Friday, July 31, 2009

Tuhan Sumber Kekuatan Dan Pertolongan

Matius 6:33 "Tetapi carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenaranNya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu."




Baru satu bulan yang lalu saya diangkat oleh perusahaan untuk mengisi posisi yang baru. "Melihat kemampuan bekerja kamu yang baik, maka kamu dipromosikan untuk menjabat posisi yang baru menggantikan rekan kerja yang kebetulan sudah keluar.", kata pimpinan saya pagi itu ketika memanggil saya di ruangannya. "Terimakasih atas kesempatan ini pak, semoga saya bisa bekerja lebih baik lagi.", jawab saya dengan gembira. Hari-hari dalam pekerjaan saya lalui dengan penuh semangat dan hati yang gembira, karena saya harus bisa menjaga kepercayaan yang diberikan perusahaan. Siang itu handphone saya berbunyi, sebuah pesan singkat masuk. Saya buka dan baca. "Jangan lupa, giliran keluarga anda yang ambil bagian untuk menyanyi lagu istimewa di kebaktian malam ini.", demikian kira-kira isinya. Berarti hari ini saya harus pulang lebih awal agar bisa bersama istri mempersiapkan diri terlebih dahulu. Saya segera menyelesaikan semua tugas yang tersisa. Bersamaan dengan itu ada e-mail yang masuk. "Tolong segera perbaiki laporan yang sudah kamu buat, saya tunggu sekarang.", demikian isi surat dari pimpinan yang kebetulan sedang berada di kantor pusat. Puji Tuhan, saya bisa selesaikan permintaannya dengan baik.

Tetapi baru saja saya merasa lega, satu jam kemudian sudah ada lagi e-mail yang masuk dari pimpinan. "Laporan kamu masih belum lengkap. Tolong diperbaiki segera.", demikian isi suratnya. Kali ini saya merasa khawatir, karena ada dua hal yang saya pikirkan. Jika laporan saya kurang memuaskan lagi, tentunya pimpinan akan melihat saya tidak mampu melakukan pekerjaan ini. Yang kedua, saya harus pulang lebih awal agar bisa melakukan tugas di gereja, padahal waktunya sudah sangat sempit. Akhirnya saya berdoa, "Tuhan tolonglah saya agar bisa menyelesaikan pekerjaan ini dengan baik, dan saya tidak terlambat untuk datang di kebaktian malam ini.", demikian isi doa saya. Puji Tuhan, saya dapat menyelesaikan laporan dalam waktu 1 jam. Ketika saya selesai mengirimkan ke atasan, tidak lama kemudian dia membalas menyatakan dia sudah puas dengan laporan yang dibuat. Saya bersyukur karena pekerjaan bisa selesai dengan baik dan saya bisa menyampaikan lagu pujian pada kebaktian malam itu.

Ayat renungan kita pada pagi ini mengatakan agar kita mencari kerajaan surga terlebih dahulu agar segala sesuatu boleh dipertambahkan kepada kita. Setiap hari kita disibukkan oleh pekerjaan di kantor, di rumah dan di tempat lain. Setiap pagi rutinitas kita jalani, keluar dari rumah, kemacetan di jalan hingga kesibukan di tempat kita beraktifitas. Kita perlu kekuatan dan pertolongan untuk menjalani semua rutinitas harian ini. Tuhan menanti kita setiap hari untuk menyisihkan waktu bersama-Nya. Tuhan ingin kita mendengarkan Ia berbicara melalui firman-Nya dan Tuhan ingin mendengar kita berbicara kepada-Nya melalui doa. Bila kita mendahulukan Tuhan setiap hari dan memulai setiap pagi bersama-Nya, maka Ia akan memberikan kita kebijaksanaan untuk berhasil dan bersukacita dalam apa pun yang kita lakukan.

May God bless us every day !