Monday, March 28, 2011

Yesus Barabas atau Yesus Kristus

Sabat ini adalah Sabat Perjamuan Kudus untuk Jemaat Kemang Pratama pada kwartal pertama pada tahun 2011. Ayat Bersahutan pada perbaktian Khotbah, Sabat 19 Maret 2011, diambil dari kitab Matius 6 : 5-8, dan dibacakan secara bergantian oleh bapak David Tampubolon dan jemaat. Kemudian saudara Robert Rihihina sebagai pemimpin pujian mengundang jemaat untuk menyanyikan lagu sion nomor 193 , “ Aku Mau Turut Ya Tuhan ”. Doa syafaat dilayangkan oleh bapak Larry Manurung. Bacaan persembahan dibacakan oleh, bapak Jamesson Silitonga dan dilanjutkan dengan respon jemaat dalam memberikan persembahan. Dan diakhiri dengan doa persembahan.

Sebelum masuk pada pekabaran khotbah, terlebih dahulu BWA Kemang Pratama membawakan lagu pujian untuk Tuhan dengan judul Standing On The Promises “ dengan penuh semangat. Setelah itu, semua anak-anak diundang untuk ke depan, untuk mendengarkan cerita anak yang dibawakan oleh ibu Evelyn Sormin yang menekankan bahwa ‘ Tuhan itu Hebat ‘.

Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. J. Lubis yang mengambil ayat inti dari Yohannes 14 : 15 dengan judul ‘ Yesus Barabas atau Kristus ‘. Hal yang ditekankan pada sabat ini yaitu Allah mengatakan kita adalah sahabatnya if you do what I command you atau apabila kita melakukan apa yang diperintahkanNya. Bila kita melihat kebelakang kepada masa yang lalu, banyak berkat yang telah Tuhan berikan kepada kita…. 20 abad yang lalu, Pilatus sebagai hakim mengadili Yesus semalam-malaman, yaitu Yesus yang penuh kelembutan, penuh kasih, dan kesabaran. Namun walaupun Yesus telah diadili dengan waktu beberapa jam lamanya, wajah Yesus tetap bercahaya, mengapa ?... karena Yesus selalu berhungan dengan Bapanya. Matius 27 : 16, dan pada tempat yang sama dibelakang pengadilan Yesus, seorang penjahat yang bernama Barabas yaitu, seorang, kriminal, yang harus mati, dan yang wajahnya penuh dengan dosa pun sedang dipenjara. Namun orang banyak berteriak – teriak dan memilih untuk membebaskan Barabas dan menyalibkan Yesus. Dan Yesus yang tidak berdosapun disalibkan. Yesus rela mati untuk menebus dosa dan menyelamatkan manusia. Dia menebus saudara dan saya… Seringkali dalam roda kehidupan kita, kita dihadapkan terhadap pilihan yaitu Barabas atau Yesus… Apabila kita mau memilih Yesus, maka kita harus menyalibkan sifat – sifat jahat kita dan membebaskan Yesus untuk menuntun kehidupan kita… Amin

Kebaktian khotbah diakhiri dengan doa oleh Pdt. J. Lubis dan selanjutnya jemaat diundang untuk mengikuti acara perjamuan kudus…..

-Mei-