If I could catch a rainbow, I would do it just for you, and share with you its beauty, on the days you're feeling blue. If I could build a mountain, you could call your very own, a place to find serenity, a place to be alone. If I could take your troubles, I would toss them in the sea, but all these things I'm finding, are impossible for me. I cannot build a mountain, or catch a rainbow fair, but let me be what I know best, a friend who's always there. - Kahlil Gibran -
Saturday, March 15, 2014
Sunday, March 09, 2014
KEBERPIHAKAN ALLAH - Ev. Max Makahinda
Kebaktian Sabat
GMAHK Kemang Pratama
Pembicara : Ev. Max Makahinda
Sabat, 08 Maret 2014
Untuk menyambut participant khotbah memasuki mimbar, jemaat diundang untuk berdiri sambil menyanyikan lagu dari LS No. 515 "Tuhan ada dalam Bait Allah" di pimpin oleh Sdri. Jessica Wuisan sebagai chorister dan pianist Joshua Simanjuntak. Menyanyi LS No.1 "Di hadapan Hadirat-Mu" sebagai pendahuluan khotbah dan dilanjutkan dengan doa yang dilayangkan oleh Bp. Max Makahinda. Ayat bersahutan terdapat dalam Mazmur 23 : 1-6 dibacakan oleh pemimpin dan jemaat secara bergantian dipandu oleh Bp. Jamesson Silitonga yang sekaligus bertugas sebagai protokol. Lagu pembukaan dari LS No. 73 "Kasih Allah Tak Terbilang" dinyanyikan hanya ayat 1 & 2 saja, dilanjutkan doa syafaat yang dilayangkan oleh Ketua Bp. Mulana Simanjuntak, diakhiri sambutan doa oleh jemaat dengan menyanyikan LS No. 517 "Dengar Ya Tuhan Kami Berdoa"
Sambutan persembahan dibawakan oleh Bp. Karman AK, himbauan untuk mendengarkan kabar baik dari Radio Advent Sedunia (AWR) untuk menjangkau jiwa2 yang belum mengenal kebenaran, dan turut berpartisipasi dalam membantu program2 yang disajikan oleh radio Advent sedunia tsb dengan turut berperan aktif dalam memberikan pemikiran, gagasan, ide, bahkan kontribusi dana untuk kemajuan perkembangan radio tsb. Mengakhiri doa persembahan, jemaat menyambut dengan menyanyi dari LS No. 21 "PadaMu Allah Ku Puji".
Dua buah lagu istimewa dibawakan secara berturut2 oleh pelajar PAJ (Perguruan Advent Jakarta - Velan Sormin CS) dan Kwartet (Kel. Wuisan & Kel. Sormin) dengan judul "King Of My Life" mendahului cerita anak2 yang dibawakan oleh Ms. Surentu.
Cerita anak2 dibawakan dengan cukup menarik berjudul Nabi Nuh, memperlihatkan kepada anak2 beberapa gambar hujan dan air bah, lengkap dengan binatang2 dan anggota keluarga Nuh dalam bahtera. Selanjutnya sebuah lagu istimewa dibawakan dengan begitu indah oleh Putri Ander dengan judul "I run To You".
Dua buah lagu istimewa dibawakan secara berturut2 oleh pelajar PAJ (Perguruan Advent Jakarta - Velan Sormin CS) dan Kwartet (Kel. Wuisan & Kel. Sormin) dengan judul "King Of My Life" mendahului cerita anak2 yang dibawakan oleh Ms. Surentu.
Cerita anak2 dibawakan dengan cukup menarik berjudul Nabi Nuh, memperlihatkan kepada anak2 beberapa gambar hujan dan air bah, lengkap dengan binatang2 dan anggota keluarga Nuh dalam bahtera. Selanjutnya sebuah lagu istimewa dibawakan dengan begitu indah oleh Putri Ander dengan judul "I run To You".
"Keberpihakan Allah" adalah judul yang dipilih oleh Bp. Max Makahinda pada kebaktian Sabat siang itu. Mengambil ayat inti dari Roma 8:31 -- "Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?. Bp. Max Makahinda mendahului pekabarannya dengan sebuah ilustrasi bahwa umur manusia tidaklah lebih dari 70 tahun. Selebihnya adalah kesusahan dan pederitaan. Upah dosa adalah maut. Segala sesuatu yang tidak berdasarkan iman adalah dosa, tetapi Allah mengaruniakan hidup kekal jika kita hidup di dalam Dia, 1 Yoh 5:11 -- "Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya". Kita di selamatkan bukan oleh perbuatan kita melainkan oleh Kasih dan rahmatNya, pekerjaan keselamatan itu adalah pekerjaan tangan Tuhan, jangan ada manusia yang memegahkan diri. Jika kita mengasihi Allah maka kita akan menuruti segala perintahNya. Allah turut bekerjasama dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan, dan Dia akan datang dengan kekuatan tanganNya untuk memberikan upah bagi orang2 yang setia kepadaNya. Selayaknya kita menjaga kesehatan tubuh kita dalam mengatur pola makan, demikian hal yang Allah inginkan dari manusia untuk menjaga hubungan yang erat dengan Dia.
