Sunday, September 29, 2013

“Penatalayanan Waktu“

Kebaktian Vesper
Jumat, 27 September 2013
GMAHK Kemang Pratama
Malam kebaktian vesper dimulai tepat pukul 19.30 wib. Acara diawali dengan mengundang hadirat Tuhan  melalui Roh Kudus hadir dengan berdoa di dalam hati masing-masing yang dipimpin oleh ibu Yunita Wuisan. Selanjutnya jemaat menyanyikan dari Lagu Sion “Jam Kita Tak Tau“ sebagai lagu pembukaan dan dilanjutkan dengan doa pembukaan. Sebuah lagu pujian  istimewa dibawakan oleh keluarga Chandra Perangin-angin dengan judul “Inilah Jam ku Berdoa.“
Firman Tuhan malam ini dibawakan oleh ibu Sitimey Kapitan, yang mengingatkan kembali pentingnya memiliki   dan menjadi penatalayanan waktu dalam kehidupan kerohanian. Setiap umat Tuhan dapat mengasingkan waktu-waktu khusus antara lain, waktu untuk Tuhan, waktu untuk berdoa, waktu untuk berbakti, waktu yang diasingkan yakni Sabat, dan waktu untuk menggunakan elektromedia. Waktu merupakan hal berharga yang sangat mahal yang diberikan Tuhan kepada manusia untuk dapat dipergunakan dengan benar dan baik. Sama seperti  tokoh Alkitab yaitu Henokh yang selalu bergaul dan berjalan bersama Allah hingga Henokh pun diangkat Allah ke Surga ketika dia hidup. Yesus pun memberikan teladan kepada umat-umatnya dalam hal berjalan bersama-sama dengan Allah dengan senantiasa berjalan  dengan Allah dan senantiasa berdoa. Di dalam kehidupan setiap  umat Tuhan  tentunya menghadapi berbagai  tantangan dan bermacam-macam pencobaan yang senantiasa dihadapkan diberbagai keadaan, baik dalam lingkungan keluarga, lingkungan sekitar, lingkungan jemaat, dan bahkan di dalam lingkungan pekerjaan sekalipun. Ibadah dalam bentuk doa pribadi, doa keluarga dan doa umum merupakan waktu yang harus diasingkan setiap hari. Bahkan Allah telah memberikan tujuh hari dalam satu minggu, enam hari untuk manusia bekerja dan satu hari untuk Allah yaitu hari ketujuh hari Sabat yang mengingatkan bahwa Allah adalah Tuhan yang merupakan pencipta alam semesta.  Waktu untuk kesenangan dunia yang sementara haruslah digantikan dengan waktu kesenangan sorgawi yang kekal.
Himbauan, Jemaat Tuhan yang hadir diingatkan untuk senantiasa memiliki penatalayanan waktu yang diasingkan waktu untuk Tuhan bahkan memiliki ibadah pribadi  baik pagi siang maupun malam, sehingga dapat menghadapi berbagai-bagai pencobaan dan tantangan yang datang.
Untuk mengakhiri Firman Tuhan jemaat menyanyikan lagu “Ingat Hari Sabat“ dan diakhiri dengan doa oleh ibu Sitimey Kapitan. Selanjutnya jemaat keluar dan membentuk lingkaran di halaman gereja sambil menyanyikan “ God Is So Good “ dan mengucapkan yel-yel sabat.  Kiranya menjadi berkat. Amin.
-Mei-

Monday, September 23, 2013

Penghiburan jemaat bagi Keluarga Michael Raintung & Kel. Karman AK

GMAHK Kemang Pratama
Sabat, 21 September 2013
Penghiburan Jemaat


..Tiada lagi air mata, mati sakit dan fana, perhitungan tahun 
tiada malam tak disana..

Jemaat Kemang Pratama kembali mengadakan acara penghiburan kepada dua keluarga yang tengah berduka atas beristirahatnya anggota keluarga yang dikasihi, yaitu ayah dari Sdri Vira Chandra - Kel. Michael Raintung di Palu pada bulan July yang lalu, dan ayah dari Bp. Karman - Kel. Karman AK di Jogjakarta pada bulan Agustus yang lalu. 

