Dalam program ketepatan waktu, Ibu Shally menasehati agar setiap keluarga melakukan persiapan pada hari sebelumnya. Dengan mengikuti program ketepatan waktu ini, diharapkan kita semua dapat menghindari sifat mementingkan diri sendiri. Dengan bersantai-santai dan terlambat untuk datang ke gereja, maka kita dapat dikategorikan sebagai ’perampok waktu Allah’. Bila kita datang tepat waktu, maka itu akan membawa kepujian bagi Tuhan. Hal terakhir yang dapat kita hindari dari program ketetapan waktu ini adalah timbulnya pembuat kekacauan di dalam keluarga. Pada saat kita tergesa-gesa dan terlambat ke gereja, selalu saja ada salah satu anggota keluarga kita yang menjadi penyebab sehingga menghalangi keluarga tersebut untuk datang tepat waktu. Tentunya, tidak ada seorangpun di antara kita yang ingin disebut sebagai ’pembuat kekacauan’.
Dalam program yang kedua, Follow the Bible, kita diminta untuk setiap hari membaca dan merenungkan Firman Tuhan. Dengan sering menyelidiki Firman Tuhan dengan seksama, kita akan lebih dapat melihat kekurangan kita dan akan menuntun kita untuk menjadi pengikut Yesus menuju ke tabiat yang sempurna. Galilah kebenaran, renungkanlah dan roh kudus akan mengingatkan akan apa yang dipelajari sehingga iman kita semakin teguh. Ketiga, program pelajaran SS. Pelajaran SS dibuat untuk dipelajari terus-menerus dan ini akan menanamkan ide-ide yang dipahami dengan sederhana. Pelajaran ini menampilkan tema-tema yang segar dan merupakan tempat belajar untuk pengetahuan yang mendalam tentang Allah. Biarlah semua kita dapat memahami kebenaran akan Firman Tuhan dan bertanggung jawab agar SS tetap dapat berjalan dengan baik.
Keempat adalah ayat hafalan. Kendati pada setiap pelajaran SS terdapat ayat hafalan, namun jarang di antara kita menghafal ayat tersebut. Padahal, dengan menghafal ayat tersebut, kita akan lebih dapat memahami Firman Tuhan. Keluaran 20:1-17,