Kita hidup di dalam dosa, tetapi Dia telah mengampuni dosa kita, 1 Yoh 2:12 -- "Aku menulis kepada kamu, hai anak-anak, sebab dosamu telah diampuni oleh karena namanya". Bahkan saat kita masih berdosa, oleh karena kasihNya, kita telah di ampuni, Roma 5:8 -- "Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa".
Allah ingin manusia tidak melakukan dosa, namun jika pada akhirnya manusia melakukannya, Allah tetap mengasihi kita, Dia menyediakan seorang pengantara yaitu Yesus Kristus, 1 Yoh 2:1 -- "Anak-anakku, hal-hal ini kutuliskan kepada kamu, supaya kamu jangan berbuat dosa, namun jika seorang berbuat dosa, kita mempunyai seorang pengantara pada Bapa, yaitu Yesus Kristus, yang adil". Tidak ada yang dapat memisahkan kita dari kasih Allah, karena Dia mengasihi kita lebih daripada orang-orang benar. Tidak ada penghukuman bagi orang-orang yg percaya kepada Dia, tetapi kita akan hidup di dalam Dia dan berbahagia karena kesalahan kita tidak akan diperhitungkan lagi. Yesus masuk ke tempat kudus satu kali untuk selama-lamanya, bukan membawa darah anak domba jantan, tetapi membawa darahNya sendiri untuk keselamatan kekal umat manusia, dan hal tsb menjadi bukti kasih dan keberpihakan Allah kepada manusia sebagai hasil ciptaanNya.
Jemaat terberkati atas firman yang telah disampakan dan menyambutnya dengan menyanyi lagu tutup dari LS No. 73 " Kasih Allah Tak Terbilang" ayat 3 dan 4, diakhiri doa berkat yang dilayangkan oleh gembala jemaat Pendeta Rindu Hutapea. Acara kebaktian berakhir dengan bersalam-salaman di lanjutkan dengan makan siang bersama - potluck.
Tepat pukul 02.00 siang, pekabaran dilanjutkan berupa seminar dengan judul "Penatalayanan dan Investasi menurut Alkitab", dibawakan masih dengan penuh semangat oleh Bp. Max Makahinda. Waktu yang hanya satu jam tsb secara maksimal digunakan hanya mengulas satu ayat, yaitu Matius 25:14-30, mengenai Talenta. Kerajaan surga sama halnya seperti seorang yang akan berpergian keluar kota, memanggil para hambanya dan menitipkan kepingan talenta kapada masing2 dan mempertanyakannya kemudian pada saat dia kembali. Beberapa telenta telah berlipat ganda tetapi ada satu yang tersimpan dan disembunyikan dalam tanah. Tuannya memuji kedua hambanya yang telah melipatgandakan talenta yg diberikan kepada mereka dan menambahkan tanggung jawab dalam perkara yang lebih besar. Tetapi kepada seorang hamba yang malas dan jahat oleh karena menyembunyikan talentanya, maka tuannya mengambil daripadanya sehingga dia tidak memiliki apa-apa lagi. Mat 25:27 -- "Karena itu sudahlah seharusnya uangku itu kauberikan kepada orang yang menjalankan uang, supaya sekembaliku aku menerimanya serta dengan bunganya". Ayat ini mengajarkan, Allah menginginkan kita secara bijaksana mengelola apa yang ada pada kita dengan cara menaruhnya atau menyimpannya kepada orang yang menjalankan uang (perusahaan), dengan tujuan untuk mendapatkan hasil yang berlipat ganda. Berlipat ganda bukan hanya secara nilai mata uang (bentuk usaha, materi), tetapi jabatan/posisi, kekuatan/tenaga, pengalaman, pendidikan, popularitas dan pelayanan kita, kesemuanya Allah inginkan berlipat ganda untuk memuliakan nama Tuhan dan menjadi sarana penginjilan untuk memenangkan jiwa2 datang kepada Yesus.
