Thursday, June 25, 2009

Bible Quiz di Acara Pemuda Advent

Jam sudah lewat dari pukul 17:00, ketika Acara Pemuda Advent pada Sabat 20 Juni 2009 dimulai. Sebagian dari partisipan PA baru saja selesai mengikuti rapat persiapan keberangkatan ke kampore yang akan diadakan di Malang minggu depan. Pratikno memimpin acara PA dan mengajak semua menyanyikan lagu buka “He's Able” dan dilanjutkan bacaan ayat inti dan doa oleh Sandy Silalahi. Karena waktu yang terbatas, acara PA kali ini tidak menampilkan lagu istimewa dan langsung dilanjutkan dengan acara inti yang dibawakan oleh Bapak Agustinus Silalahi, yaitu Bible Quiz.

Bapak Agustinus membawakan sebuah kuis untuk kelompok- kelompok yang sebelumnya telah dipilih, semua ada empat kelompok. Semua kelompok diminta untuk menjawab pertanyaan benar atau salah, dan mencari bukti dari ayat alkitab atas jawaban kelompok masing- masing. Tiap kelompok sangat antusias dengan acara yang dibawakan karena dikemas dengan menarik. Pertanyaan- pertanyaan yang dilontarkan juga cukup menarik, misalnya apakah boleh menjalin hubungan spesial dengan orang non- advent? Sayangnya karena waktu yang sempit, acara inti tersebut terpaksa dipercepat. Di akhir acara, Bapak Agustinus menyimpulkan bahwa saat kita membaca alkitab, kita berusaha untuk mengerti yang kita baca dan jangan hanya sekedar membaca saja. Kita dapat memperoleh pengertian dalam membaca alkitab, bila kita memulainya dengan berdoa memohon pertolongan Roh Kudus. Setelah itu, kita benar-benar memfokuskan diri membaca alkitab.


Renungan tutup sabat dibawakan oleh Bapak Joy Silaban yang mengingatkan kita cara mendapatkan hikmat. Renungan diambil dari dua ayat di kitab Amsal. Ayat pertama adalah Amsal 15:33 "Takut akan Tuhan adalah didikan yang mendatangkan hikmat, dan kerendahan hati mendahului kehormatan." Ayat di atas digambarkan dengan sebuah ilustrasi yang bercerita tentang pesan seorang ayah yang sebelum meninggal menyampaikan pesan kepada kedua orang anaknya agar bekerja dengan giat dan jangan dilihat matahari. Kedua anaknya memiliki persepsi yang berbeda- beda tentang pesan ini. Anak pertama beranggapan bahwa ia harus bekerja malam hari dan pulang pagi subuh. Namun hasil yang dia dapatkan sangat sedikit, dan hal itu membuatnya lelah. Berbeda dengan anak kedua yang bekerja pada pagi subuh dan pulang malam hari, keuntungan yang ia dapat berlimpah ruah, karena waktu melakukan aktifitas yang baik adalah siang hari. Ia sangat berhasil dalam pekerjaanya. Seringkali kita memiliki persepsi yang berbeda- beda mengenai suatu hal. Namun kita bisa memperoleh pengertian yang bijak bila kita datang dan meminta kepada Tuhan. Ayat kedua adalah Amsal 16:16 "Memperoleh hikmat sungguh jauh melebihi memperoleh emas, dan mendapat pengertian jauh lebih berharga dari pada mendapat perak." Bapak Joy mengajak kita di sepanjang minggu bekerja mendatang untuk mendahulukan memperoleh hikmat dari Tuhan, karena itu yang paling berharga buat kita. Acara PA ditutup dengan doa oleh Bapak Joy. Setelah itu semua membuat lingkaran besar di dalam gereja dan mengucapkan “Selamat minggu bekerja ! Selamat belajar ! Selamat bermain ! Tuhan memberkati ! Amin !”