Wednesday, January 28, 2009

Tuhanku Gagah Perkasa

Mazmur 146:5-6 “Berbahagialah orang yang mempunyai Allah Yakub sebagai penolong, yang harapannya pada Tuhan, Allahnya. Dia yang menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya; yang tetap setia untuk selama-lamanya.”


Beberapa tahun yang lalu seorang kakak sepupu wanita tinggal di rumah kami sementara ia menjalani pengobatan sakit kanker stadium lanjut yang dideritanya. Kami berpikir akan ada banyak keluhan dan rintihan yang terdengar dari bibirnya dan kami harus berhati-hati untuk menjaga perasaannya yang mungkin menjadi lebih sensitif. Namun apa yang kami bayangkan sama sekali berbeda dengan kenyataan. Tidak ada keluhan, tidak ada rintihan dan tidak ada kemurungan di wajahnya, padahal dalam waktu singkat operasi demi operasi dijalani serta berbagai rangkaian pengobatan yang tidak nyaman harus dia lalui. Secara medis, dokter pun sudah memperkirakan berapa lama dia akan bertahan hidup. Karena penasaran akan ketegarannya, saya bertanya apa rahasia yang membuat ia begitu tabah. Sambil melontarkan senyumnya yang manis ia menjawab, “Saya mempunyai motto : Jangan katakan kepada Tuhan bahwa engkau mempunyai masalah yang besar, tapi katakan pada masalahmu bahwa engkau mempunyai Tuhan yang besar yang sanggup memecahkan masalahmu.”

Dalam hidup ini, tidak seorangpun yang luput dari berbagai masalah hidup. Berakhirnya satu masalah, sering disusul dengan munculnya masalah yang lain. Baik itu masalah dalam rumah tangga, ekonomi, pekerjaan, sekolah dan lain lain. Penyakit hanyalah salah satu masalah yang bisa hadir dalam hidup kita. Suatu hari seorang ayah sedang menatap kepada awan gelap yang menyelimuti langit, dia berkata kepada anak lelaki kecilnya yang berdiri tepat di sisinya, “Petugas Badan Meteorologi dan Geofisika menginformasikan bahwa akan ada badai besar yang terjadi, apakah itu membuatmu takut, John?”, tanya sang Ayah. Si anak mendongakkan kepalanya ke atas dan memandang kepada ayahnya seraya bertanya,” Apakah badai itu lebih besar dari Ayah?”

Ayat renungan kita hari ini mengatakan berbahagialah orang yang mempunyai Allah sebagai penolong dan harapannya pada Tuhan. Apabila badai kehidupan datang menerpa, mari kita tanyakan : ”Apakah badai itu lebih besar dari Bapa kita di surga?” Hari ini, mari kita serahkan hidup kita kepada Tuhan serta menaruh harap kepadaNya karena dari Dialah akan datang pertolongan kita.

May our Lord help us every day !