Wednesday, July 08, 2009

Hampir Terlambat

2 Petrus 3 : 10 a “Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri.”





Hari itu kami mengantar kakak ke airport untuk kembali pulang ke rumahnya. Waktu tempuh dari rumah kami ke airport biasanya sekitar 45 menit sampai dengan 1 jam. Kakak saya adalah seorang yang sangat disiplin dalam hal waktu itu sebabnya dia paling tidak suka terlambat ”Bagaimana jika kita berangkat lebih cepat supaya kita tidak terlambat.”, katanya kepada kami. ”Tidak masalah, kita bisa berangkat lebih awal. Sekarang masih 4 jam lagi sebelum pesawat berangkat. Ayo kita segera berangkat ke sana”, jawab saya menyetujui sarannya. Tetapi apa yang terjadi benar-benar di luar dugaan. Ketika kami mulai memasuki jalan tol, kendaraan sudah mulai merayap. ”Mungkin ada kecelakaan atau mobil yang mogok di depan sana. Sebentar lagi juga pasti jalan lancar kembali.”, kata suami menenangkan kami semua. Namun kemacetan tidak kunjung reda. ”Aduh pa ! Ini sih bukan kecelakaan, tetapi kampanye putaran terakhir salah satu calon presiden!”, kata saya kepada semua ketika melihat dengan jelas beberapa mobil peserta kampanye terlihat membawa penumpang yang tidak sedikit. ”Waktu kita tinggal 45 menit lagi. Semoga check in counter masih dibuka ya...karena jarak menuju ke airport masih cukup jauh.”, kata kakak saya memecah kesunyian. ”Kita tetap saja teruskan perjalanan ini. Tuhan yang akan mengatur yang terbaik buat kita.”, jawab saya saat itu.

Akhirnya kami tiba 5 menit sebelum jam keberangkatan pesawat. Kelihatannya berita kemacetan hari ini terdengar oleh pihak penerbangan sehingga check in counter masih memberi kelonggaran waktu untuk mengantisipasi calon penumpang yang terkena macet. Kami baru pulang meninggalkan bandara ketika kami membaca pengumuman bahwa pesawat yang membawa kakak kami sudah berangkat. Kalau saja kami tidak mengikuti saran kakak untuk berangkat lebih awal, pasti dia akan terlambat. Terlambat atau hampir terlambat adalah kejadian yang sering kita hadapi dalam hidup ini. Kadang-kadang keterlambatan itu disebabkan oleh kelalaian kita, namun bisa juga disebabkan oleh hal-hal diluar kendali kita, seperti kejadian yang kami alami ini. Seberapa besar persiapan kita untuk dapat menepati jadwal waktu yang ditetapkan, menunjukkan seberapa penting hal itu bagi kita. Hampir dapat dipastikan tidak ada orang yang mau terlambat ke airport, ke sekolah atau ke tempat pekerjaan, karena tahu pasti konsekwensi dan kerugian-kerugian yang diakibatkannya.

Ayat kita hari ini mengingatkan kepada kita bahwa hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Tidak ada pencuri yang memberitahukan jadwal kedatangannya. Kita harus bersedia setiap saat, berjaga-jaga, jangan lengah, dan jangan terlena. Sebagaimana kita sudah berusaha begitu bertanggung jawab dan tidak berlambat dalam setiap pekerjaan yang kita lakukan dalam menjalani hari-hari dalam kehidupan kita di dunia yang hanya sementara ini, tentu kita akan lebih setia lagi dalam mempersiapkan diri kita untuk melakukan perkara-perkara yang akan membawa kita menuju hidup yang kekal. Kita tidak ingin terlambat di saat Yesus datang kedua kali untuk menjemput kita semua.

Have a great election day !