Monday, May 19, 2014

MANUSIA DENGAN 190 NAMA - UNAI Chorale - PHD Ludwig Bethoven Jones Noya

Kebaktian Sabat
GMAHK Kemang Pratama
Pembicara : PHD Ludwig Bethoven Jones Noya
Sabat, 17 May 2014
 

Memasuki acara kebaktian, jemaat diundang berdiri untuk menyanyi dari LS No, 515 "Tuhan ada dalam Kaabah" dipimpin oleh chorister Ibu Imelda Peranginangin diiringi pianist Timothy Purnama, dan musik pengiring kabaktian Joshua, Ivana, Kanya, Velan dan Junior. Menyanyi LS No.1 "Dihadapan hadirat Mu" jemaat tetap berdiri, doa pengkhotbah dilayangkan oleh PHD Ludwig Bethoven Jones Noya. Bacaan ayat bersahutan terdapat dalam Yesaya 9:1-7 dibacakan oleh pemimpin dan jemaat secara bergantian di pimpin oleh Bp. David Tampubolon. Lagu buka dari LS No. 64 "Tiada Lain Pelindung Seperti Yesus" jemaat menyanyi semua ayat, diakhiri doa syafaat yang dilayangkan oleh Bp. Willy Wuisan. Jemaat menyambut dengan menyanyi dari LS No. 517 "Dengar Ya Tuhan Kami Berdoa". 


Bacaan persembahan dibawakan oleh Bp. Jerry Manurung, menghimbau jemaat untuk memberikan persembahan kepada Tuhan dengan sukarela, tanda kasih kita kepada Allah. Diakon mengumpulkan persembahan di iringi musik instrumentalia, jemaat menyambut dengan menyanyi dari LS No. 21 "Pada Mu Allah Ku Puji". Doa persembahan dilayangkan oleh Bp. Jerry Manurung. Sebuah lagu istimewa di bawakan oleh UNAI Chorale dengan judul "The Cross" mengawali cerita anak yang disampaikan oleh Michelle Hutauruk. Cerita anak mengisahkan seorang anak yang bernama Gersom yang pergi berjalan2 dengan kedua orang tuanya. Disepanjang perjalanan, Gersom banyak mengeluh dan ayahnya selalu ada disana untuk memenuhi segala kebutuhannya. Cerita ini menggambarkan perjalanan bangsa Isral menuju tanah perjanjian, dimana bangsa Israel selalu mengeluh dan Allah selalu menyediakan segala kebutuhan mereka.  Saat mereka kehausan Allah menyiapkan air untuk diminum, saat mereka lapar Allah menyiapkan roti untuk mereka makan, saat mereka kepanasan Allah menyiapkan tiang awan dll. Gersom mencoba menyombongkan segala kemampuan ayahnya kepada teman2nya, tetapi ayahynya mengatakan itu semua bukan hasil tangannya, tetapi Allah di surga yang menyiapkannya. Cerita anak di tutup dengan membacakan sebuah ayat yang terdapat dalam Ulangan 31:8 "Sebab Tuhan, Dia sendiri akan berjalan di depanmu, Dia sendiri akan menyertai engkau, dia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau, janganlah takut dan janganlah patah hati".

Kembali sebuah lagi di persembahkan oleh UNAI Chorale dengan judul "In The Last Day". Ayat inti dibacakan oleh Bp. David Tampubolon, terdapat dalam Wahyu 3:20, jemaat mempersiapkan hati untuk mendengarkan firman dengan menyanyi "Tuhan Ada Dalam Kaabah" dengan suara lembut. PHD Ludwig Bethoven Jones Noya memilih judul khotbah "Manusia dengan 190 nama". Khotbah di dahului dengan mengajak anggota jemaat menyebutkan yel2 yang berbunyi "Selamat Hari Sabat, Sabat Hari Selamat".

Sebagai pendahuluan PHD Ludwiq Noya mengetengahkan sebuah fenomena yang menjadi perhatian dunia saat ini, yaitu 7 keajaiban dunia versi terbaru :
1. Tembok Cina, bangunan terpanjang, di Tiongkok
2. Petra, bangunan arsitektur bebatuan, di Jordania
3. Patung Yesus Kristus, arsitektur raksasa ArtDeco terbesar, di Brasil
4. Kota Kuno Machu Piccu, pusat reruntuhan peradaban bangsa Inka, di Peru
5. Chichen Itza, pusat peradaban maya, di Meksiko
6. Colosseum, bangunan arsitektur kerajaan Romawi, di Itali
7. Taj Mahal, bangunan monumen kekaisaran terbesar, di India

Bagaimana dengan kubur yang kosong ? apakah dapat disejajarkan dengan 7 keajaiban dunia diatas? Manusia itu lahir, hidup, dan mati dengan meninggalkan lebih dari 190 nama. Yesaya 9:6 "Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang Putra telah diberikan untuk kita, lambang pemerintahan ada di atas bahuNya, dan namaNya akan disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai".  
Lukas 2:11 "Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.

Empat bukti bahwa DIA adalah Jurusaelamat :

1. Nubuatan digenapi - Yesaya 7:14 "Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda, sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan melahirkan seorang anak laki2, dan ia akan  menamakan Dia Imanuel".

2. Pernyataan2 yang mengagungkan :

- Matius 13:41 "Anak Manusia akan menyuruh Malaikat2Nya dan mereka akan mengumpulkan segala sesuatu yang menyesatkan, dan semua  orang melakukan kejahatan dari dalam kerajaanNya".

- Yohanes 5:23 "Supaya semua orang menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa. Barangsiapa tidak menghormati Anak, ia juga tidak menghormati Bapa, yang mengutus Dia".
    
