Tuesday, June 09, 2009

Pengantar Keberhasilan Yang Luar Biasa

Cuaca cerah dan sinar matahari di Sabat 6 Juni 2009, menambah sukacita saat jemaat Kemang Pratama memasuki kebaktian khotbah. Departemen Bakti Wanita Advent mendapat kesempatan melayani di jam khotbah ini. Ibu Etty Sukaryati membawakan cerita untuk anak-anak. Ibu Etty bercerita tentang Maria Magdalena yang mempersembahkan minyak narwastu bagi Yesus sebagai ucapan syukur kepada Yesus. Ibu Etty mengajak anak-anak untuk senantiasa mengucap syukur atas segala berkat yang Tuhan berikan. “Ada Taman Tempat Yesus Tunggu” dinyanyikan dengan merdu oleh anak-anak remaja wanita yang dibantu oleh Natalia Tampubolon dan Fidella Tambunan. Lagu ini mengingatkan kita untuk datang kepada Yesus yang rindu mendengarkan doa dan keluh kesah kita. Jemaat siap mendengar firman yang dibawakan oleh Ibu Annie Simanjuntak yang berjudul “Pengantar Keberhasilan Yang Luar Biasa”.

"Bagaimana keberhasilan yang luar biasa dapat terjadi? Arti keberhasilan bagi setiap orang berbeda-beda. Ada orang yang mengatakan kalau uang banyak, apapun yang diinginkan akan terpenuhi. Sebagian orang menganggap memiliki banyak uang adalah satu keberhasilan. Namun banyak orang kaya yang tidak berbahagia. Anak dari Aristotle Onasis yang memiliki kekayaan sangat banyak tidak berbahagia. Kemana dia pergi, harus selalu disertai oleh beberapa orang yang mengawal dia. Dia tidak rasakan kebahagiaan, karena merasa terasing dan sendirian.", kata Ibu Annie mengawali khotbahnya. Sebuah lagu “Shine, Jesus Shine” dibawakan oleh Hana dan Sari Silalahi dengan merdu, menyelingi khotbah Ibu Annie. Daniel dan Stella Simanjuntak mengiringi dengan biola dan piano. "Jadi apa itu keberhasilan ? Matius 23 : 11 mengatakan bila kita melayani, maka kita akan merasakan satu keberhasilan. Keberhasilan dapat diraih melalui iman dan doa. Kisah wanita yang mengalami pendarahan bertahun-tahun, saat ia percaya bahwa dengan menyentuh jubah Yesus ia akan sembuh, maka ia telah mencapai keberhasilan. Imannya membuat dia berhasil sembuh.", lanjut Ibu Annie.

Doa adalah kunci keberhasilan yang berikutnya. Mengapa kita harus berdoa ? Ada 4 alasan penting untuk selalu berdoa. Pertama, kurang berdoa adalah satu dosa (1 Samuel 12;23). Kedua, doa adalah cara kita meminta pada Tuhan. Ketiga, kita perlu meminta kebijaksanaan dari Tuhan. Keempat, keluarga kita memerlukan doa-doa kita. Hana berdoa bagi anaknya Samuel adalah contoh berdoa bagi anggota keluarga. Lalu bagaimana prinsip doa yang perlu kita praktekkan ? Doa harus menjadi pilihan utama, bukan pilihan terakhir. Doa akan mempersiapkan kita melakukan kehendak Allah. Kita harus berdoa tanpa henti, penuh percaya dan tidak pernah menyerah dalam berdoa. Kita diajak untuk berdoa di dalam roh kudus. Paduan Suara BWA membawakan lagu "Pada Jam Ku Berdoa" yang dinyanyikan dengan merdu. Setelah itu Ibu Annie menyampaikan contoh isi doa yang diajarkan oleh Yesus yang berisi pujian kepada Tuhan, pengakuan, terima kasih dan permohonan.

Mengakhiri khotbahnya, Ibu Annie mengajak semua untuk berdoa senantiasa agar diberikan kesanggupan untuk menjalankan peran di dalam rumah tangga, peran sosial, peran dalam pelayanan kepada Tuhan. Doa dan iman akan menjadi kunci keberhasilan bagi umat Tuhan yang setia. Setelah lagu penutup dinyanyikan bersama, Ibu Annie Simanjuntak melayangkan doa yang menutup jam kebaktian khotbah di Sabat ini.