Friday, March 18, 2011

Janji Adalah Janji

Sabat tanggal 5 Maret 2011 adalah sabat yang khusus untuk Bakti Wanita Advent (BWA) dalam pelayanan di mimbar. Ayat Bersahutan pada Sabat ini diambil dari kitab I Samuel 1 : 10 - 11, dan dibacakan secara bergantian oleh ibu Ully Tambunan dan jemaat. Kemudian ibu Lenny Silitonga sebagai pemimpin pujian mengundang jemaat untuk menyanyikan Lagu Sion nomor 101, “Berkat yang Tentu Tuhan Janji”. Doa syafaat dilayangkan oleh ibu Lynda Karman, dan dilanjutkan bacaaan persembahan oleh ibu Lince Manurung dilanjutkan dengan respon jemaat dalam memberikan persembahan yang dipungut oleh diakones ibu Tina Wira dan ibu Sari Tobing kemudian diakhiri dengan doa persembahan.

Sebelum masuk pada pekabaran khotbah, terlebih dahulu BWA Kemang Pratama membawakan lagu pujian untuk Tuhan. Setelah itu, semua anak-anak diundang untuk ke depan, untuk mendengarkan cerita anak yang sangat menarik yang dibawakan oleh ibu Susi Eman yang didampingi oleh Velan Sormin dengan judul "Kisah nyata dari Kenya" yang mengajak anak-anak untuk senantiasa percaya kepada Tuhan sehingga Tuhan akan melepaskan dari bahaya. Cerita anak-anak terasa hidup karena disertai juga dengan peragaan pelaku dalam cerita yang dibawakan oleh Veber Sormin dan Junior Tampubolon.

Firman Tuhan disampaikan secara bergantian oleh ibu Meiske Tampubolon sebagai pemimpin BWA dan wakilnya ibu Evelyn Sormin, dengan mengambil ayat inti dari 1 Samuel 1 : 17 dengan judul "Janji Adalah Janji". Penekanan Firman Tuhan sabat ini yaitu, dalam kehidupan kita, kita sering membuat janji. Tapi apakah kita memenuhi janji kita? Bagaimana Hana memenuhi janjinya kepada Tuhan? Hana adalah seorang wanita yang sederhana, rendah hati, dan dia sabar menunggu jawaban dari Tuhan. Dalam hidupnya Hana menunjukkan iman yang tidak tergoyahkan. Dia datang kepada Tuhan, dia tahu kepada siapa dia mengadu. Walaupun dia kecewa atas apa yang terjadi kepadanya dia belum memiliki anak dan juga tindakan Penina yang tidak baik terhadapnya, dan Hana menangis… Tapi dia tahu bahwa Allah adalah peduli, Allah akan mendengar doanya.

Di tengah-tengah khotbah sebuah lagu pujian berjudul "Allah Peduli dan Allah Mengerti " dinyanyikan oleh ibu Donna Manurung. Kemudian Firman Tuhan dilanjutkan yang menyatakan bahwa mempertahankan Iman adalah lebih sulit daripada memiliki iman. Hana mengekspresikan imannya dengan meminta Tuhan untuk mengabulkan doanya dan dia akan mengembalikan anaknya kembali kepada Tuhan.Hana melakukan apa yang dijanjikannya kepada Tuhan. Tuhan punya rencana kepada Hana. Hana memiliki hubungan yang baik kepada Bapanya yang di surga dan dia menjaga hubungan yang baik itu.

Sebelum khotbah dilanjutkan, sebuah lagu pujian "Mujisat Itu Nyata" disampaikan oleh Kanya Karman yang menyatakan bahwa "Mujisat akan terjadi hanya dengan doa dan kasih Allah". Sebagai penutup ibu Meiske dan ibu Evelyn mengajak wanita-wanita jemaat Kemang Pratama untuk mengikuti teladan Hana yang memiliki hubungan yang baik dengan Bapa yang disurga, membuat janji dengan Tuhan dan menepati janji kita kepada Tuhan, kemudian dapat menjadi ibu yang dapat membawa anak anak kepada Tuhan. Allah ingin kita semua umat-umatnya senantiasa datang mendekat kepada Tuhan, percaya kepadaNya dan berdoa senantiasa kepadaNya. Dengan demikian kita akan memiliki iman seperti Hana. Amin.

Mengakhiri kebaktian khotbah, jemaat diundang untuk menyanyikan Lagu Sion nomor 180 “ Ku Harap Pada Mu ”, kemudian Gembala Jemaat Kemang Pratama Pdt. Sonny Kapitan melayangkan doa berkat sekaligus doa penutup.


-Mei-