Saturday, July 16, 2011

AIR AJAIB

Mazmur 118:29, “Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik! Bahwasanya selama-lamanya kasih setianya.”




Hallo, selamat pagi Oma. Apa kabar?” terdengar suara seorang Ibu yang tidak asing lagi bagi saya, menyapa saya lewat telepon. “Selamat pagi juga. Puji Tuhan saya baik-baik”, jawabku lewat telepon. “Ngomong-ngomong, kok kedengarannya suara Oma ini gak bersemangat ya, padahal biasanya setiap kali kita ketemu atau ngobrol lewat telepon, suara Oma pasti selalu kedengaran semangat, ada apa Oma?” demikian sang Ibu yang sehari-hari bekerja sebagai Personalia di kantor menanyakan kepada saya. “Aduh, kamu tepat sekali tebakannya. Aku punya pengalaman buruk yang baru saja terjadi, itu sebabnya aku seperti shock”, kata saya lebih lanjut.

Tadi malam sekitar pukul tujuh saya memasak air di kompor gas untuk mengisi thermos. Entah gimana ceritanya, saya kok bisa-bisanya lupa untuk mematikan kompor sebelum saya tidur. Tiba-tiba saya terbangun sekitar pukul dua pagi dan melihat kompor masak saya masih menyala. Aduuuh….. kok kompor nyala, aku pun panik dan buru-buru menuju ke dapur. Astaga…. baru saya ingat kalo saya memasak air sekitar tujuh jam yang lalu dan lupa mematikannya sebelum tidur. Namun, satu hal yang mengherankan saya adalah bahwa air yang saya masak di kompor tersebut persis habis saat saya terbangun untuk mematikan kompor. Begitulah pengalaman buruk yang saya baru alami”, demikian saya menceritakan kejadian yang saya alami kepada sang Ibu lewat telepon. Lebih lanjut saya mengatakan kepadanya, “Saya yakin, bahwa Tuhan yang membangunkan saya pada pukul dua pagi hari itu untuk mematikan kompor gas tersebut supaya kami sekeluarga terluput dari bahaya maut.”

Sungguh Tuhan itu amat baik, Ia teramat baik untuk saya. Ia tidak saja baik untuk saya, namun Ia baik bagi kita semua. Allah sanggup melakukan segala hal yang tidak terpikirkan oleh kita, jikalau Ia mau kita terhindar dari segala bahaya maut yang sedang mengancam. Tidak ada pekerjaan yang terlalu sulit bagi-Nya untuk melepaskan kita dari segala kesulitan hidup yang kita alami, sepanjang kita membiarkan Ia membimbing hidup kita setiap hari. “Syukur kepada Tuhan, karna Oma sekeluarga terlindung dari bahaya, sungguh cerita Oma ini menguatkan hati saya, bagaimana Allah memimpin hidup setiap orang yang berserah kepada-Nya”, inilah respons sang Ibu kepada saya lewat telepon. Saya juga berharap bahwa pengalaman keluarga kami serta ayat yang kita baca pagi ini, akan menguatkan hati setiap pembaca betapa Allah itu baik bagi orang yang berserah kepada-Nya. Tuhan memberkati dan memeliharakan kita semua. Amin.


Mari kita bagikan Roti Pagi ini kepada sahabat kita dengan menggunakan tombol “Tell A Friend” di bawah ini ;