Beberapa pertanyaan anggota jemaat dijawab dengan lugas oleh Bp. Max Makahinda, termasuk bagaimana ber-investasi dan memilih badan usaha untuk melipatgandakan apa yang kita milki menurut cara Alkitab. Didukung dengan ayat2 Alkitab sebagai penunjang jawaban, dan sekilas menyebutkan nama badan usaha dan sektor bisnis yang melatarbelakangi sebagai panduan, beberapa anggota jemaat lainnya tampak ingin bertanya dan bertanya lagi. Waktu jualah yang akhirnya memisahkan, maka ucapan terima kasih mewakili jemaat yang disampaikan oleh Ketua Bp. David Tampubolon mengakhiri kunjungan pelayanan Bp. Max Makahinda Sabat siang itu. Ucapan selamat tinggal menyusul foto bersama sebelum meninggalkan gereja menjadi salam perpisahan yang disampakan oleh Bp. Max Makahinda.
Terima kasih banyak atas kunjungan pelayanan Bp. Max Makahinda dan team, Tuhan kiranya menambahkan berkat berlipat ganda atas pelayanan yang telah diberikan kepada jemaat Kemang Pratama. Tuhan memberkati.
-Lynda Karman-
Terima kasih banyak atas kunjungan pelayanan Bp. Max Makahinda dan team, Tuhan kiranya menambahkan berkat berlipat ganda atas pelayanan yang telah diberikan kepada jemaat Kemang Pratama. Tuhan memberkati.
-Lynda Karman-
Monday, March 03, 2014
MERATAP DAN MEMUJI - Sontani Purnama
Kebaktian Sabat
GMAHK Kemang Pratama
Pembicara : Sontani Purnama
01 Maret 2014
Diiringi LS No. 515 "Tuhan ada Dalam Kaabah" yang dipimpin oleh Bp. Munas Tambunan sebagai chorister, para participant khotbah perlahan memasuki mimbar. LS No. 1 "Di Hadapan Hadirat Mu" mengawali acara khotbah yang dilanjutkan doa yang dilayangkan oleh pengkhotbah Bp. Sontani Purnama. Ayat bersahutan terdapat dalam Mazmur 3:1-9 dibacakan oleh Bp. Donny Ham sebagai pemimpin dan anggota jemaat secara bergantian. Sebagai lagu pembukaan menyanyi dari LS No. 180 "Ku Harap Pada Mu", dan doa syafaat di layangkan oleh Bp. Richrad Pelaupessy, diakhiri sambutan jemaat dengan menyanyi dari LS No. 517 "Dengar Ya Tuhan Kami Berdoa".
Sambutan persembahan di sampaikan oleh Bp. Willy Wuisan, para diakon mengumpulkan persembahan sambil di iringi musik instrumentalia. Jemaat berdiri menyanyikan LS No. 21 "PadaMu Allah Ku Puji" dilanjutkan doa persembahan yang dilayangkan oleh Bp. Willy Wuisan. Cerita anak2 disampaikan oleh Ibu Lies Purnama sebagai pendahuluan khotbah, dan sebuah lagu pujian disampaikan oleh Kanya Karman dengan judul "People Need The Lord".
Ayat inti khotbah terdapat dalam Habakuk 2:4b "Tetapi orang yang benar itu akan hidup oleh percayanya" dibacakan oleh Bp. Donny Ham, dilanjutkan menyani lagu penghantar khotbah "Tuhan Bersabda Padaku" dengan setengah suara.
Judul khotbah yang dibawakan oleh Bp. sontani Purnama adalah : Meratap dan Memuji. Habakuk dalam bahasa Ibrani memiliki pengertian "memeluk", dia berasal dari Yehuda, dia seorang nabi yang hidup pada masa pemerintahan Yoyakim. Dia melayani pada masa2 sulit dimana banyak orang pada saat itu hidup dalam kelaliman, banyak yang mengejek2 pekerjaannya sebagai nabi, dan dia Habakuk mempertanyakannya kepada Tuhan. Habakuk 1 :1-4 "Berapa lama lagi, TUHAN, aku berteriak, tetapi tidak Kau dengar, aku berseru kepada-Mu: Penindasan! tetapi tidak Kau tolong? Mengapa Engkau memperlihatkan kepadaku kejahatan, sehingga aku memandang kelaliman? Ya, aniaya dan kekerasan ada di depan mataku; perbantahan dan pertikaian terjadi. Itulah sebabnya hukum, kehilangan kekuatannya dan tidak pernah muncul keadilan, sebab orang fasik mengepung orang benar; itulah sebabnya keadilan muncul terbalik".
