/* Batas bawah slideshow menu di head */

Minggu, Mei 22, 2011

Apolos di Korintus

Acara malam permintaan doa tanggal 18 Mei 2011 dimulai jam 7.30. Protokol oleh ibu Lies Purnama. Perbaktian malam ini dimulai dengan mengundang Roh suci hadir melalui berdoa dalam hati masing-masing. Jemaat menyanyikan lagu sion nomor 172 “ Pada Jam Ku Berdoa ” sebagai lagu pembukaan dan diiringi piano oleh Timoty. Doa buka oleh ibu Debby Simanjuntak. Lagu pujian “ Berusaha Kamu “ dinyanyikan oleh semua orang muda dan juga anak-anak. Malam permintaan doa adalah malam untuk kesaksian.

Kesaksian melalui permohonan untuk didoakan yaitu, permohonan bapak Yakub dari jemaat TumoTou yaitu untuk mendoakan jiwa jiwa yang baru dibaptiskan di jemaat TumoTou sabat lalu untuk tetap setia dalam kebenaran. Dilanjutkan dengan kesaksian oleh ibu mei dan Pdt. Sonny Kapitan untuk di doakan yaitu, 8 KPA yang sedang berjalan agar banyak jiwa yang dapat menerima kebenaran dan di menangkan (KPA Org Muda di gereja, KPA Enkoppol, KPA Klinik Pita Insani, KPA Pekayon, KPA VNI, KPA Kemang Pratama, KPA. Kel. Hikmah lanjutan dari KPA Pdtm. Sumanahem, KPA Ibu Rudi dan mendoakan KPA SCBD yang akan di mulai awal bulan Juni) , dan mendoakan KKR Celebration yang akan dilaksanakan pada tanggal 26-27 Mei 2011, agar Tuhan senantiasa menyertai dalam persiapan dan juga memberkati. Kesaksian oleh bapak Wuisan, mohon untuk didoakan perjalanan liburan keluarga agar Tuhan senantiasa menyertai dan melindungi, dan kesaksian ibu Adeline mohon didoakan agar Tuhan campur tangan dalam perkara ganti rugi tanah. Dan topik doa lainnya yaitu, mendoakan bapak Aswin yang sedang sakit, mendoakan FOM untuk bulan Mei yaitu Kel. Lianto Napitupulu, ibu Rudi yang dalam perjalanan,dan juga kel. Ibu Hikmah. Selanjutnya jemaat berdoa ber kelompok 2-3 orang.

Renungan Firman Tuhan dibawakan oleh ibu Yunita Wuisan, diambil dari buku Alfa dan Omega Jilid 7 pasal 26 dengan judul “ Apolos di Korintus ” yang mengisahkan tentang perjalanan Rasul Paulus di Korintus di mana dia bertemu Priskila dan Akwila yang membantunya dalam penginjilan. Dan melalui Priskila dan Akwila dia bertemu dengan Apolos yang bersemangat berbicara dan mengajar. Apolos mendapat terang yang lebih sempurna tentang terang Injil dari mereka. Namun Kemajuan Apolos dalam memimpin beberapa orang percaya membuat beberapa orang mulai membandingkan Apolos dan Rasul Paulus. Namun ini adalah bukan kehendak Allah ini dapat menyebabkan adanya Roh perpecahan yang menghambat perkembangan kemajuan injil (AO Hal. 228). Dan perbincangan yang timbul mengenai kebaikan pendeta-pendeta yang relative dari pendeta yang berbeda-beda bukanlah yang diinginkan Allah… Paulus yang menanam, Apolos yang menyiram dan Allah yang memberi pertumbuhan (AO.Hal 231). Himbauan, Sebagai hamba-hamba Allah kita haru bekerja bersama-sama yang ramah tamah dan sopan , Saling mendahului dalam memberi hormat Roma 6:10. Tidak boleh ada kritik yang tidak baik, dan tidak ada rombongan yang terpisah-pisah (AO 232)…Tidaklah diberikan seseorang untuk mengahakimi antara berbagai-bagai hamba ALLAh (AO hal 233). Segala sesuatu adalah milik Kristus dan Kristus adalah milik Allah, janganlah ada orang yang memegahkan dirinya atas manusia…(AO hal. 236).

Untuk meng-aminkan Firman Tuhan, jemaat menutup ibadah dengan nyanyian dari lagu sion nomor 174 dan ditutup dengan doa oleh ibu Yunita Wuisan. Kiranya Menjadi Berkat.

-Mei-