Saturday, August 08, 2009

Kerajaan Allah Sudah Dekat

Hari Rabu 5 Agustus 2009, jemaat telah berada di dalam gereja pukul 19:30 untuk mengikuti kebaktian malam ini. Bapak Lianto Napitupulu membuka kebaktian Rabu Malam ini dengan mengundang jemaat untuk menyanyikan Lagu Sion nomor 218, ”Jam Kita Tak Tahu”. Setelah doa pembukaan, yang juga dilayangkan oleh Bapak Lianto, keluarga Munas Tambunan membawakan lagu pujian yang berjudul ”Oh Kasih Allah”. Bapak Jamesson Silitonga, sebagai pembicara malam ini mengambil pembahasan dari buku “Kerinduan Segala Zaman” pasal 21 yang berjudul “Kerajaan Allah Sudah Dekat”.

Pertama kali, kedatangan Messias disampaikan kepada Zakharia, orang-orang majus, Simeon dan seorang nabi perempuan bernama Hana. Dalam Daniel 9:24 ada nubuatan tentang 70 x 7 masa yang dimulai pada saat perintah pembangunan Yerusalem oleh Alexander Langemanus tahun 457 SM dan berakhir pada tahun 34 M saat Stefanus dibunuh. Walaupun pemberitahuan mengenai Messias sangat jelas diberikan kepada orang Yahudi, namun sampai sekarangpun mereka masih tetap menantikan Messias.Sebagai mana pekabaran kedatangan Kristus yang pertama kali mengumumkan kerajaan anugerahNya, demikian pula pekabaran kedatanganNya yang kedua kali mengumumkan kerajaan kemuliaanNya. Pekabaran yang kedua, sebagaimana pekabaran yang pertama, dialaskan atas nubuatan. Orang Yahudi telah salah menafsirkan dan menyalah gunakan Firman Allah, dan mereka tidak mengetahui masa kegenapannya. Begitu pula jaman ini, kerajaan dunia ini telah memenuhi pikiran manusia sehingga mereka tidak memperhatikan lagi kegenapan nubuatan itu dengan cepat dan tanda-tanda kerajaan Allah yang telah tiba itu.

Tanda-tanda kedatangan Yesus meliputi alam (dengan adanya bencana alam), politik (bangsa akan melawan bangsa – perang – tidak ada damai), ekonomi (cinta diri, kekayaan dan foya-foya), munculnya pengejek-pengejek ajaran (manusia akan cinta uang, memberontak, tidak peduli pada agama, tidak dapat mengekang diri), akan ada kekurangan kasih, penyesatan, kelaparan dan gempa bumi. Tanda-tanda ini semua sudah digenapi secara umum. Kita sudah berada pada zaman akhir. Kita harus siap sedia. ”Tetapi kamu, saudara-saudara, kamu tidak hidup di dalam kegelapan, sehingga hari itu tiba-tiba mendatangi kamu seperti pencuri, karena kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang. Kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan. Sebab itu baiklah jangan kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar.” 1 Tesalonika 5 : 4–6.

Sebelum jemaat membentuk kelompok doa dua atau tiga orang, beberapa orang telah memberikan kesaksian dan topik-topik doa yang akan dilayangkan. Topik-topik doa meliputi KKR Akbar Hope For Indonesia, KKR satelit di wilayah 4, Ibu Sunaryo yang masih sakit, Family Of the Month: Keluarga Herryson Kore, orang-orang tua, Pdt. R.Y. Hutauruk yang sedang mengikuti seminar di Siantar, Rencana Pelmas dalam mengadakan pengobatan gratis hari Minggu 9 Agustus 2009 di Gereja, dan lain-lain. Kebaktian Permintaan Doa ini ditutup dengan menyanyikan lagu sion nomor 205, ”Boleh Jadi Pada Waktu Pagi Hari”, dan dilanjutkan dengan doa tutup yang dilayangkan oleh Bapak Jamesson Silitonga. Tuhan Yesus memberkati kita semua !