Habakuk berusaha menghentikan kejahatan, kekerasan, penghancuran orang benar yang dilihatnya di antara umat perjanjian Allah dengan cara berdoa, namun tampaknya Allah membiarkan segala kejahatan itu terjadi. Muncul dalam pemikiran mengapa Allah membiarkan demikian lama untuk menghukum kejahatan? mengapa tampaknya Allah tidak menjawab doa2 kita secara instan? Saat itu orang benar mendapati diri mereka dikelilingi orang2 jahat yang tak mengenal Allah. Hukum Allah dipandang rendah dimana-mana. Bahkan orang2 yang seharusnya membela perkaran keadilan dan kebenaran melakukan hal ketidakjujuran. Keadaan menyedihkan ini muncul dalam pandangan sang nabi.
Allah menjawab Habakuk dengan mengatakan kepadanya bahwa Ia sudah mempunyai rencana untuk menghajar Yehuda karena dosa-dosanya. Ia akan memakai bangsa Babel yang bengis dan kafir untuk menghukum Yehuda. Bahwa Allah akan memakai umat yang demikian jahat dan kafir untuk menghukum Yehuda sangat mengejutkan sang nabi dan sulit diterima umat Allah. Mengapa tampaknya Allah tidak menjawab doa2 kita secara instan?
Allah selalu mempunyai rencana terindah bagi umatnya, bahkan saat pertama kali kita hadir di dunia ini. Percaya dan menyerahkan segala hidup kita kepadaNya adalah sebuah commitent umat pilihan Allah. Segala sesuatu indah pada waktuNya. Gantinya meratap dan bersungut2, marilah kita memuji Dia atas pekerjaan tanganNya dan segala kebesaranNya.
Untuk mengamini firman yang disampaikan, jemaat menyanyikan lagu tutup dari LS No. 88 "Tuhan Pliharakan", di lanjutkan doa berkat yang dilayangkan oleh Gembala jemaat Pdt. Rindu Hutapea.
Acara kebaktian Sabat berakhir dengan saling bersalaman dan potluck bersama.
Selamat Hari Sabat, Tuhan memberkati.
-Lynda Karman-
Sambutan persembahan di sampaikan oleh Bp. Willy Wuisan, para diakon mengumpulkan persembahan sambil di iringi musik instrumentalia. Jemaat berdiri menyanyikan LS No. 21 "PadaMu Allah Ku Puji" dilanjutkan doa persembahan yang dilayangkan oleh Bp. Willy Wuisan. Cerita anak2 disampaikan oleh Ibu Lies Purnama sebagai pendahuluan khotbah, dan sebuah lagu pujian disampaikan oleh Kanya Karman dengan judul "People Need The Lord".
Ayat inti khotbah terdapat dalam Habakuk 2:4b "Tetapi orang yang benar itu akan hidup oleh percayanya" dibacakan oleh Bp. Donny Ham, dilanjutkan menyani lagu penghantar khotbah "Tuhan Bersabda Padaku" dengan setengah suara.
Judul khotbah yang dibawakan oleh Bp. sontani Purnama adalah : Meratap dan Memuji. Habakuk dalam bahasa Ibrani memiliki pengertian "memeluk", dia berasal dari Yehuda, dia seorang nabi yang hidup pada masa pemerintahan Yoyakim. Dia melayani pada masa2 sulit dimana banyak orang pada saat itu hidup dalam kelaliman, banyak yang mengejek2 pekerjaannya sebagai nabi, dan dia Habakuk mempertanyakannya kepada Tuhan. Habakuk 1 :1-4 "Berapa lama lagi, TUHAN, aku berteriak, tetapi tidak Kau dengar, aku berseru kepada-Mu: Penindasan! tetapi tidak Kau tolong? Mengapa Engkau memperlihatkan kepadaku kejahatan, sehingga aku memandang kelaliman? Ya, aniaya dan kekerasan ada di depan mataku; perbantahan dan pertikaian terjadi. Itulah sebabnya hukum, kehilangan kekuatannya dan tidak pernah muncul keadilan, sebab orang fasik mengepung orang benar; itulah sebabnya keadilan muncul terbalik".
Habakuk berusaha menghentikan kejahatan, kekerasan, penghancuran orang benar yang dilihatnya di antara umat perjanjian Allah dengan cara berdoa, namun tampaknya Allah membiarkan segala kejahatan itu terjadi. Muncul dalam pemikiran mengapa Allah membiarkan demikian lama untuk menghukum kejahatan? mengapa tampaknya Allah tidak menjawab doa2 kita secara instan? Saat itu orang benar mendapati diri mereka dikelilingi orang2 jahat yang tak mengenal Allah. Hukum Allah dipandang rendah dimana-mana. Bahkan orang2 yang seharusnya membela perkaran keadilan dan kebenaran melakukan hal ketidakjujuran. Keadaan menyedihkan ini muncul dalam pandangan sang nabi.