Bertempat di gereja Kemang Pratama, pada tanggal 21 September 2013 acara penghiburan di pimpin oleh ketua Bp. Mulana Simanjuntak, sekaligus sebagai protokol acara penghiburan siang Sabat itu.  Lagu sion No. 147 "Muka dengan Muka Nanti" menjadi lagu pembukaan yang dilanjutukan dengan doa buka yang dilayangkan oleh Bp. Ramly Manurung.  



Kesaksian dan riwayat hidup atas beristirahatnya kedua ayah terkasih disampaikan oleh keluarga yang berduka secara bergantian. Renungan penghiburan disampaikan oleh gembala jemaat Pdt. Sonny Kapitan, menguatkan anggota keluarga yang ditinggalkan untuk tetap tabah dan bergantung sepenuhnya kepada Tuhan, karena mengalami kehilangan anggota keluarga yang kita kasihi yaitu tidur sementara di dalam Tuhan adalah pengalaman iman yang perlu dimiliki oleh setiap anggota Gereja Masehi Advent hari ke-7 di dalam penantian kedatanganNya yang kedua kali. Pdt. Sonny Kapitan mengakhiri renungannya dengan melayangkan doa penyerahan bagi kedua keluarga yang berduka.




Kata2 penghiburan mewakili jemaat disampaikan oleh ketua Bp. Munas Tambunan, dan dilanjutkan penyerahan tanda kasih jemaat yang diwakili oleh ketua Bp. Sontani Purnama.





Acara penghiburan di tutup dengan menyanyi lagu pujian dari LS No. 229 "Dalam Negeri Yang Terang" diakhiri dengan doa tutup yang dilayangkan oleh Bp. Mulana Simanjuntak.

Terima kasih atas kerjasama dept rumah tangga (yang dikoordinir oleh ketua yang membidangi dept RT - Bp. Mulana Simanjuntak) dengan penetua jemaat dan gembala jemaat dalam rangkaian acara penghiburan pada hari Sabat tanggal 21 September 2013.  Tuhan memberkati kita semua.