- Matius 28:18 "Yesus mendekati mereka dan berkata, "kepadaKu telah diberikan segala kuasa di surga dan dibumi". 
    
- Yohanes 8:46 "Siapakah diantaramu yang membuktikan bahwa Aku berbuat dosa? Apabila Aku mengatakan kebenaran, mengapakah kamu tidak percaya kepadaKu ?".
    
- Yohanes 10:30 "Aku dan Bapa adalah satu".

- Yohanes 3:16 "Karena begitu besar kasih Allah atas dunia ini sehingga Ia mengaruniakan anakNya yang tunggal, supaya barangsiapa yang percaya kepadaNya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal.

3 Memiliki kuasa supranatural - Yohanes 9:6 "Setelah Ia mengatakan semuanya itu, Ia meludah ke tanah, dan mengaduk ludahnya itu dengan tanah, lalu mengoleskannya pada mata orang buta tadi".

4. Kubur yang kosong - Lukas 24:2-3 "Mereka mendapati batu sudah terguling dari kubur itu, dan setelah masuk mereka tidak menemukan mayat Tuhan Yesus".

Disela pekabaran yang disampaikan, kembali UNAI Chorale menyanyikan dua buah lagu berturut, "In The Name Of the Lord", dan "In Christ Alone".

Kaisar Napoleon Bonaparte, Alexander Agung dll mendirikan kerajaan di dunia ini, tetapi DIA memiliki kerajaan yang didirikan Allah bagiNya untuk dimana Dia akan bertahta selamanya.
  
Dia tidak pernah menulis buku, membuat lagu atau puisi. Namun DIA adalah inti dari segalanya.  NamaNya  indah, agung dan mulia. Dia selalu ada dalam setiap permasalahan hidup kita. Jika kita takut kegelapan, dia adalah Terang Dunia. Jika kita sakit, Dia adalah Penyembuh Ajaib. Jika kita lapar, Dia adalah Roti Hidup. Jika kita takut akan masa depan, Dia adalah Pembimbing kita. Jika kita memiliki musuh, Dia adalah Pembela kita. Jika kita diperlakukan tidak adil, Dia adalah Hakim Adil. Jika kita tersesat dan hampir mati, Dia adalah Jalan, Kebenaran dan Hidup. Dia berdiri disana, tanganNya terbuka, Dia memanggil kita untuk masuk dalam kerajaanNya. 190 Nama itu memberikan pengharapan hidup yang kekal. Demikian PHD Ludwig Noya mengakhiri firman yang disampaikan pada siang Sabat itu.

Sebuah lagu dengan judul "Crown Him the Reason King" dibawakan oleh UNAI Chorale sebagai lagu penutup, doa berkat dilayangkan oleh PHD Ludwig Noya, dan jemaat menyambut dengan menyanyi dari LS No. 522 "Curahkan berkatMu ya Tuhan". Participant khotbah meninggalkan mimbar diikuti oleh anggota jemaat. Acara kebaktian berakhir dengan saling bersalaman, baik dengan anggota jemaat maupun UNAI Chorale yang berjumlah 39 orang.

Seusai makan bersama, tepat pukul 14.00 siang, anggota jemaat kembali berkumpul dalam ruangan kebaktian untuk menyaksikan "mini concert" UNAI Chorale. Selama kurang lebih satu jam anggota jemaat disuguhkan lagu2 yang begitu baik.  Diselingi ayat2 Alkitab, tayangan video, dan kesaksian yang menguatkan, lagu2 UNAI Chorale menjadi berkat dan mengangkat iman serta kerohanian jemaat yang mendengarkannya. 

Beberapa lagu yang mereka bawakan  :
1.  We Will Song a Sing to The Lord
2.  When an Answer Are not Encourage
3.  Witness
4.  I'll Be There
5.  Redeemed
6.  How Great Thou Art

Pada lagu terakhir - How Great Thou Art, conductor UNAI Chorale Ibu Christine Tambunan mengajak anggota jemaat turut menyanyi pada bait chorus. Tampak anggota jemaat bersemangat menyanyi mengikuti panduan conductor dan kemudian kembali lagi kepada UNAI Chorale. 

Tak kenal maka tak sayang. Acara perkenalan anggota UNAI Chorale menjadi sesi yang ditunggu2. Dipimpin oleh Ibu Christine Tambunan mewakili UNAI Chorale, dan Sdr. Ridwan Sihombing mewakili PA Kemang Pratama, acara perkenalan berlangsung cukup bersahabat. Dengan memperkenalkan nama, tempat asal, fakultas/jurusan yang diambil di UNAI, posisi suara di UNAI Chorale, mampu menciptakan kehangatan persaudaraan seiman diantara anggota UNAI Chorale dengan anggota jemaat Kemang Pratama. Ibu Christine Tambunan, selaku conductor, pembimbing dan pembina UNAI Chorale, mengakhiri acara perkenalan dengan mengumumkan telah terpilihnya President UNAI Chorale untuk yang pertama kali, sekaligus pula sebagai pianist UNAI Chorale, dia adalah Beverly Simbolon. Ucapan penutup, ketua Bp. David Tampubolon mewakili jemaat menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan dan pelayanan UNAI Choral pada Sabat itu. 

Kami doakan UNAI Chorale akan terus maju, menjadi sarana dan perkakasNya di dalam pekabaran injil. Melalui lagu2 pujian yang mereka bawakan, kiranya semakin banyak jiwa mengenal kebenaran. Terpujilah Nama Tuhan.  

Terima kasih atas pelayanan UNAI Chorale di jemaat Kemang Pratama pada Sabat ini. Selamat Sabat. Tuhan memberkati.

Lynda Karman