Wednesday, February 24, 2010

MENGHASILKAN BUAH YANG SEJATI

Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku didalam dia, ia berbuah banyak sebab di luar Aku kami tidak dapat berbuat apa-apa. Yoh 15:5.

Kristus berkata, “Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya.” “Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya, setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah dibersihkan-Nya supaya ia lebih banyak berbuah” (Yoh 15:1-5). Cabang yang tidak dibersihkan mungkin kelihatannya baik kepada pandangan mata manusia, tetapi pada pandangan Dia yang tidak pernah mengantuk atau tertidur tidak akan membiarkannya mati oleh karena tawar hati. Pengusahanya membersihkannya supaya bisa menghasilkan buah kehidupan yang kekal.
Bilamana orang yang mengaku Kristen selalu berlagak memamerkan daun-daun pengakuannya di depan mata orang lain, maka padanya tidak terdapat buah yang benar-benar memuliakan Allah. Kehidupan agama dan pengalaman mereka kelihatannya memuaskan bagi mereka. Mereka membesar-besarkan emosi, pernyataan kegairahan yang tidak terkendalikan dan meninggikan diri sendiri. Agama mereka sebagian besar tercapai karena perasaan dan rangsangan, sangat sedikit dalam jiwa mereka yang sesuai dengan pengakuan iman mereka. Diri sendiri adalah teladan kesempurnaan mereka. Mereka lebih menghargai kesan luar yang mereka buat terhadap orang lain daripada kehidupan bagian dalam yang tersembunyi dengan Kristus dalam Allah.

Biarlah setiap orang yang menyatakan Kristus oleh melakukan firman-Nya, menjadi berakar dalam Kristus, berakar dan berdasar dalam kebenaran. Buangkanlah sifat menonjolkan diri sendiri, biarlah pelajaran dari hal Kristus Yesus yang dihidupkan dan dilakukan berbicara mengenai penurutanmu yang sempurna kepada Yesus Kristus. Pembentukan tabiat harus berlangsung hari demi hari, jam demi jam. Pekerjaan Roh Kudus didalam diri kita dinyatakan ke luar melalui buah-buah yang kelihatan, dimatangkan dan disempurnakan bagi kemuliaan Allah. Hidup bagian dalam berbicara dalam tindakan ke luar, dalam menghasilkan buah-buah yang limpah. Ini menunjukkan puji-pujian kepada Dia yang telah memanggil mereka keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib. Jika TUHAN Yesus telah dibentuk di dalam diri kita, pengharapan yang mulia dan kehidupan akan melimpah dalam perbuatan-perbuatan yang baik, sesuai dengan kebenaran yang mereka percayai.