Lynda Karman
Dept Rumah Tangga
     

Menjadi Pengikut Yesus

Kebaktian Khotbah
Sabat, 21 September 2013
GMAHK Kemang Prtama

Pengkhotbah : Gembala Jemaat, Pdt. Sonny Kapitan


Kebaktian khotbah sabat ini dimulai dengan korister saudara Robert Rihihina mengundang jemaat untuk berdiri menyambut partisipan dan diiringi pianis saudara Joshua Simanjuntak.  Selanjutnya bacaan bersahutan oleh bapak Munas Tambunan yang terdapat di dalam Lukas 9 : 23-25, yang dilanjutkan dengan lagu pembukaan khotbah. Doa syafaat  dibawakan oleh   bapak Sontani Purnama. Bacaan persembahan dan doa oleh bapak Mulana Simanjuntak yang dilanjutkan dengan pemungutan persembahan oleh diakon.
Sebuah lagu pujian penghantar khotbah dibawakan oleh Ivana Tobing, Kanya Karman dan Ruth. Cerita anak-anak disampaikan oleh ibu Sitimey Kapitan yang berjudul “Kawah Chandradimuka“ yang memberikan pelajaran kepada anak-anak untuk mengharapkan, percaya dan berdoa kepada Tuhan yang senantiasa melindungi dan menjaga anak-anak. Bacaan ayat inti khotbah terdapat dalam  1 Korintus 11 : 1 dan Firman Tuhan diiringi oleh lagu setengah suara oleh jemaat “Tuhan Bersabda Padaku.”
Khotbah dimulai oleh Pdt.Sonny Kapitan yang menekankan nasehat-nasehat yang terdapat dalam tulisan-tulisan Roh Nubuat, yaitu buku Para Nabi dan Raja, hal 255 menuliskan, “Pandanglah Allahmu!, dengan kehilangan pandangan terhadap tabiat Tuhan yang sejati, bangsa Israel tidak dapat dimaafkan. Sudah seringkali Allah menyatakan diri-Nya sendiri kepada mereka sebagai Oknum yang  penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih dan setia.” Hal 260, “Panggilan untuk bertobat dikumandangkan dengan jelas dan tidak dapat salah dan semua di undang untuk kembali. Hai Pembaca, sudahkah engkau menentukan jalanmu sendiri? Sudahkah engkau tersesat jauh dari Allah? Sudahkah engkau berusaha makan buah-buah pendurhakaan, padahal hanya mendapati buah-buah itu hancur berkeping-keping di bibirmu?. Dan sekarang rencana-rencana hidupmu meleset dan pengharapanmu padam, apakah engkau duduk dan kesepian? Suara tersebut yang sudah lama berbicara ke hatimu, tetapi yang olehnya engkau tidak mau mendengarkan datang kepadamu dengan terang dan jelas.” Para Nabi dan Raja, hal 261, “Jangan mendengarkan bujukan musuh untuk menjauhkan diri dari Kristus sampai engkau telah berhasil  menjadikan dirimu sendiri lebih baik, sampai engkau cukup layak datang kepada Allah. Jikalau engkau menunggu sampai nanti kelak maka engkau tidak pernah akan datang.”
Himbauan, marilah setiap umat-umat Tuhan untuk Mambayangkan Salib, “Jalan dari palungan ke Golgota semuanya terbuka di hadapan mata-Nya. Kunci kerajaan Surga adalah sabda Kristus. Segala perkataan Kitab Suci adalah milik-Nya. Perkataan ini mempunyai kuasa untuk membuka dan menutup Surga. Hal itu menyatakan keadaan yang dengannya manusia diterima atau ditolak. Demikianlah orang-orang yang memasyurkan sabda Allah menjadi suatu semerbak kehidupan menuju hidup atau bau maut menuju mati.” Kerinduan Segala Zaman, hal 17,21.
Kebaktian jam khotbah diakhiri dengan doa oleh Pendeta Sonny Kapitan. Sabat ini merupakan Sabat perjamuan Suci untuk triwulan 3, dimana acara perjamuan dipimpin oleh Pendeta Sonny Kapitan didampingi oleh semua ketua jemaat dan diiringi oleh diakon-diakones. Acara perjamuan Suci diikuti oleh semua anggota jemaat. Untuk menutup kebaktian khotbah jemaat mengumpulkan persembahan penyangkalan diri menyanyikan lagu penutup  dan ditutup dengan doa berkat  oleh Pendeta Sonny Kapitan.
Jemaat bersalaman dengan partisipan secara teratur  sambil membentuk lingkaran. Selanjutnya jemaat dan para tamu yang hadir diundang untuk mengikuti potlak bersama dan mengikuti acara PA pada pukul 16.30 Sabat sore. Tuhan Memberkati.
-Mei-

