Friday, February 19, 2010

BERHARGANYA DOA YANG DIAM-DIAM

Percayalah kepada-Nya setiap waktu hai umat, curahkanlah isi hatimu di hadapan-Nya; Allah ialah tempat perlindunga kita, Sela. Mazmur 62:9.


Perasaan yang mendalam akan kebutuhan kita dan kerinduan yang besar kepada perkara-perkara yang kita minta harus nyata dalam doa-doa kita, kalau tidak, doa-doa itu tidak akan didengar. Kita tidak boleh letih dan menghentikan permohonan kita hanya oleh karena jawabanya belum langsung kita terima. Kita tidak perlu mencoba berdoa dengan perasaan yang hebat tetapi dengan tenang dan terus-menerus, kita berusaha mengajukan permohonan kita kepada takhta kasih karunia. Tugas kita ialah merendahkan diri kita dihadirat Allah, mengakui dosa-dosa kita dan dalam iman mendekatkan diri kita kepada Allah. Adalah rencana Allah untuk menyatakan diri-Nya dalam pemeliharaan-Nya dan dalam kasih karunia-Nya. Tujuan doa-doa kita adalah untuk kemuliaan Allah, bukan untuk kemuliaan kita.

Allah telah menghormati kita oleh menunjukkan betapa besarnya Ia menilai kita. Kita dibeli dengan harga yang sangat mahal, dengan harga darah Anak Allah yang mahal. Bilamana pewaris-pewaris-Nya dengan cermat hendak mengikuti firman TUHAN, berkat-berkat-Nya akan dicurahkan kepada mereka sebagai jawaban kepada doa-doa mereka. “Tetapi sekarang juga, demikianlah firman TUHAN, berbaliklah kepada-Ku dengan segenap hatimu, dengan berpuasa, menangis dan dengan mengaduh.” Koyakkanlah hatimu dan jangan pakaianmu, berbaliklah kepada TUHAN Allahmu sebab Ia pengasih dan penyayang, panjang sabar dan berlimpah kasih setia, dan Ia menyesal karena hukuman-Nya (Yoel 2:12,13)
Dalam doa yang tersembunyi jiwa harus dibukakan dihadapan mata Allah yang menyelidiki. Betap berharganya doa yang tersembunyi – jiwa bersekutu dengan Allah. Doa yang tersembunyi hanya di dengar oleh Allah, beban permohonan kita tidak perlu didengar telinga orang lain. Dengan tenang namun dengan yakin jiwa memancar dari DIa yang melihat yang tersembunyi, yang telinga-Nya mendengarkan doa yang keluar dari dalam hati. Ia yang dengan iman yang sederhana bersekutu dengan Allah akan memperoleh sinar-sinar terang Ilahi, yang menguatkannya dan memeliharanya dalam pertentangan dengan Setan.