dalam kemurahannya yang tak terbatas, dengan cara-cara ini ( kebutaanku ) mengabdikan aku pada pekerjaan yang masih boleh aku lakukan”.

Selamat Ulang Tahun Jemaat Kemang Pratama, Umat-Nya yang di kasihi.  “Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan ” Wahyu 2 : 10b.  

Mari kita terus berjalan dalam Terang Tuhan !


Salam dan Doa,

Pdt. Rindu Hutapea
Gembala Jemaat