Sunday, September 22, 2013

“Untuk meneguhkan keluarga sekarang dan selamanya“

Kebaktian Vesper
Jumat, 20 September 2013 
GMAHK Kemang Pratama

Malam vesper dimulai tepat pukul 19.30 wib. Acara diawali dengan mengundang hadirat Tuhan  melalui Roh Kudus hadir dengan berdoa di dalam hati masing-masing yang dipimpin oleh ibu Yunita Wuisan. Selanjutnya jemaat menyanyikan “Betapalah Eloknya Di Rumah Tangga“ sebagai lagu pembukaan dan dilanjutkan dengan doa. Sebuah lagu pujian  istimewa dibawakan oleh  semua pria dengan judul  “Duduk Dekat Kaki Yesus.“
Renungan Firman Tuhan malam ini disampaikan oleh ibu Sovie Manurung dengan judul "Untuk meneguhkan keluarga sekarang dan selamanya", Kolose 3:4. Yang menekankan akan tema untuk rumah tangga yang menghimbau umat-umat Tuhan untuk mengingat tiga hal penting yang perlu untuk dimiliki di dalam rumah tangga yaitu pertama komunikasi, dimana komunikasi dapat diibaratkan dengan darah di dalam tubuh yang memiliki fungsi yang sangat penting. Dalam keluarga komunikasi yang tidak lancar dapat memberikan dampak yang negative yang dapat membawa masalah. Resep untuk komunikasi yang lancar adalah dengan menggunakan obat yang tepat yaitu berbicara dan menyampaikan maksud dengan bijak. Dan hal penting yang kedua adalah menjadi pendengar yang baik antara lain dengan berempati terhadap pasangan ataupun anggota keluarga yang artinya menempati diri menjadi pasangan.  Sedangkan hal penting lainnya adalah mencerminkan diri kepada pasangannya. Allah mencerminkan perasaan Yunus ketika Allah menyatakan layakkah engkau marah. Dan hal yang penting  yang ketiga adalah dengan berubah dan berunding dengan bijaksana. Hubungan pernikahan yang sehat menuntut komunikasi yang sehat selalu terus-menerus tanpa putus antara pasangan bahkan di dalam persekutuan yang berhasil secara rohani yaitu melalui komunikasi yang terus-menerus dengan Allah. Himbauan, marilah umat-umat Tuhan setiap saat menjadikan keluarga menjadi teladan dalam  kehidupan berkeluarga yang harmonis  dan sukacita melalui pertolongan Tuhan dengan kuasa Roh Kudus melalui berdoa, bermeditasi dan membaca akan Alkitab yang akan memberi nasehat rohani yang akan menuntun kepada kehidupan keluarga yang dekat dengan Allah.
Untuk mengaminkan Firman Tuhan jemaat menyanyikan lagu  penutup LS 277  “Kasih Allah“ dan diakhiri dengan doa oleh ibu Sovie Manurung. Selanjutnya jemaat keluar dan membentuk lingkaran di halaman gereja sambil menyanyikan “God Is So Good“ dan mengucapkan yel-yel sabat. Kiranya menjadi berkat. Amin.
-Mei-

Friday, September 20, 2013

"Buku Tulisan-tulisan Permulaan"

Kebaktian Rabu Malam
Rabu, 18 Sptember 2013
GMAHK Kemang Pratama
Pembahasan : Buku Tulisan-tulisan Permulaan
Hal 109-126.