Allah menjawab Habakuk dengan mengatakan kepadanya bahwa Ia sudah mempunyai rencana untuk menghajar Yehuda karena dosa-dosanya. Ia akan memakai bangsa Babel yang bengis dan kafir untuk menghukum Yehuda. Bahwa Allah akan memakai umat yang demikian jahat dan kafir untuk menghukum Yehuda sangat mengejutkan sang nabi dan sulit diterima umat Allah. Mengapa tampaknya Allah tidak menjawab doa2 kita secara instan?
Allah selalu mempunyai rencana terindah bagi umatnya, bahkan saat pertama kali kita hadir di dunia ini. Percaya dan menyerahkan segala hidup kita kepadaNya adalah sebuah commitent umat pilihan Allah. Segala sesuatu indah pada waktuNya. Gantinya meratap dan bersungut2, marilah kita memuji Dia atas pekerjaan tanganNya dan segala kebesaranNya.
Untuk mengamini firman yang disampaikan, jemaat menyanyikan lagu tutup dari LS No. 88 "Tuhan Pliharakan", di lanjutkan doa berkat yang dilayangkan oleh Gembala jemaat Pdt. Rindu Hutapea.
Acara kebaktian Sabat berakhir dengan saling bersalaman dan potluck bersama.
Selamat Hari Sabat, Tuhan memberkati.
-Lynda Karman-
Friday, February 28, 2014
Friday, February 21, 2014
Saturday, February 15, 2014
Friday, February 14, 2014
Friday, February 07, 2014
Monday, January 27, 2014
Kebaktian Rumah Tangga - Kel.Sontani Purnama
Kebaktian Rumah Tangga
26 January 2013
Kel. Sontani Purnama
Pada hari Minggu tanggal 26 January 2014, jemaat Kemang Pratama mengadakan acara Kebaktian Rumah Tangga yang pertama di tahun 2014, bertempat di kediaman keluarga Sontani Purnama.
Tepat pukul 12.30 acara kebaktian di mulai, dipimpin oleh pemimpin dept. rumah tangga thn 2014 Bp. Munas Tambunan, acara di mulai dengan menyanyikan lagu buka dari LS No. 258 -- "Betapalah Eloknya di Rumah Tangga" dilanjutkan doa buka yang dilayangkan oleh Ketua Bp. David Tampubolon. Kesaksian keluarga di sampaikan oleh Bp. Sontani Purnama menyaksikan bagaimana tangan Tuhan telah memberkati anak ke dua mereka yaitu, Timothy yang telah bertambah usia 1 tahun lagi yaitu pada tgl 19 January 2014 yang lalu, serta kesehatan Oma Steven, ibu dari Ibu Lies Purnama yang telah kembali pulih setelah mengalami sakit beberapa waktu lalu.
Mengawali firman yang akan dibawakan oleh gembala jemaat, dua buah lagu berturut2 di sampaikan oleh anak ke 3 keluarga Sontani yaitu, Dave Purnama menyanyi sambil bermain piano, kemudian sebuah lagu dari pemuda Kemang Pratama.
Lagu Thema rumah tangga --"Ku Snang berada dalam Keluarga Allah" menjadi pengantar firman yang akan di sampaikan oleh gembala jemaat.
![]() | |||||
Renungan disampaikan oleh gembala jemaat Pdt. Sonny Kapitan mengambil thema berkat keluarga, dimana setiap keluarga memiliki berkat2 tersendiri yang Tuhan telah siapkan. Semua indah pada waktunya. Mengakhiri firman, gembala jemaat melayangkan doa berkat bagi seluruh anggota keluarga.
Acara di tutup dengan menyanyi lagu tutup dari LS No, 100 -- "Berkat yang Tentu Tuhan Janji" di lanjutkan dengan doa tutup sekaligus doa ramah tamah.
Acara sore itu di akhiri dengan menikmati hidangan yang telah disiapkan keluarga.
Selamat
menikmati hidangan yang telah disiapkan - Selamat Ulang Tahun Timmy,
semoga panjang umur dan sukses dalam pendidikan. Tuhan memberkati
keluarga Sontani Purnama.
Karman AK
Subscribe to:
Posts (Atom)
















