Thursday, May 30, 2013

Perkataan yang baik

Amsal 12 : 14, “Setiap orang dikenyangkan dengan kebaikan oleh karena buah perkataan, dan orang mendapat balasan dari pada yang dikerjakan tangannya.


“Rina, aku tidak puas dengan hasil kerjamu, terlalu bertele-tele dan tidak praktis, bahkan sangat tidak rapi sekali ! banyak kesalahan yang kau buat, sangat tidak bagus!”, sahut Toni, kemudian Rina dengan nada meninggi menyahut, “itu bukan urusanmu, aku tidak mengerti bagaimana membuatmu berhenti mengkritikku!, mengapa  pekerjaanku selalu tidak sempurna dimatamu, meskipun aku telah melakukannya dengan baik? sungguh selalu tidak ada yang baik dimatamu!,”  sahut Rina sambil merasa kesal dan meninggalkan Toni seorang diri. Tak berapa lama kemudian Rina bertemu dengan Iwan yang tersenyum kepadanya di depan pintu kantor dan mengatakan “selamat yah Rina, pekerjaanmu sudah sangat baik, dan saya yakin kamu akan melakukannya dengan lebih baik lagi, tingkatkan prestasimu,” hati  Rina yang panas menjadi sejuk kembali. Namun Toni melihat dan mendengar percakapan Iwan kepada Rina  kemudian Toni berkata “Iwan, tidakkah kamu seharusnya tidak memuji dia, saya rasa pekerjaannya tidak sebaik yang kamu kira?”  Toni  selalu merasa tidak puas  akan apa yang dikerjakan oleh teman-temannya. Pendapat dan pekerjaan yang dilakukannya selalu itu menjadi yang terbaik. Setiap hari selalu ada saja yang di salahkannya  meskipun hal itu sebenarnya bukanlah menjadi urusannya atau sesuatu  yang harus dikritik. Yang dianggap orang lain tidak masalah menjadi suatu masalah baginya, dan tidak ada pekerjaan yang sempurna yang dilakukan oleh orang  lain.
Sebagai umat-umat Tuhan hendaklah menjadi sukacita bagi orang lain, menghilangkan awan gelap kemuraman menjadi terang sukacita  dari wajah orang lain melalui kata-kata yang kita berikan. Adalah baik untuk melakukan dengan hal yang berbeda dalam mengucapkan perkataan kepada orang lain, serta  memiliki keberanian dengan mengatakan apa yang sebenarnya. Di dalam lingkungan keluarga, lingkungan  tempat kerja selalu  ada dua jenis orang. Ada orang yang dengan mata melotot memperhatikan kesalahan-kesalahan orang lain, baik  dalam perkataan, cara ber pakaian, dsb.  tetapi ada kelompok orang yang memperhatikan kebaikan-kebaikan  dan memberikan selamat untuk hal yang baik yang dilakukan orang lain. Terkadang sekelompok orang berusaha menyingkirkan kita,  dan melakukan berbagai cara untuk menyakiti melalui tindakan dan perkataannya. Jangan kita memikirkan terlalu banyak kepada orang yang  suka mengkritik,meskipun  mereka ada disekitar kita, tetapi perhatikan orang yang baik akan ada di sekitar kita yang membuat kita bersukacita.
Seorang yang sedang mengkritik tidaklah melakukan pekerjaan Tuhan,  doakan lakukan kebaikan kepadanya,  mungkin suatu hari mereka akan menyesal dan mengasihi serta akan mengakui kesalahan yang pernah dibuatnya. Mungkin saat ini mereka akan membenci tetapi suatu ketika mereka akan mengasihi. Perkataan kita hendaklah memberi semangat dan iman kepada setiap orang.  Perbedaaan yang dapat dibuat diadalam kehidupan orang lain adalah sangat ajaib. Setiap kata-kata yang kita ucapkan kepada orang lain akan memberikan  pengaruh yang baik bagi masa depan seseorang. Amsal 12:6, Perkataan orang fasik menghadang darah, tetapi mulut orang jujur menyelamatkan orang. Banyak masalah teratasi apabila  seseorang yang memberikan semangat yang dorongan melalui kata-kata dan akan ada perbedaan yang akan terjadi. Sebagai umat-umat Tuhan janganlah kita suka melihat kekurangan dan kesalahan orang lain tetapi beri mereka semangat dan dorongan yang memberikan masa depan yang baik, kata-kata yang dilontarkan akan membekas begitu dalam. Terkadang kita tidak mengingat apa yang pernah kita katakan, tetapi banyak orang diselamatkan oleh kata-kata yang pernah kita katakan. Cintailah setiap orang disekitar kita dan kita akan akan melihat mereka di sorga.