Pertengahan minggu merupakan malam permintaan doa dimulai tepat pukul 19.30 wib. Acara dipimpin oleh bapak Willy Wuisan yang diawali dengan mengundang hadirat Tuhan  melalui Roh Kudus hadir dengan berdoa di dalam hati masing-masing, dan selanjutnya jemaat menyanyikan lagu sion nomor 183 “Inilah Jamku Berdoa“ sebagai lagu pembukaan dan dilanjutkan dengan doa pembukaan.
Kesaksian pada malam pertengahan minggu ini disampaikan oleh umat-umat Tuhan yang menyaksikan kasih Tuhan, dan Topik-topik doa malam ini mendoakan saudara-saudara yang sakit dan juga mendoakan family of the month untuk bulan September yaitu keluarga bapak Karel Arsyad. Selanjutnya jemaat berdoa dengan berkelompok dua atau tiga orang. Untuk menyambut firman Tuhan yang akan disampaikan, anak-anak  menyanyikan sebuah lagu pujian  yang berjudul “ Sebrang Langit Biru.”
Firman Tuhan pada malam permintaan doa  dibawakan oleh Pdt. Sonny Kapitan yang memberikan petunjuk Firman Tuhan untuk mengingatkan umat-umat Tuhan agar disembuhkan dalam perjalanan kerohanian. Nubuatan yang terpanjang yang diingatkan untuk perjalanan umat-umat Tuhan sampai bertemu dengan Yesus. Dimana E.G. White mendapat khayal  tentang penglihatan akan wajah Yesus. Wajah Yesus yang diselubungi oleh cahaya kemuliaan yang penuh dengan kasih, dan dia melihat bahwa dalam perjalanan ada dua rombongan, yaitu rombongan yang penuh dengan doa menyembah kepada Tuhan dan rombongan orang-orang yang tidak peduli  lalai akan kerohanian.  Orang – orang yang menerima hembusan Roh Kudus adalah orang-orang yang hidup dalam damai dan penuh kuasa yang manis, dan rombongan orang yang lalai tidak menyembah Yesus maka tidak perduli akan kerohanian tidak ada damai dan sukacita yang manis. Seringkali umat-umat Tuhan lupa untuk menjaga kehadiran Roh Kudus di dalam hati dan tidak menyembah Tuhan dengan sungguh-sungguh, sehingga tidaklah dapat dirasakan akan sukacita damai yang manis. Tuhan berulang-ulang menunjukkan kepada E. G. White bahwa umat-umat Tuhan haruslah bergantung kepada Allah dalam kehidupan dan seperti nabi Elia ketika dalam masa kesukaran. Dengan bersandar kekuatan dari Tuhan  maka ujian-ujian iman  dapat dihadapi dengan penuh kemenangan.
Dalam segala perbuatan  dan kegiatan-kegiatan sehari-hari hendaklah umat-umat Tuhan berkata-kata, berpikir, dan bertindak seolah-olah Yesus akan segera datang. Pemulihan dan pembaharuan haruslah dimiliki untuk dapat tetap berada dalam kehidupan bersama dengan Allah, oleh karena Setan dengan kuasa yang dimilikinya dengan beragam-ragam cara berusaha membuat kutukan gaib yang akan menjatuhkan umat-umat Allah. Banyak spiritisme, ahli-ahli sihir, mujizat-mujizat iblis yang dilakukan untuk mempengaruhi pikiran-pikiran menjauh dari Allah dan mengganggu  iman umat-umat  Allah. Mata iman umat-umat Tuhan haruslah terbuka kepada Allah untuk tetap waspada terhadap serangan-serangan Setan.
Untuk mengakhiri Firman Tuhan jemaat menyanyikan lagu  penutup  ”Tuhan Batu Karang Kita“  dan diakhiri dengan doa oleh Pendeta Sonny Kapitan. Kiranya menjadi berkat.
-Mei-

"Tulisan-tulisan Permulaan"

Kebaktian Rabu Malam
Rabu, 18 Sptember 2013
GMAHK Kemang Pratama
Pembahasan : Buku Tulisan-tulisan Permulaan
Hal 109-126.

