Thursday, March 17, 2011

ASPAL: Asli Tapi Palsu


Matius 7:15, “Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala buas.”


“Pak, sepertinya server kita bermasalah nih,” kata salah satu karyawan menginformasikan bahwa server sedang mengalami gangguan. Kemudian saya mengadakan pemeriksaan dan ternyata benar bahwa semua computer client di kantor saya tidak bisa berhubungan dengan server kami. Saya coba mengatasi masalah tersebut dengan pengetahuan yang pas-pasan. Ternyata server kami terserang puluhan virus. Virus-virus tersebut berhasil diamankan dengan menggunakan Software Anti-Virus yang ada namun server tetap bermasalah. Akhirnya saya menghubungi seorang teman yang bekerja sebagai seorang ahli Teknologi Informasi di sebuah perusahaan minyak. "Software Anti virusnya asli atau bajakan Pak?", tanyanya kepada saya. "Seberapa sering dilakukan Up-Date terhadap Anti-Virus tersebut?", tanyanya lebih lanjut kepada saya. Hanya kata “Tidak” yang dapat saya ucapkan kepadanya untuk menjawab semua pertanyaan di atas. Atas anjuran sang teman, saya pun mencari informasi harga software asli, membandingkannya antara satu pemasok dengan pemasok lainnya dan memutuskan untuk membeli dari salah satu pemasok software asli yang disertai dengan garansi selama 2 tahun.

Harganya sangat menggiurkan dan saya senang karena sebentar lagi akan mendapatkan Software asli dengan harga yang murah. Cara mendapatkannya pun gampang, karena cukup melakukan pembayaran online dan link download Software tersebut dikirimkan melalui email. Akhirnya, transaksi pun terjadi, Anti-Virus asli telah terdownload sempurna, berhasil di install dengan baik. Kode aktivasi berhasil dimasukkan dengan sempurna serta virus yang masih sisa ada berhasil diamankan. Server pun dapat berfungsi kembali. Saya dan semua karyawan sangat gembira karena dapat bekerja kembali. Selang beberapa hari kemudian, Software asli ini pun menunjukkan wujud aslinya, karena ternyata Software yang sepertinya asli itu, ternyata adalah palsu alias bajakan juga, karena menggunakan Crack Activation Key.

Dalam kehidupan kerohanian kita hal ini sering terjadi. Kita merasa telah mendapatkan kebenaran yang asli. Namun ternyata, kebenaran itu adalah palsu. Mungkin kita merasakan bahwa kebenaran yang telah kita miliki telah berhasil mengamankan jalan kehidupan kita yang dihantui oleh dosa dan godaan setan, tapi ternyata kebenaran itu tidak membawa kita kepada Allah, namun justru membawa kita kepada kepuasan pribadi yang akhirnya membawa kepada sebuah kehancuran. Mari kita mencari kebenaran Allah melalui tulisan para Nabi di dalam Alkitab. Berhati-hatilah ketika ada orang yang mengajarkan kebenaran, tapi ternyata kebenaran yang diajarkan adalah palsu, selidiklah setiap kebenaran yang ada. Minta tuntunan Roh Kudus melalui doa untuk membimbing kita mendapatkan kebenaran yang asli, yang hanya berasal dari Surga, sehingga janji Rumah yang Kekal di surga menjadi bagian saudara dan saya.


Mari kita bagikan Roti Pagi ini kepada sahabat kita dengan menggunakan tombol "Tell A Friend" di bawah ini.