Thursday, July 07, 2011

Sang Bayi Mengenal

Yohanes 10:4, “Jika semua dombanya telah dibawanya ke luar, ia berjalan di depan mereka dan domba-domba itu mengikuti dia, karena mereka mengenal suaranya.”



"Diam ya dek. Jangan menangis… Ini papa ada di sini", bisik saya di dekat tempat tidur bayi kami. Malam itu, anak kami yang ketiga ini dilahirkan. Tubuhnya relatif lebih kurus ketimbang kakak-kakaknya pada saat dilahirkan. Saat perawat meletakkan dia di keranjang bayi, dia mulai menangis. Itulah sebabnya saya datang menghampiri dan menghiburnya. Tangisnya mereda dan sepertinya dia berusaha mencari-cari arah suara. Sesaat diam, kemudian dia kembali menangis.

"Hai, sayang. Papa masih di sini.", ucap saya. Tangisnya berhenti. Oleh karena saya merasakan bahwa anak ini selalu ingin mendengarkan suara saya, maka saya terus berbicara. Memang, rupanya anak ini tidak menangis lagi. Dia terlihat mendengarkan perkataan saya. Sepertinya dia mengenal benar suara yang berbicara kepadanya.

Anak kami, walaupun baru dilahirkan, ternyata dapat mengenali suara saya karena dia sudah terbiasa mendengar suara saya ketika dia masih di dalam kandungan. Sama seperti domba yang mengenal suara gembalanya, apakah kita juga mengenal suara Gembala kita, Tuhan Yesus, bahkan tidak berhenti sampai di situ, kita mengenal dan mau mengikuti segala firman-Nya sama seperti anak saya mengenal suara saya dan berhenti untuk menangis? Kiranya ini menjadi renungan kita pagi ini. Tuhan Yesus memberkati.

Mari kita bagikan Roti Pagi ini kepada sahabat kita dengan menggunakan tombol "Tell A Friend" di bawah ini.