Pertengahan minggu merupakan malam permintaan doa dimulai tepat pukul 19.30 wib. Acara dipimpin oleh bapak Willy Wuisan yang diawali dengan mengundang hadirat Tuhan  melalui Roh Kudus hadir dengan berdoa di dalam hati masing-masing, dan selanjutnya jemaat menyanyikan lagu sion nomor 183 “Inilah Jamku Berdoa“ sebagai lagu pembukaan dan dilanjutkan dengan doa pembukaan.
Kesaksian pada malam pertengahan minggu ini disampaikan oleh umat-umat Tuhan yang menyaksikan kasih Tuhan, dan Topik-topik doa malam ini mendoakan saudara-saudara yang sakit dan juga mendoakan family of the month untuk bulan September yaitu keluarga bapak Karel Arsyad. Selanjutnya jemaat berdoa dengan berkelompok dua atau tiga orang. Untuk menyambut firman Tuhan yang akan disampaikan, anak-anak  menyanyikan sebuah lagu pujian  yang berjudul “ Sebrang Langit Biru.”
Firman Tuhan pada malam permintaan doa  dibawakan oleh Pdt. Sonny Kapitan yang memberikan petunjuk Firman Tuhan untuk mengingatkan umat-umat Tuhan agar disembuhkan dalam perjalanan kerohanian. Nubuatan yang terpanjang yang diingatkan untuk perjalanan umat-umat Tuhan sampai bertemu dengan Yesus. Dimana E.G. White mendapat khayal  tentang penglihatan akan wajah Yesus. Wajah Yesus yang diselubungi oleh cahaya kemuliaan yang penuh dengan kasih, dan dia melihat bahwa dalam perjalanan ada dua rombongan, yaitu rombongan yang penuh dengan doa menyembah kepada Tuhan dan rombongan orang-orang yang tidak peduli  lalai akan kerohanian.  Orang – orang yang menerima hembusan Roh Kudus adalah orang-orang yang hidup dalam damai dan penuh kuasa yang manis, dan rombongan orang yang lalai tidak menyembah Yesus maka tidak perduli akan kerohanian tidak ada damai dan sukacita yang manis. Seringkali umat-umat Tuhan lupa untuk menjaga kehadiran Roh Kudus di dalam hati dan tidak menyembah Tuhan dengan sungguh-sungguh, sehingga tidaklah dapat dirasakan akan sukacita damai yang manis. Tuhan berulang-ulang menunjukkan kepada E. G. White bahwa umat-umat Tuhan haruslah bergantung kepada Allah dalam kehidupan dan seperti nabi Elia ketika dalam masa kesukaran. Dengan bersandar kekuatan dari Tuhan  maka ujian-ujian iman  dapat dihadapi dengan penuh kemenangan.
Dalam segala perbuatan  dan kegiatan-kegiatan sehari-hari hendaklah umat-umat Tuhan berkata-kata, berpikir, dan bertindak seolah-olah Yesus akan segera datang. Pemulihan dan pembaharuan haruslah dimiliki untuk dapat tetap berada dalam kehidupan bersama dengan Allah, oleh karena Setan dengan kuasa yang dimilikinya dengan beragam-ragam cara berusaha membuat kutukan gaib yang akan menjatuhkan umat-umat Allah. Banyak spiritisme, ahli-ahli sihir, mujizat-mujizat iblis yang dilakukan untuk mempengaruhi pikiran-pikiran menjauh dari Allah dan mengganggu  iman umat-umat  Allah. Mata iman umat-umat Tuhan haruslah terbuka kepada Allah untuk tetap waspada terhadap serangan-serangan Setan.
Untuk mengakhiri Firman Tuhan jemaat menyanyikan lagu  penutup  ”Tuhan Batu Karang Kita“  dan diakhiri dengan doa oleh Pendeta Sonny Kapitan. Kiranya menjadi berkat.
-Mei-

Monday, September 16, 2013

HIDUP DI DALAM KRISTUS

Kebaktian Khotbah
GMAHK Kemang Pratama
Sabat, 14 September 2013

Kebaktian  khotbah dimulai dengan jemaat menyanyikan lagu sambutan dengan korister Ibu Debby Simanjuntak dan pianis Junior Tampubolon. Lagu pembukaan  ‘Hiduplah Dalam Aku’. Dilanjutkan dengan bacaan bersahutan  oleh ibu Ully Tambunan.  Doa syafaat oleh  ibu Lies Purnama. Pelayanan bacaan persembahan dan doa oleh ibu Lince Manurung dilanjutkan dengan pemungutan persembahan oleh diakones.  
Cerita anak-anak disampaikan oleh Ibu Lamria Simanjuntak menghimbau anak-anak untuk mengasihi dan selalu mengandalkan Tuhan dalam kehidupan. Sebelum ayat inti dibacakan maka sebuah lagu pujian  dinyanyikan oleh VG. Ibu-ibu kemang Pratama. Bacaan ayat inti khotbah terdapat dalam Galatia 2 : 20 dan Firman Tuhan diiringi oleh lagu setengah suara oleh jemaat “Tuhan bersabda Padaku.”
Firman Tuhan pada siang Sabat ini dibawakan oleh Sheppherdess : Sitimey Kapitan yang menekankan kepada umat-umat Tuhan untuk hidup menjadi keluarga Allah yang hidup dengan memiliki lima hal penting yakni, beriman kepada Allah, hidup  dengan memiliki pertobatan, mencintai Allah dengan membaca Firman-Nya, menuruti serta melakukan kehendak-Nya serta membagikan kasih Allah kepada setiap orang. Dengan pertolongan dari Allah dan penyerahan yang sungguh maka umat-umat Tuhan akan mendapat kekuatan Allah untuk selalu hidup dalam kebenaran dan melepaskan segala keinginan dunia. Kehidupan yang beriman kepada Allah memampukan setiap orang untuk hidup berkenan di hadapan Allah. Alkitab yang merupakan dasar kepercayaan umat-umat Tuhan memiliki manfaat untuk mengajar, untuk meyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan, dan mendidik orang dalam kebenaran. Dengan mendisiplin diri untuk membacanya secara pribadi setiap hari dan melaksanakan prindip-prinsip meditasi terhadap Firman Allah maka akan ada perobahan hidup didalam pembaharuan rohani. Setiap orang yang melakukan serta menuruti segala perintah Allah akan dapat dirasakan dan ditunjukkan melalui tingkah laku, perbuatan dan perkataan.  Keyakinan yang dimiliki tidak akan ada artinya hingga itu dapat dirobah menjadi tingkah laku. Suatu sukacita akan dapat dirasakan bilamana mempelajari firman Allah. Firman Allah diterapkan di dalam hidup dan pengertian–pengertian Allah dituruti tidak hanya mengajar orang lain akan apa yang dipelajari tetapi juga menunjukkan kepada orang disekitatr adanya perobahan hidup. Melalui doa setiap saat serta mempelajari Firman Allah maka tidaklah sulit untuk dapat hidup di dalam Kristus oleh karena roh Kudus melalui kuasa Roh Suci akan mempersiapkan umat-umat Tuhan untuk bertemu dengan-Nya muka dengan muka.
Himbauan, marilah setiap umat Tuhan senantiasa menjadi keluarga Allah yang hidup dengan menyerahkan diri dan hidup di dalam Kristus serta berbuat hanya bagi kemuliaan Allah. Untuk menutup kebaktian khotbah jemaat menyanyikan lagu sion “Aku Mau Hidup Bagi Yesusku“ dan dilanjutkan dengan doa berkat oleh Pendeta Sonny Kapitan. Jemaat keluar dengan teratur dan bersalaman dengan partisipan.  Tuhan Memberkati.
-Mei-

Monday, September 09, 2013

Family of The Month - September 2013 - Kel. Karel Arsyad

GMAHK Kemang Pratama
Family Of The Month - September 2013
Kel. Karel Arsyad


Pada hari Sabat tanggal 07 September adalah hari Sabat berbahagia bagi keluarga Family Of The Month terpilih, yaitu Kel. Karel Arsyad. Seluruh anggota jemaat Kemang Pratama akan berpartisipasi melayangkan doa2 kepada keluaga tsb di sepanjang bulan September 2013.

Acara di pimpin oleh pemimpin rumah tangga Bp. Karman AK, di dahului dengan memberikan kesempatan kepada keluarga terpilih di bulan sebelumnya Kel. Ibu Melanie Lam untuk menyaksikan bagaimana berkat dan kebaikan Tuhan atas doa2 yang telah disampaikan oleh jemaat kepada keluarga mereka sepanjang bulan Agustus yang lalu.

Sebuah lagu istimewa di bawakan secara trio oleh Michele, Kanya & Ivana mengiringi langkah keluarga terpilih sebagai Family Of The Month bulan September. Bp. Karel Arsyad menyampaikan beberapa pokok doa untuk menjadi fokus doa sepanjang bulan Septemner, 1. Mendoakan keluarga dan anak2, 2. Kesehatan seluruh anggota keluarga, 3. Pekerjaan dan usaha tangan keluarga, 4. Pelayanan di dalam gereja.

Untuk mendoakan keluarga yang berbahagia pada Sabat itu, Gembala jemaat Pdt Sonny Kapitan mendahului menyampaikan doa penyerahan kepada keluarga Bp. Karel Arsyad untuk selanjutnya menjadi fokus doa di dalam jemaat maupun kebaktian di dalam keluarga masing2 anggota jemaat. 

Acara diakhiri dengan memberikan selamat kepada keluarag Family of the Month bulan September 2013 - Kel. Karel Arsyad.

Tuhan kiranya melimpahkan berkat kepada seluruh keluarga anggota jemaat kemang Pratama. Tuhan memberkati.


Lynda Karman
Dept Rumah Tangga